Sukses

Spirit Persatuan dalam Penutupan Olimpiade 2016

Liputan6.com, Rio de Janeiro - Penutupan Olimpiade Rio 2016 di Stadion Maracana, Senin (22/8/2016) pagi WIB berlangsung meriah. Semangat persatuan kental terasa dalam upacara penutupan ini.

Upacara pembukaan diawali dengan tari kolosal. Dalam tari kolosal itu ditampilkan beberapa bangunan yang jadi ikon Kota Rio, di antaranya patung Cristo Redentor (Kristus sang Penebus).



Setelah beberapa lagu pembuka, para atlet pun masuk ke arena. Pada upacara pembukaan, para atlet masuk sesuai dengan kontingen mereka masing-masing. Namun di upacara penutupan, mereka masuk bersamaan dan tak lagi terpisah.

Bahkan, mereka terlihat berfoto dan berjoget bersama, meski berbeda kontingen dan negara.

"Sepertinya, beberapa atlet dari berbagai negara telah jadi teman dalam beberapa pekan terakhir. Kontingen pengungsi pun berada di sini dan mereka telah memiliki teman, lebih banyak dari siapa pun," demikian pernyataan di website resmi Olimpiade Rio.

Olimpiade Rio 2016 resmi berakhir dengan Amerika Serikat keluar sebagai juara umum. Kontingen Negeri Paman Sam mengoleksi total 121 medali (46 emas, 37 perak, 38 perunggu). Di posisi kedua ada tim Britania Raya (67 medali) dan Tiongkok (70 medali).

 

Video Populer

Foto Populer