Sukses

Media Jerman Tuding Prancis Pakai Doping di Euro 2016

Liputan6.com, Berlin - Jerman rupanya masih belum terima tersingkir dari Piala Eropa 2016. Kini, media kenamaan Jerman, Bild, mengklaim musuh mereka di semifinal, Prancis, menggunakan doping sehingga bisa meraih kemenangan.

Dalam semifinal yang digelar di Marseille, Jumat (8/7/2016), Jerman takluk dua gol tanpa balas dari tuan rumah. Antoine Griezmann menjadi bintang karena mencetak seluruh gol di laga tersebut.

Usai laga, jurnalis dari Bild mendapat kesempatan untuk masuk ruang ganti tuan rumah. Mereka mengabadikan gambar dua bungkus Guronsan yang telah habis dikonsumsi.

Guronsan merupakan obat yang dilarang oleh Komisi Anti-Doping Dunia. Bild menduga Prancis mengonsumsi obat berbentuk tablet itu untuk memberikan stamina lebih untuk pemain.

1 dari 2 halaman

Komentar ahli doping

"Berdasar peraturan yang dikeluarkan badan anti-doping, seluruh usaha untuk mendapatkan tenaga lebih dibandingkan lawan bisa dibilang doping. Buat saya Guronsan merupakan doping, karena kafein bisa meningkatkan performa," ujar ahli doping, Fritz Sorgel seperti dilansir Gazetta World.

"Lagipula penelitian sebelumnya telah membuktikan Guronsan merupakan doping. Obat ini bisa meningkatkan kemampuan kognitif alias kecepatan merespons sesuatu," ia menambahkan.

Belum ada komentar resmi dari Prancis terkait tuduhan ini. Menariknya, Prancis sendiri kalah dari Portugal di partai puncak Piala Eropa 2016.

Artikel Selanjutnya
Maradona: Argentina Bisa Gagal ke Piala Dunia
Artikel Selanjutnya
Prancis vs Spanyol: Lopetegui Takkan Ubah Gaya Tim Matador