Sukses

Sepatu Nyentrik Tim Inggris Raya Warnai Penutupan Olimpiade

Liputan6.com, Jakarta - Para atlet Britania Raya tampil mencolok pada penutupan Olimpiade Rio 2016. Itu karena sepatu menyala-nyala yang dipakai kontingen Britania Raya di acara penutupan Olimpiade 2016.

Seperti dilansir Express, para atlet Britania Raya akan memakai pakaian khusus untuk upacara penutupan. Salah satunya adalah sepatu yang bisa menyala di bagian bawah tersebut.

"Rio 2016 telah jadi ajang yang hebat buat tim Britania Raya dan setelah kehebohan di London 2012, kami ingin menandapi upacara penutupan ini dengan sesuatu yang berbeda," kata juru bicara Simon Jersey, perancang busana penutupan tim Britania Raya.

Sepatu itu menyala dengan warna biru dan warna merah. Sepatu itu dipadupadankan dengan jaket putih yang bergambar kepala singa. Di dalam jaket itu juga disematkan tulisan tanda terima kasih pada Brazil dan ucapan selamat datang untuk Tokyo, yang akan jadi tuan rumah Olimpiade berikutnya.

Selain terinspirasi dari warna bendera Britania Raya, perancang pakaian penutupan tim Britania Raya juga terinspirasi dari kekayaan budaya kota Rio. "Rio terkenal dengan kecintaan akan pesta dan karnaval. Kami pikir dengan penggunaaan cahaya akan jadi cara yan seru dan patriotik untuk menghargai hal itu," lanjut juru bicara tersebut.

Tim Britania Raya sejauh ini berada di tempat kedua dengan total torehan medali 67. Britania Raya mendapatkan 27 emas, 23 perak, dan 17 perunggu. Keluar sebagai juara umum adalah Amerika Serikat dengan total 121 medali.
 
Penutupan Olimpiade Rio 2016 berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Sabtu (22/8/2016) pagi WIB. Upacara pun berlangsung dengan meriah.

Tari kolosal menjadi pembuka rentetan acara penutupan tersebut. Para penari itu menari membentuk beberapa bangunan yang jadi ikon kota Rio salah satunya adalah patung Cristo Redentor.