Dari Henry buat Haiti
Thierry Henry Dimas Ramadani23/01/2010 11:00 | Barcelona
Reaksi dari striker Barcelona, Thierry Henry saat menghadapi Sevilla pada ajang Copa del Rey di Sanchez Pizjuan, Sevilla, 13 Januari 2010. AFP PHOTO/CRISTINA QUICLER
Thierry Henry (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Barcelona: Dunia tersentak saat gempa berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Haiti, Selasa, 12 Januari. Port au Prince, ibukota Haiti, yang hanya berjarak 25 kilometer dari episentrum gempa luluh lantak dibuatnya. Dari rumah rakyat jelata hingga istana kepresidenan ambruk.
Ditaksir korban jiwa mencapai lebih dari 100.000. Salah satu gempa terdahsyat dalam satu dekade ini. Korban jiwa terbanyak setelah gempa berkekuatan 9,3 skala Richter yang mengguncang barat Sumatra dengan efek dahsyat Tsunami pada 26 Desember 2004. Sumbangan dari seluruh penjuru dunia pun langsung mengalir deras atas tragedi kemanusiaan yang menimpa sebuah negeri di Karibia tersebut.
Bintang Timnas Prancis dan Barcelona, Thierry Henry termasuk yang tersentuh. Henry asli Guadaloupe, negeri ‘jajahan’ Prancis yang juga terletak di Karibia, sebelah tenggara Haiti. Striker yang handball-nya di partai play-off Piala Dunia 2010 menghadapi Republik Irlandia menimbulkan kontroversi panjang itu dengan sukarela merogoh kocek pribadinya sedalam 56 ribu euro (Rp 739,2 juta). Donasi melalui Medecins Sans Frontieres (Doctors Without Borders).
“Saya tersentuh atas tragedi yang terjadi. Sudah sepatutnya semua orang bergerak untuk menolong Haiti,” tulis Henry melalui laman resmi Barcelona. “Lebih menyentuh saya karena hampir 20 tahun lalu kejadian serupa menimpa Guadaloupe. Saya punya banyak teman di Haiti yang juga merupakan bekas jajahan Prancis. Karena itulah saya turut menyumbang.”
Doctors Withaout Borders merupakan organisasi yang didirikan untuk memberi pertolongan langsung untuk seluruh insan manusia, terutama akibat bencana alam dan daerah konflik/perang. Organisasi ini bersifat independen, bebas dari unsur politik, ideologi dan agama, serta kekuatan ekonomi.(DIM)
Ditaksir korban jiwa mencapai lebih dari 100.000. Salah satu gempa terdahsyat dalam satu dekade ini. Korban jiwa terbanyak setelah gempa berkekuatan 9,3 skala Richter yang mengguncang barat Sumatra dengan efek dahsyat Tsunami pada 26 Desember 2004. Sumbangan dari seluruh penjuru dunia pun langsung mengalir deras atas tragedi kemanusiaan yang menimpa sebuah negeri di Karibia tersebut.
Bintang Timnas Prancis dan Barcelona, Thierry Henry termasuk yang tersentuh. Henry asli Guadaloupe, negeri ‘jajahan’ Prancis yang juga terletak di Karibia, sebelah tenggara Haiti. Striker yang handball-nya di partai play-off Piala Dunia 2010 menghadapi Republik Irlandia menimbulkan kontroversi panjang itu dengan sukarela merogoh kocek pribadinya sedalam 56 ribu euro (Rp 739,2 juta). Donasi melalui Medecins Sans Frontieres (Doctors Without Borders).
“Saya tersentuh atas tragedi yang terjadi. Sudah sepatutnya semua orang bergerak untuk menolong Haiti,” tulis Henry melalui laman resmi Barcelona. “Lebih menyentuh saya karena hampir 20 tahun lalu kejadian serupa menimpa Guadaloupe. Saya punya banyak teman di Haiti yang juga merupakan bekas jajahan Prancis. Karena itulah saya turut menyumbang.”
Doctors Withaout Borders merupakan organisasi yang didirikan untuk memberi pertolongan langsung untuk seluruh insan manusia, terutama akibat bencana alam dan daerah konflik/perang. Organisasi ini bersifat independen, bebas dari unsur politik, ideologi dan agama, serta kekuatan ekonomi.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
