Sukses

Portugal Vs Prancis: Duel Dua Jenderal Muda

Liputan6.com, Paris - Dua jenderal muda bakal mewarnai pertandingan final Piala Eropa 2016 yang mempertemukan Portugal kontra Prancis di Stade de France, Saint-Denis, Senin (11/7/2016) dinihari WIB.

Di kubu Portugal ada Renato Sanchez. Performa gelandang berusia 18 tahun bersinar dalam lima pertandingan di Piala Eropa 2016.

Mantan pemain Benfica itu sudah mencetak satu gol untuk Seleccao (sebutan Portugal). Sebagai pemain muda, Sanches bisa tampil konsisten di Piala Eropa, dia sudah menciptakan lima peluang.

Memiliki badan besar membuat Sanches sulit dikalahkan dalam perebutan bola. Buktinya, dia berhasil memenangkan 10 dari 19 duel perebutan bola dengan lawan.

Sanches juga tercatat berhasil melepaskan 154 umpan pendek dan dua umpan panjang. Tingkat keberhasilannya dalam hal melepaskan umpan sebesar 85 persen.

Sementara itu, Prancis memiliki Paul Pogba. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki sentuhan magis selama Piala Eropa 2016. Dia sudah mencetak satu gol dari enam pertandingan di even empat tahunan tersebut.

Di lini tengah Prancis, Pogba berperan sebagi pengatur irama pertandingan. Dia merupakan gelandang bertahan paling kreatif Prancis bila dibandingkan dengan Moussa Sissoko atau Blaise Matuidi. Pemain Juventus itu sudah menciptakan 11 peluang, sementara Matuidi baru sembilan dan Sissoko membuat lima peluang.

Sama seperti Renato Sanches, Pogba juga tangguh dalam menjaga bola di kakinya. Buktinya, gelandang Juventus itu memenangkan 13 dari 18 duel perebutan bola dengan tingkat kesuksesan sebesar 72 persen.

Pria berusia 23 tahun tersebut tercatat telah melepaskan 241 umpan pendek, 12 umpan sundulan, dan 29 umpan panjang. Tingkat keberhasilannya melepaskan umpan sebesar 86 persen.

Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final
Artikel Selanjutnya
Jadwal El Clasico di La Liga 2017-2018