Puputan Laskar Merah Putih!
Jelang Indonesia vs Oman Dimas Ramadani06/01/2010 16:35 | Piala Asia 2011
Pelatih Timnas Indonesia, Benny Dolo saat memberi keterangan pers usai laga kualifikasi Piala Asia 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 18 November 2009, antara Indonesia versus Kuwait yang berkesudahan 1-1. FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari.
Benny Dollo (© Antara 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Jakarta: Partai wajib menang buat timnas Indonesia saat menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (6/1) sore ini. Laga pertaruhan lolos tidaknya Indonesia ke Piala Asia 2011 di Qatar, dan Laskar Merah Putih mempersiapkan strategi puputan (baca: pantang menyerah).
Indonesia akan menampilkan permainan menyerang sejak awal. Itulah yang disampaikan pelatih timnas Benny Dollo jelang pertandingan yang direncanakan berlangsung malam ini, pukul 18.30 WIB. Berisiko memang dan cenderung nekat, tapi tidak ada cara lain untuk merebut kemenangan di depan pendukung sendiri.
“Saya harus berani melakukan perubahan,” tegas pelatih bertubuh tambun ini Selasa kemarin. Strategi ini berisiko bagi Indonesia karena gawang kita bisa kebobolan banyak gol. Tapi itulah jalan satu-satunya bila ingin menang. Kalah kebobolan banyak gol atau menang juga dengan kemungkinan dengan selisih yang besar.”
Untuk itu Bendol, panggilan akrab Benny Dollo, kemungkinan besar akan menurunkan tiga penyerang sekaligus. Harapan menjebol gawang lawan ada di pundak Bambang Pamungkas sebagai target-man. Bepe, sapaan buat Bambang, akan ditopang Boaz Salossa dan Budi Sudarsono yang diharapkan sudah pulih dari cedera. Jika Budi tidak bisa bermain harapan bisa diemban T.A. Mushafry.
Di lini tengah belum ada kepastian siapa nantinya yang akan menggagalang kekuatan bersama Ponaryo Astaman. Demikian di bek kanan lantaran Ismed Sofyan tidak bermain akibat suspensi kartu merah ketika menghadapi Kuwait, November lalu. Dengan bermain terbuka maka Charis Yulianto dan Maman Abdurrahman yang akan mengawal jantung pertahanan dituntut mampu menjaga konsentrasi selama 90 menit.
Pasalnya pelatih Oman, Claude Le Roy tidak mau kalah. Pelatih asal Prancis itu memerintahkan pemainnya menyerang meski mengetahui akan mendapat tekanan dari pendukung fanatik tuan rumah. Oman sendiri sedikit lebih baik peluangnya dari Indonesia. Mereka mengumpulkan empat poin, satu poin lebih unggul, sementara Australia dan Kuwait mengumpulkan tujuh poin.
Jika Indonesia menang dan di Kuwait City, Australia mampu menjungkalkan tuan rumah Kuwait, maka Laskar Merah Putih berpeluang lolos ke putaran final untuk kelima kalinya berturut-turut. Di partai terakhir Indonesia bisa berharap mengalahkan Australia yang tidak lagi ngotot lantaran sudah memastikan diri tampil di Qatar. Pun sambil berdoa agar Kuwait ditahan imbang Oman.
“Sekarang ini yang penting kita harus mengalahkan Oman dulu,” tandas asisten manajer timnas sepakbola senior Indonesia, Chandra Solehan.(DIM)
Indonesia akan menampilkan permainan menyerang sejak awal. Itulah yang disampaikan pelatih timnas Benny Dollo jelang pertandingan yang direncanakan berlangsung malam ini, pukul 18.30 WIB. Berisiko memang dan cenderung nekat, tapi tidak ada cara lain untuk merebut kemenangan di depan pendukung sendiri.
“Saya harus berani melakukan perubahan,” tegas pelatih bertubuh tambun ini Selasa kemarin. Strategi ini berisiko bagi Indonesia karena gawang kita bisa kebobolan banyak gol. Tapi itulah jalan satu-satunya bila ingin menang. Kalah kebobolan banyak gol atau menang juga dengan kemungkinan dengan selisih yang besar.”
Untuk itu Bendol, panggilan akrab Benny Dollo, kemungkinan besar akan menurunkan tiga penyerang sekaligus. Harapan menjebol gawang lawan ada di pundak Bambang Pamungkas sebagai target-man. Bepe, sapaan buat Bambang, akan ditopang Boaz Salossa dan Budi Sudarsono yang diharapkan sudah pulih dari cedera. Jika Budi tidak bisa bermain harapan bisa diemban T.A. Mushafry.
Di lini tengah belum ada kepastian siapa nantinya yang akan menggagalang kekuatan bersama Ponaryo Astaman. Demikian di bek kanan lantaran Ismed Sofyan tidak bermain akibat suspensi kartu merah ketika menghadapi Kuwait, November lalu. Dengan bermain terbuka maka Charis Yulianto dan Maman Abdurrahman yang akan mengawal jantung pertahanan dituntut mampu menjaga konsentrasi selama 90 menit.
Pasalnya pelatih Oman, Claude Le Roy tidak mau kalah. Pelatih asal Prancis itu memerintahkan pemainnya menyerang meski mengetahui akan mendapat tekanan dari pendukung fanatik tuan rumah. Oman sendiri sedikit lebih baik peluangnya dari Indonesia. Mereka mengumpulkan empat poin, satu poin lebih unggul, sementara Australia dan Kuwait mengumpulkan tujuh poin.
Jika Indonesia menang dan di Kuwait City, Australia mampu menjungkalkan tuan rumah Kuwait, maka Laskar Merah Putih berpeluang lolos ke putaran final untuk kelima kalinya berturut-turut. Di partai terakhir Indonesia bisa berharap mengalahkan Australia yang tidak lagi ngotot lantaran sudah memastikan diri tampil di Qatar. Pun sambil berdoa agar Kuwait ditahan imbang Oman.
“Sekarang ini yang penting kita harus mengalahkan Oman dulu,” tandas asisten manajer timnas sepakbola senior Indonesia, Chandra Solehan.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
