Sukses

Martial Jadi Doyan Selingkuh, Mantan Istri Salahkan MU

Liputan6.com, Manchester - Samantha Helena mengungkapkan perilaku busuk mantan suaminya yang merupakan striker Manchester United, Anthony Martial. Samantha menyebut perilaku Martial berubah sejak bergabung dengan Setan Merah (julukan MU).

Martial bergabung dengan Setan Merah pada awal musim lalu. Striker berusia 20 tahun tersebut didatangkan dari AS Monaco. Bersama MU, dia mendapat upah kerja sebesar 120.000 pounds atau sekitar Rp 2,4 miliar per pekan.

Sejak mendapat gaji besar, perilaku Martial berubah, terutama kepada istrinya sendiri, Samantha. Martial bermain api dan selingkuh dengan mantan kontestan X Factor, Emily Wademan, Januari lalu.

"Pemain bola di Inggris itu seperti raja. Mereka memiliki banyak uang dan menjadi pusat perhatian di seluruh dunia. Sikapnya berubah total sejak datang ke Inggris. Rasanya Manchester United sudah menghancurkan hidup saya," ucap Samantha, dikutip dari 101greatgoals.

Kesal diselingkuhi, Samantha memilih meninggalkan Martial dan pulang ke Prancis. Samantha memilih mengasuh sendiri anak hasil dari perkawinannya dengan Martial, Peyton.


1 dari 2 halaman

Martial Berkata Kasar

Menjalin cinta terlarang dengan Emily, pemain Timnas Prancis tersebut sering berkata kasar dengan Samantha. Martial pernah menyebut mantan istrinya itu seperti pekerja seks komersial. 

"Saat berita mengenai perselingkuhannya dengan Emily muncul di berbagai media masa, Martial bersumpah bahwa dia tidak melakukan apa pun dengan Emily. Lalu saya bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama. Dia malah mengatakan saya pelacur gila," kata Samantha.

Tidak hanya Emily, Samantha menyebut Martial punya banyak wanita idaman lain. Pasalnya, sejak bergabung dengan MU, followers Martial di Instagram meningkat hingga 2 juta pengikut. Di Instagram pribadi Martial banyak wanita-wanita yang mengirimkan foto seksi dan mengajak berkencan.

"Banyak wanita yang meminta Martial melakukan hubungan badan dengan mereka. Wanita-wanita itu tidak peduli dengan keluarga pemain, yang mereka inginkan hanya tas dan sepatu mahal. Mereka juga ingin mendapat sorotan dari media," ucap Samantha.