Sukses

Portugal Vs Prancis: Tangguh di Semua Lini

Liputan6.com, Paris - Senin (11/7/2016) dinihari WIB, Portugal menghadapi Prancis di Stade de France, Saint-Denis pada partai final Piala Eropa 2016. Kedua kubu memiliki kekuatan tangguh di semua lini.

Sebagai tuan rumah, Prancis punya ambisi mengulang kesuksesan Piala Eropa 1984. Ketika itu, Ayan Jantan (sebutan Prancis) menjadi juara Piala Eropa sebagai tuan rumah. Prancis terakhir menjadi juara Piala Eropa pada 2000 atau 16 tahun lalu. Ketika itu, Prancis sempat mengalahkan Portugal di semifinal melalu penalti kontroversial Zinedine Zidane.

Sementara itu, bintang Portugal, Cristiano Ronaldo ingin membayar kegagalan 12 tahun lalu. Ketika itu, Ronaldo gagal membawa Portugal memenangkan Piala Eropa 2004 setelah dikalahkan Yunani dengan skor 0-1. Ronaldo masih sangat belia, 18 tahun.

Pada Piala Eropa 2016,  Seleccao Das Quinas (julukan Portugal)  maupun Tim Ayam Jantan diisi oleh pemain-pemain tangguh. Berikut peta kekuatan Portugal dan Prancis di masing-masing lini:

1 dari 5 halaman

Kiper

Kiper

Rui Patricio

Kiper Portugal, Rui Patrico tak pernah tergantikan dari enam pertandingan Portugal selama Piala Eropa 2016. Pria berusia 28 tahun tersebut sudah mencetak tiga clean sheets. Rui Patricio tercatat sudah melakukan 10 penyelamatan di bawah gawang Seleccao. Persentase keberhasilannya menggagalkan peluang lawan sebesar 95 persen.

Hugo Lloris

Prancis punya kiper tangguh selama gelaran Piala Eropa 2016. Dari enam pertandingan, Hugo Lloris mencetak tiga clean sheets di bawah mistar gawang Prancis. Penjaga gawang milik Tottenham Hotspur itu juga membuat delapan penyelamatan di gawang Ayam Jantan. Tingkat keberhasilannya dalam menggagalkan peluang lawan sebesar 83 persen.

2 dari 5 halaman

Lini Pertahanan

Lini Pertahanan

Bruno Alves

Meragukannya kondisi Pepe membuat Bruno Alves menjadi andalan di lini pertahan Portugal untuk melawan Prancis. Saat pertandingan melawan Wales di babak semifinal, Bruno Alves berhasil melakukan lima clearances. Posturnya yang tinggi, 187 cm membuat bek milik Fenerbahce itu tangguh dalam duel udara. Ketika melawan Wales, Bruno Alves memenangkan tiga duel udara yang berada di kotak penalti Portugal.

Laurent Koscielny

Bek Arsenal, Laurent Koscielny selalu menjadi pilihan utama Didier Deschamps di lini pertahanan Prancis. Koscielny selalu dimainkan penuh selama enam pertandingan di Piala Eropa 2016. Pria berusia 30 tahun itu melakukan 43 clearances, 11 intersep, dan lima blok.  Koscielny juga jago mengagalkan peluang lawan di udara. Buktinya, dia memenangkan 19 dari 24 duel udara dengan lawan.

3 dari 5 halaman

Lini Tengah

Lini Tengah

Renato Sanches

Gelandang muda Portugal, Renato Sanches mencuri perhatian di Piala Eropa 2016. Pria berusia 18 tahun itu mencetak satu gol dari lima pertandingan di Prancis. Dia juga sudah menciptakan lima peluang untuk Seleccao. Pemain milik Bayern Muenchen ini punya statistik bagus di lini tengah. Dia berhasil menjaga bola di kakinya sebanyak 10 kali dari 19 duel dengan lawan. Sanches juga berhasil melepaskan 154 umpan pendek dan dua umpan panjang dengan tingkat keberhasilan sebesar 85 persen.

Paul Pogba

Sempat dikomplain di awal turnamen, Paul Pogba akhirnya bisa membungkam kritik yang menghampirinya. Dari enam pertandingan bersama Prancis, Pogba sudah mencetak satu gol dan menciptakan 11 peluang. Sama seperti Renato Sanches, Pogba juga tangguh dalam menjaga bola di kakinya. Buktinya, gelandang Juventus itu memenangkan 13 dari 18 duel perebutan bola dengan tingkat kesuksesan sebesar 72 persen.

4 dari 5 halaman

Lini Depan

Lini Depan

Cristiano Ronaldo

Tak bisa dipungkiri bila Cristiano Ronaldo merupakan motor serangan Portugal di Piala Eropa 2016. Gelandang Real Madrid ini sudah mencetak tiga gol dari enam penampilan. Dia juga menjadi pemain Portugal yang paling rajin mengancam gawang lawan, Ronaldo sudah melepaskan 47 sepakan. Pria berusia 31 tahun tersebut juga menciptakan 11 peluang di kotak penalti lawan, dua di antaranya berhasil menjadi gol untuk Seleccao. Sepanjang Piala Eropa 2016, Ronaldo melepaskan 157 umpan pendek, 12 umpan sundulan, dan satu umpan panjang.

Antoine Griezmann

Bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann sangat bersinar di Piala Eropa 2016 bersama Ayam Jantan. Dia sudah mencetak  enam gol dari enam penampilan. Griezmann juga menciptakan 11 peluang, dua di antaranya menjadi gol. Griezmann juga tercatat melepaskan 144 umpan pendek, delapan umpan sundulan, dan lima umpan panjang. Tingkat keberhasilannya dalam melepaskan umpan sebesar 82 persen.

Artikel Selanjutnya
Piala Super Spanyol: Lini Tengah Real Madrid Ungguli Barcelona
Artikel Selanjutnya
Sampaoli Coret Striker Juventus dari Timnas Argentina