Sukses

11 Gaya Rambut Nyentrik di Euro 2016

Liputan6.com, Jakarta - Cerita Piala Eropa 2016 bukan hanya soal keberhasilan Portugal jadi juara, kegagalan Prancis, atau kerusuhan suporter yang terjadi di awal turnamen. Hal-hal kecil seperti gaya rambut pemain pun menjadi hal yang menarik untuk dibahas.

Bagi pemain, rambut jadi salah satu media ekspresi mereka di Piala Eropa. Beberapa dari pemain menata gaya rambut mereka dengan berbagai macam tujuan.

Mulai sekedar memotong atau menata rambut secara sederhana, hingga mengubah secara ekstrem rambut mereka. Alhasil, berbagai sensasi di atas kepala pun menjadi tontotan tersendiri.

Berbagai reaksi pun bermunculan. Ada yang mencibir gaya rambut para pemain tersebut, tapi ada juga yang malah terkesan dan memuji gaya yang dipilih.

Seperti dilansir Foxsport, berikut 11 gaya rambut nyentrik di Piala Eropa 2016.
1 dari 5 halaman

Marek Hamsik

1. Marek Hamsik (Slovakia)
Untuk urusan gaya rambut, Marek Hamsik tergolong setia. Sejak lama, pemain tim nasional Slovakia ini setia dengan gaya rambut mohawk yang dipilihnya.

Di Piala Eropa ini, Hamsik pun tak mengubah gaya rambutnya. Gelandang yang bermain di Napoli itu tetap dengan gaya rambut mohawk. Dengan gaya ini, penampilan Hamsik terlihat sangar.

2. Gareth Bale (Wales)
Beberapa waktu lalu, Bale sempat diberitakan mengalami kebotakan. Dan tampaknya, Bale pun berpikir keras untuk menutupi hal tersebut.

Alhasil, menumbuhkan rambut dan mengikat dan mencepol rambutnya. Penampilan ini membuat Bale terlihat seperti kesatria Jepang.

Gaya rambut ini sepertinya membawa hoki buat Bale. Di Piala Eropa ini, dirinya berhasil membawa Wales hingga babak semifinal.  Sayangnya, Wales kalah 0-2 dari Portugal, yang akhirnya menjadi juara.

Gareth Bale mengikat rambut panjangnya ke atas. (Reuters)
3. Paul Pogba (Prancis)
Soal gaya rambut, Paul Pogba adalah pemain yang tergolong suka bergonta-ganti. Gelandang tim nasional Prancis ini suka mengoprek rambutnya dengan gaya yang tak lazim.

Pogba pernah tampil dengan rambut berbentuk bintang di kepalanya. Di Piala Eropa kali ini, Pogba pun kerap tampil dengan gaya rambut berbeda di tiap pertandingannya.

Salah satu yang cukup nyentrik adalah saat Pogba tampil dengan gaya rambut bercorak logo tim nasional Prancis yakni ayam jantan. Gambar ayam jantan terpampang di bagian samping kepala Pogba.

Paul Pogba mengukir sebagian rambutnya dengan corak ayam jantan, simbol timnas Prancis. (AFP)

2 dari 5 halaman

Marouane Fellaini

4. Marouane Fellaini (Belgia)
Marouane Fellaini dikenal dengan gaya rambut afro. Penonton yang menonton aksi Fellaini pun langsung bisa mengenalinya berkat gaya rambut tersebut.

Di Piala Eropa kali ini, Fellaini tampil tetap dengan gaya rambut afro tersebut. Bedanya, dia mengecat rambut tersebut dengan warna keemasan.

Sayangnya, mengubah gaya rambut tidak lantas mengubah peruntungan Fellaini maupun tim nasional Belgia. Langkah Belgia cuma sampai perempat final dan Fellaini pun jarang ditampilkan oleh pelatih Marc Wilmots.

5. Ivan Perisic (Kroasia)
Ada satu hal yang memancing perhatian saat pertandingan Kroasia Vs Portugal di perempat final. Itu adalah gaya rambut gelandang Kroasia, Ivan Perisic.

