Sukses

5 Pemain Top Ini Ogah Gabung Barcelona

Liputan6.com, Jakarta Barcelona selalu menjadi tujuan pemain bintang dunia. Selain banjir trofi, pemain top dari belahan penjuru dunia ramai-ramai bermain di Camp Nou.

Pemain Argentina, Lionel Messi menjadi maskot tim. Sejak promosi ke tim utama Barcelona hampir 1 dakade lalu, pemain jebolan Akademi La Masia ini meraih 5 gelar beruntun. Selain Messi, Barcelona punya pemain top seperti Andres Iniesta, Luis Suarez, Neymar, sampai Gerard Pique.



Dengan sederet prestasi dan pemain berlabel bintang, Barcelona tentu tidak kesulitan merekrut pemain baru. Seperti stiker Spanyol, Paulo Alcacer. Dia bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Alcacer datang ke Barcelona dari Valencia.

Meski demikian, Barcelona pernah ditolak bintang top Eropa, termasuk Cristiano Ronaldo Berikut lima pemain  yang pernah menolak pinangan Los Blaugrana. Simak di halaman selanjutnya.
1 dari 6 halaman

Rio Ferdinand

Rio Ferdinand

Bek legendaris Inggris, Rio Ferdinand merupakan salah satu pemain bertahan di skuat Manchester United pada 2002 hingga 2014.

Pria yang kini berusia 37 tahun itu menjadi pemain pertama yang menolak pinangan Los Blaugrana. Ferdinand lebih memilih bertahan di Old Trafford Stadium karena klub asal Inggris itu tengah memenangkan banyak gelar. 

"Saya sempat didekati oleh AS Roma serta dari dua klub Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, di masa lalu," ujar Ferdinand kepada Daily Express.

"Namun, kala itu Manchester United tengah memenangkan gelar. Jadi, saya tidak pernah berpikir bergabung dengan klub lain," katanya menambahkan.

2 dari 6 halaman

David Luiz

David Luiz

Bek anyar Chelsea, David Luiz mendapat tawaran bergabung dengan Barcelona pada Agustus 2013. Namun, tawaran itu tidak disetujui Luiz dan Chelsea.

Los Blaugrana kala itu membuat tawaran sebesar 25,5 juta euro untuk mendapatkan bek asal Brasil tersebut. Tapi, Chelsea hanya ingin melepas Luiz dengan dana 50 juta euro.

"Memang ada penawaran resmi (dari Barcelona) tapi saya memutuskan untuk bertahan di Chelsea," ujar Luiz, dikutip dari Globo Esporte.

Setahun setelah menolak tawaran Barcelona, Luiz hijrah ke klub asal Prancis, Paris Saint-Germain yang menebus klausul jualnya dari Chelsea.

3 dari 6 halaman

Koke

Koke

Pada bursa transfer musim panas 2014, Barcelona mengajukan tawaran kepada Atletico Madrid untuk merekrut gelandang Timnas Spanyol, Koke. Namun, pria berusia 24 tahun tersebut menolak Barcelona karena sudah menganggap Atletico Madrid seperti rumahnya sendiri.

"Saya sadar ada ketertarikan dari Barcelona. Tapi, saya hanya memikirkan Atletico. Saya tumbuh di sini dan tak perlu pergi. Aku pun merasa nyaman," ujar Koke. 

Pria kelahiran Madrid, Spanyol tersebut ingin menjadi legenda Atletico Madrid. Koke ingin meniru Xavi Hernandez di Barcelona dan Steven Gerrard bersama Liverpool. 

"Perpisahan untuk (Steven) Gerrard dan Xavi sangat spektakuler. Mereka cuma bermain untuk satu klub sepanjang karier. Itu indah," kata Koke menegaskan.

4 dari 6 halaman

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Sebelum resmi bergabung dengan Real Madrid, Cristiano Ronaldo merupakan pemain bidikan utama Barcelona. Ketika itu, Barcelona sudah menemui kata sepakat dengan agen Ronaldo, Mino Raiola.

Namun, manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson membujuk Ronaldo untuk tidak hengkang ke Camp Nou Stadium. Bintang Timnas Portugal itu akhirnya memilih Real Madrid. 

Mantan Presiden Madrid, Ramon Calderon. "Barcelona sangat gembira tetapi saat itu adalah momen yang krusial dan Ronaldo berkata: 'Saya tidak akan pergi ke klub lain kecuali Real Madrid'," ucapnya.

"Semua orang gembira: Manchester United mendapatkan 94 juta euro, Real Madrid punya pemain terbaik dunia dan Ronaldo mewujudkan cita-cita karena pemain seperti dia tidak hanya mencari uang. Ronaldo mengincar kejayaan dan kesempatan menjadi juara, serta memenangkan sepatu emas."

5 dari 6 halaman

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Kiper legendaris Timnas Italia dan Juventus, Gianluigi Buffon hampir saja bergabung dengan Lionel Messi dan kawan-kawan. Barcelona mengajukan tawaran kepada Buffon pada 2001.

Pinangan tersebut ditolak Buffon karena mendengarkan saran sang ayah. Buffon sendiri merasa tidak pernah menyesali keputusannya menolak gabung Barcelona.

"Sebelum bergabung ke Juventus, saya nyaris ke Barcelona. Tapi ayah menyarankan Juventus. Saya berterimakasih kepadanya hingga hari ini, karena saya punya banyak momen memuaskan di sini," kata Buffon.

Menurut Buffon, Barcelona pada tahun 2000 merupakan tim papan tengah yang masih kalah bersaing dengan Real Madrid. "Barcelona saat itu bukan tim yang sama seperti hari ini," ucapnya.

Video Populer

Foto Populer