Nakamura Resah
Espanyol Dimas Ramadani22/12/2009 14:16 | Espanyol
Gelandang Espanyol, Shunsuke Nakamura pemanasan sebelum partai kontra Getafe di ajang Copa del Rey di Cornella-El Prat, Barcelona, 11 November 2009. AFP PHOTO/JOSEP LAGO
Shunsuke Nakamura (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Tokyo: Media massa di Jepang menyebutkan bahwa pilar lini tengah Timnas Jepang, Shunsuke Nakamura dilanda keresahan di Espanyol. Terpikir olehnya meninggalkan klubnya tersebut setelah berturut-turut absen di dua partai La Liga.
Espanyol memetik kemenangan keempatnya musim ini dengan mengalahkan Almeria 2-0, Minggu (20/12). Di pertandingan tersebut pelatih Mauricio Pochettino menggunakan tiga kesempatan pergantian pemain dengan keseluruhannya memasukkan gelandang. Tapi bukan Nakamura, 31 tahun, yang dibeli Celtic pada Juni lalu.
“Senang sekali tim bisa memetik kemenangan,” tutur Nakamura setelah Espanyol menghapus lima kekalahan beruntun, sebagaimana dikutip AFP. Tetapi, “Setelah hanya duduk-duduk di bangku cadangan di sejumlah pertandingan saya merasakan keresahan dan terpikirkan banyak hal.”
Jelas saja komentar tersebut melecutkan opini bahwa Nakamura berpikir pindah klub. Apalagi Piala Dunia 2010 sudah tinggal enam bulan lagi dan ia tidak ingin kehilangan kesempatan membela The Blue Samurai. Pemain kidal yang terkenal piawai memanfaatkan bola-bola mati itu belum sekalipun mengemas gol dari 10 partai La Liga—enam di antaranya sebagai starter. Ia tidak pernah menghuni susunan tim sebelas sejak Espanyol kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid pada 29 November.
Meski demikian pelatih Timnas Jepang, Takeshi Okada masih melihat potensi besar di diri Nakamura, terutama kemampuannya dalam mendistribusikan bola dan mencetak gol, juga pengalamannya yang kaya di blantika persepakbolaan Eropa. Okada yakin keputusan Nakamura bermain di Espanyol lebih dikarenakan menuai tantangan yang membuat kariernya lebih maju.
Tetapi Philippe Troussier, pelatih asal Prancis yang membawa Jepang ke perdelapan final di Piala Dunia 2002 menganggap perlunya Okada untuk tidak dulu memainkan Nakamura. Troussier mengklaim bahwa keputusan itu sangat baik untuk memomp semangat bersaing para pemainnya.
Di posisi Nakamura terdapat Yasuhito Endo sebagai pesaing. Gelandang pengatur serangan ini memiliki kemampuan teknik tidak kalah dengan Nakamura. Endo membuktikannya dengan mengantar Gamba Osaka menjuarai Liga Champions Asia 2008.(DIM)
Espanyol memetik kemenangan keempatnya musim ini dengan mengalahkan Almeria 2-0, Minggu (20/12). Di pertandingan tersebut pelatih Mauricio Pochettino menggunakan tiga kesempatan pergantian pemain dengan keseluruhannya memasukkan gelandang. Tapi bukan Nakamura, 31 tahun, yang dibeli Celtic pada Juni lalu.
“Senang sekali tim bisa memetik kemenangan,” tutur Nakamura setelah Espanyol menghapus lima kekalahan beruntun, sebagaimana dikutip AFP. Tetapi, “Setelah hanya duduk-duduk di bangku cadangan di sejumlah pertandingan saya merasakan keresahan dan terpikirkan banyak hal.”
Jelas saja komentar tersebut melecutkan opini bahwa Nakamura berpikir pindah klub. Apalagi Piala Dunia 2010 sudah tinggal enam bulan lagi dan ia tidak ingin kehilangan kesempatan membela The Blue Samurai. Pemain kidal yang terkenal piawai memanfaatkan bola-bola mati itu belum sekalipun mengemas gol dari 10 partai La Liga—enam di antaranya sebagai starter. Ia tidak pernah menghuni susunan tim sebelas sejak Espanyol kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid pada 29 November.
Meski demikian pelatih Timnas Jepang, Takeshi Okada masih melihat potensi besar di diri Nakamura, terutama kemampuannya dalam mendistribusikan bola dan mencetak gol, juga pengalamannya yang kaya di blantika persepakbolaan Eropa. Okada yakin keputusan Nakamura bermain di Espanyol lebih dikarenakan menuai tantangan yang membuat kariernya lebih maju.
Tetapi Philippe Troussier, pelatih asal Prancis yang membawa Jepang ke perdelapan final di Piala Dunia 2002 menganggap perlunya Okada untuk tidak dulu memainkan Nakamura. Troussier mengklaim bahwa keputusan itu sangat baik untuk memomp semangat bersaing para pemainnya.
Di posisi Nakamura terdapat Yasuhito Endo sebagai pesaing. Gelandang pengatur serangan ini memiliki kemampuan teknik tidak kalah dengan Nakamura. Endo membuktikannya dengan mengantar Gamba Osaka menjuarai Liga Champions Asia 2008.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