Bagaimana tidak, Perisic mengecat rambut bagian samping hingga belakang kepalanya dengan corak logo tim nasional Kroasia. Tak lain dan tak bukan, tujuannya untuk menunjukan nasionalisme Perisic sendiri.

Namun demikian, hal itu ternyata tak cukup membuat Kroasia lolos ke semifinal. Perisic dan kawan-kawan kalah dari Portugal.
Ivan Perisic mengecat sebagian rambutnya dengan warna bendera negaranya. (Reuters)

6 Ricardo Quaresma (Portugal)
Gaya rambut Quaresma di Piala Eropa 2016 boleh dibilang mengejutkan. Pelatih Portugal, Fernando Santos bahkan menyebut gaya rambut Quaresma sebagai seni.

Ya, Quaresma membentuk rambut pada bagian kirinya seperti bulu angsa yang biasa melingkar di kepala dewa-dewa orang Romawi. Gaya rambut ini sangat mencolok.

Ricardo Quaresma membentuk rambut pada bagian kirinya seperti bulu angsa yang biasa melingkar di kepala dewa-dewa orang Romawi. (Istimewa)

3 dari 5 halaman

Aaron Ramsey

7. Aaron Ramsey (Wales)
Kejutan dibuat Aaron Ramsey di Piala Eropa 2016. Kejutan itu bukan soal performa di lapangan, melainkan soal gaya rambut.

Jika biasanya, Ramsey dikenal jarang mengutak-atik rambut, kali ini, gelandang Arsenal itu tampil dengan gaya rambut yang berbeda. Ramsey mengecat rambutnya dengan warna perak.

Gaya rambut baru ini tampaknya membawa hoki buat Ramsey. Meski Wales gagal di semifinal, Ramsey terpilih masuk dalam tim terbaik Piala Eropa 2016.

8. Julian Baumgartlinger (Austria)
Namanya terdengar asing. Performanya di Piala Eropa 2016 pun tak mengilap. Tapi Baumgartlinger ternyata tetap menjadi pusat perhatian lantaran gaya rambutnya.

Gelandang tim nasional Austria ini memiliki rambut gondrong yang dibiarkan tak teratur. Dengan penampilan seperti itu, Baumgartlinger terlihat seperti orang yang terburu-buru usai bangun pagi, sehingga tak sempat mengurusi rambutnya.

Julian Baumgartlinger (kiri) memiliki gaya rambut gondrong yang dibiarkan terurai. (Reuters)

9. Roman Zozulya (Ukraina)

Kebotakan sepertinya bukan masalah serius bagi Roman Zozulya. Gelandang tim nasional Ukraina ini terlihat masa bodo dengan penampilan rambutnya.

Kebotakan terdapat di bagian atas kepala Zozulya. Uniknya, terdapat sedikit rambut pada bagian depan. Hal itu membuat Zozulya terlihat seperti memiliki tanduk.

Rambur Roman Zozulya (kanan) terlihat seperti tanduk. (Reuters)

4 dari 5 halaman

David Alaba

10. David Alaba (Austria)
Rambut kriwil dengan ujung berwarna keemasan menjadi pilihan David Alaba pada Piala Eropa 2016. Gaya rambut ini terinspirasi dari gaya rambut bintang American Football, Odell Beckham Jr.

Dan Alaba pun menjadi terlihat mirip dengan pemain klub New York Giants tersebut. Sayangnya, Alaba gagal membawa Austria melaju lebih jauh di Piala Eropa kali ini.

Kiprah Austria cuma sampai fase grup setelah kalah bersaing dengan Hungaria, Islandia, dan Portugal.

11. Cristiano Ronaldo (Portugal)
Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pemain yang sangat memperhatikan penampilan. Mulai dari ujung kuku, hingga ujung rambut.

Di Piala Eropa kali ini, Ronaldo mengubah sedikit gaya rambutnya. Dia memapas habis rambut di bagian samping kanan dan kiri, dan menyisakan rambut tebahl di bagian atas.

Pada bagian samping tersebut, Ronaldo membuat dua garis tipis yang saling berjejeran. Garis tipis ini berujung pada bagian belakang kepala Ronaldo.

Cristiano Ronaldo membuat dua garis tipis yang saling berjejeran pada rambutnya. (Reuters)