Sukses

Suporter Portugal Menggila, Lisabon Jadi Lautan Manusia

Liputan6.com, Lisabon - Tidak ada alasan untuk tak berpesta. Suporter Portugal pun menggila usai wasit meniup peluit panjang tanda laga final Euro 2016 berakhir, Minggu (10/7/2016). Portugal jadi juara usai mengalahkan Prancis  melalui gol tunggal Eder.

Di sebuah taman besar, Marques of Pombal Square, di Lisabon, ibukota Portugal, kegembiraan itu mereka tumpahkan. Usai menyaksikan laga lewat layar raksasa, ratusan ribu suporter tumpah-ruah turun ke jalan.

Mereka berkonvoi. Dengan atribut merah-hijau, mereka bernyanyi, menari, meneriakkan yel-yel kemenangan, kebanggaan Portugal.

Ada yang bertelanjang dada, menari di atas mobil, mengusung bendera, hingga mewarnai rambut dan wajah dengan warna hijau. Semuanya tumpah ruah ke jalan. Kota Lisabon pun banjir lautan manusia.

Pantas memang mereka menumpahkan kegembiraan begitu rupa. Pasalnya, mereka sudah menunggu begitu lama, sejak 1960, untuk jadi kampiun Eropa.
Suporter Portugal berpesta di Lisabon merayakan sukses tim kebanggaan mereka. (Reuters)
Sudah begitu, laga final pun masih diwarnai drama, cederanya Cristiano Ronaldo. Bintang pujaan Portugal itu harus ditarik keluar pada menit ke-24, meninggalkan  kekhawatiran para suporter.

Namun, kekhawatiran itu sirna, usai Eder mencetak gol pada babak extra time. Portugal pun mencetak sejarah, jadi juara Eropa untuk pertama kalinya.

Perayaan besar-besaran tak hanya digelar Benfica. Di kota besar lainnya, Porto, pesta akbar juga digelar merakan sukses Ronaldo dan kawan-kawan. Termasuk juga di Prancis, di kota Lyon, Bordeaux, dan tentu saja Paris, tempat final berlangsung.

Bahkan, suporter Portugal yang berada di Swiss, juga turut menggelar perayaan di Jenewa. Mereka turun ke jalan, mengibarkan bendera dan atribut-atribut khas Portugal.

1 dari 2 halaman

Kebanggaan Little Portugal

Kebanggaan Little Portugal
Bahkan, perayaan sukses Portugal juga menyeberang  benua lain, ke Kanada. Di Toronto, sebuah kawasan yang bernama Little Portugal, juga ikut merasakan kebanggaan jadi yang terbaik di Eropa. Sesuai namanya, wilayah ini memang banyak dihuni warga berdarah Portugal.

Dua jalan, Dundas Street West dan Dovercourt Road, bahkan secara khusus ditutup demi menampung warga yang membludak. Mereka semua larut dalam kesuka citaan.

"Saya telah menunggu ini seumur hidup saya," ujar Pedro Marques, warga Little Portugal, seperti dikutip CP24. "Portugal adalah negara sepak bola. Ronaldo layak mendapatkan ini."
Suporter Portugal merayakan sukses tim kesayangan mereka di depan Menara Eiffel. (Reuters)

Artikel Selanjutnya
Italia Tekuk Israel, Buffon Balas Kritik Suporter
Artikel Selanjutnya
Ronaldo Salip Gol Legenda Timnas Brasil, Ini Kata Pele