Sukses

5 Pemain Bintang Mulai Kehilangan Taji di Liga Indonesia

Liputan6.com, Ajang Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo tampaknya menjadi musim yang sulit bagi beberapa bintang sepak bola Indonesia. Sinar mereka justru meredup di kompetisi ini

Pasalnya, hingga memasuki pekan ke-20, beberapa pemain berlabel bintang mulai kehilangan pamor melihat statistik. Kondisi ini sedang menimpa beberapa klub di Indonesia yang pemain bintangnya sedang berada di fase sulit.

Siapa saja 5 pemain bintang yang meredup pada gelaran Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo ini? berikut ulasannya.

1. Bambang Pamungkas (Persija Jakarta)

Bukan rahasia lagi kalau Persija sangat identik dengan Bambang Pamungkas. Pasalnya, Bepe (sapaan akrabnya) memiliki rekam jejak sebagai juru gedor ampuh bagi Macan Kemayoran dalam beberapa musim terakhir.

Total sebanyak 161 gol telah disumbangkan Bepe bagi Persija disepanjang kariernya. Raihan ini yang secara otomatis membuat Klub Ibu Kota sangat tergantung kepada Bepe dalam urusan mencetak gol.

Sayangnya, pada gelaran Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, performa Bepe sangat jauh dari kata memuaskan. Pemain kelahiran Salatiga itu belum mampu mencetak satu gol pun dari 12 pertandingan yang telah dijalani.

Menurunnya ketajaman Bepe membuat Persija sangat sulit mencetak gol setelah hingga pekan ke-20 baru membuat 12 gol. Bahkan Persija tercatat sudah 14 laga tidak memenangi pertandingan. Hasil minor ini sekaligus membuat Persija terdampar di peringkat ke-16 dengan koleksi 17 poin.

1 dari 5 halaman

Zulham Zamrun

2. Zulham Zamrun (Persib Bandung)

Nama Zulham mencuat setelah dirinya berkontribusi besar membawa Persib menjuarai Piala Presiden 2015. Pada saat itu, eks pemain Mitra Kukar ini mampu menjadi top skorer setelah mampu mencetak enam gol.

Sayangnya, pemain yang identik dengan selebrasi ala Cristiano Ronaldo ini sempat mengalami cedera panjang saat membela Persipare di turnamen antarkampung (tarkam). Cedera ini membuat kualitas permainan Zulham menurun drastis.

Statistik yang dilansir Labbola menunjukkan saudara kandung Zulvin Zamrun ini baru mencetak satu gol dari 12 pertandingan. Disinyalir, sulitnya Zulham kembali ke performa terbaik berimbas pada penampilan Persib Bandung.

Maung Bandung yang berada di peringkat kesembilan dengan 27 poin tampak kesulitan menembus papan atas klasemen. Uniknya, meski Zulham berada di bawah performa, dia tetap mendapatkan panggilan memperkuat timnas Indonesia untuk proyeksi Piala AFF 2016.

2 dari 5 halaman

Sergio Van Dijk

3. Sergio Van Dijk (Persib Bandung)

Ketajaman Van Dijk bersama Persib sedang berada dalam sorotan. Pasalnya, striker naturalisasi ini baru mencetak tiga gol dari 11 laga untuk Maung Bandung.

Raihan tiga gol ini tentu jauh dari yang diharapkan. Sebab, pada pada awal kariernya di Indonesia Van Dijk mampu mencetak 21 gol bagi Persib.

Mandulnya Van Dijk tentu sangat bermasalah bagi Persib. Hal ini berimbas pada produktivitas gol Tim Pangeran Biru yang saat ini baru mencetak 19 gol dari 20 pertandingan. Alhasil, Maung Bandung harus puas berada di peringkat kesembilan dengan koleksi 27 poin.

3 dari 5 halaman

Syakir Sulaiman

4. Syakir Sulaiman (Bali United)

Syakir sempat digadang-gadang sebagai pemain muda yang bakal memiliki karier bersinar. Hal itu dibuktikan ketika dia sukses menjadi bagian tim nasional Indonesia U-23 pada tahun 2013.

Dia juga sempat memperkuat klub sebesar Sriwijaya FC dan selalu menjadi pemain inti. Bahkan, Syakir sempat membuat penyerang hebat macam Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai tersingkir ke bangku cadangan semasa berseragam Laskar Wong Kito.

Namun pada gelaran TSC 2016, Syakir memutuskan hengkang dari Sriwijaya dan bergabung dengan Bali United. Sayangya, dia sempat mengalami cedera dan absen cukup panjang di awal musim.

Kini pasca pulih dari cedera, Syakir justru kesulitan mendapatkan tempat di skuat utama asuhan Indra Sjafri. Syakir lebih sering dimasukkan sebagai pemain pengganti ketimbang starter. Dia juga belum mencetak satu gol pun meski telah bermain dalam 11 laga bersama tim Pulau Dewata tersebut.

4 dari 5 halaman

Ilham Udin Armayin

5. Ilham Udin Armayn (Bhayangkara FC)

Ilham Udin menjadi salah satu faktor utama keberhasilan timnas U-19 menjuara Piala AFF dan juga lolos ke Piala AFC, beberapa waktu lalu. Kolaborasinya bersama Evan Dimas di lini tengah membuat decak kagum banyak pecinta sepak bola Indonesia saat itu.

Daya jelajah dan kecepatan menjadi senjata utama Ilham Udin saat bertanding. Dia juga memiliki kekuatan fisik yang kukuh untuk menunjang gaya bermainnya di lapangan.

Sayangnya, di Bhayangkara FC, performa gemilang Ilham Udin tak terlalu mengesankan. Meski saat ini The Alligator berada di peringkat kelima dengan 33 poin, permainan Ilham Udin tampak biasa-biasa saja.

Sejauh ini dia baru mencetak dua gol dari 12 pertandingan. Tak hanya itu, gaya bermainnya yang gemar menyisir sisi lapangan juga mudah dipatahkan oleh bek-bek lawan. (Yosef Deny Pamungkas)

 

Video Populer

Foto Populer