Bukan Perangnya Ancelotti dan Mourinho

Drawing Babak 16 Besar Liga Champions
Dimas Ramadani
19/12/2009 10:28 | Liga Champions
Bukan Perangnya Ancelotti dan Mourinho
Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti sebelum partai versus FC Porto pada 24 November 2009, pada lanjutan Liga Champions Grup D di Estadio do Dragao, Porto. AFP PHOTO/FRANCISCO LEONG
Carlo Ancelotti (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Pertemuan Inter Milan versus Chelsea di babak 16 besar Liga Champions tak pelak menjadi adu strategi antara Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti. Dan Ancelotti yang memiliki jumlah titel Liga Champions lebih banyak dari rival lamanya itu tidak mau kalah baik di dalam maupun di luar lapangan.

Di Chelsea, Special One sudah teruji. The Blues dua kali dibawanya menjuarai Liga Premier. Sedangkan Ancelotti baru musim panas lalu menukangi. Tapi jika jumlah titel Liga Champions jadi patokan, Don Carletto lebih unggul. Ancelotti dua kali mengantar AC Milan sebagai juara pada 2003 dan 2007. Sementara Mourinho sekali sewaktu menukangi FC Porto di 2004.

Dan setelah beberapa kali menghadapi Mourinho di pentas Serie A, Ancelotti paham betul permainan psikis yang jadi andalan arsitek asal Portugal tersebut. “Tidak jadi masalah,” kata Ancelotti, 50 tahun. “Jika kami tidak memiliki hubungan yang baik, partai nanti bisa menjadi kesempatan membina hubungan yang lebih baik. Ada beberapa masalah sebelumnya, tapi tidak labih dari pintarnya media massa mengemasnya.”

Ancelotti tidak segan memuji Mourinho sebagai pelatih yang fantastis. “Dia selalu memenangi gelar di setiap tim yang dilatihnya. Timnya juara di Portugal, Inggris dan Italia,” puji Ancelotti seperti dilansir The Sun. Tapi, “Saya tidak mau menyinggung karakternya. Bukan sesuatu masalah. Hanya saja saya lebih ingin membicarakan dirinya sebagai pelatih.”

Jika Mourinho menyebut dirinya Special One, Ancelotti lebih pas disebut Normal One. Dan Ancelotti tidak sepakat dengan anggapan kalau pertemuan tersebut sebagai duel dirinya dan Mourinho. “Masa lalu biarlah menjadi masa lalu. Tidak menarik lagi dan janganlah dihitung. Ini pertemuan Chelsea versus Inter Milan. Tidak lebih dari permainan sepakbola. Tim terbaik akan keluar sebagai pemenang,” cetusnya.

Meski demikian Ancelotti tidak memungkiri jika pertemuan Inter versus Chelsea menjadi partai emosional buat Mourinho. Pria yang gemar ceplas-ceplos itu meninggalkan Stamford Bridge pada 2007 setelah memenangi dua gelar Liga Premier, satu Piala FA dan dua Piala Liga. “Ia melakukan tugasnya dengan baik di sini (Chelsea). Jadi tidak mudah baginya menghadapi Chelsea,” tandas Ancelotti.(DIM)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
RD: Target Saya Medali Emas
SEA Games 2011

RD: Target Saya Medali Emas  

Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola

Manchester United vs Liverpool

Duel sengit dan panas bakal tersaji di Old Trafford, Sabtu, 11 Februari 2012. Manchester United kembali kedatangan musuh bebuyutannya Liverpool.
MU menang
Imbang
Liverpool menang