Sukses

Top 3 Berita Bola: MU Harusnya Beli Gelandang Ini Bukan Pogba

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran Paul Pogba di skuat Manchester United belum juga menunjukkan konstribusi bagi tim berjuluk "Setan Merah" ini. Karenanya, keputusan MU menggelontorkan dana hingga 90 juta pounds (Rp 1,3 triliun) untuk Pogba masih dipertanyakan.

Bahkan legenda MU, Paul Scholes pernah menyebut harga Pogba terlalu mahal. Scholes menyarankan MU seharusnya membeli striker kelas dunia ketimbang Pogba yang hanya berposisi gelandang.

Kabar soal Pogba ini ternyata menarik perhatian pembaca kanal bola Liputan6.com bersama dua berita lainnya. Berikut Top3 Kanal Bola Liputan6.com petang ini:


1. 5 Gelandang Berkualitas yang Layak Dibeli MU Selain Pogba

Keputusan Manchester United (MU) menggelontorkan dana hingga 90 juta pounds (Rp 1,3 triliun) untuk Paul Pogba masih dipertanyakan sejauh ini. Pasalnya, Pogba belum memberikan kontribusi maksimal bagi Setan Merah.

Ya, dari enam laga yang telah dijalani, Pogba baru mencetak satu gol. Ia juga belum menemukan bentuk permainan terbaiknya setelah pindah dari Juventus.

Paul Pogba

Bahkan legenda MU, Paul Scholes pernah menyebut harga Pogba terlalu mahal. Scholes menyarankan MU seharusnya membeli striker kelas dunia ketimbang Pogba yang hanya berposisi gelandang.

Berikut lima gelandang yang seharusnya dibeli MU selain Pogba dengan harga yang jauh lebih murah: Baca selengkapnya di sini.

2. Reaksi Rooney Setelah Dicadangkan Mourinho

Chris Smalling membeberkan kondisi Wayne Rooney setelah dicadangkan dalam laga lawan Leicester City akhir pekan lalu. Smalling mengungkapkan bahwa Rooney tidak tertekan seperti yang selama ini diberitakan.

Untuk pertama kalinya dalam musim ini, Jose Mourinho tidak memainkan Rooney sejak menit pertama. Kapten Setan Merah itu baru bermain di babak kedua menggantikan Marcus Rashford.

Wayne Rooney

Menariknya, tanpa sang kapten, MU justru tampil cemerlang. Mereka menang 4-1 atas juara bertahan musim lalu, Leicester.

"Rooney tidak kecewa. Dia masih sama seperti laga sebelumnya, tetap vokal di ruang ganti," kata Smalling seperti dilansir Soccerway.

"Apa pun situasi atau laganya, dia dimainkan atau tidak, karakter Rooney tetap sama. Itu sebabnya Rooney merupakan andalan MU dan timnas Inggris," ujarnya menambahkan. Baca selengkapnya di sini.

3. Gulat PON Jabar Ricuh, Tim Juri Ditendang

Kericuhan kembali melanda PON Jawa Barat 2016. Kali ini kericuhan terjadi di cabang gulat. Bahkan, Dewan Juri sampai keluar venue di GOR Saparua, Bandung, dan menghentikan pertandingan, Senin (26/9/2016). Tim Dewan Juri Cabang Gulat Maurice Sihombing menyatakan ini adalah kali keempat kericuhan terjadi.

Gulat PON Jabar

Semua berawal dari protes keras tim ofisial Kalimantan Timur saat tengah duel melawan tuan rumah di kelas 65 kg gaya bebas putra. Protes dilakukan dengan cara menggulingkan meja wasit. Tidak hanya itu, mereka juga menghancurkan papan skor. Ini dilakukan setelah pegulat mereka mendapat hukuman dua kali dan dinyatakan kalah.

"Anggota tim juri kami dari Iran, Ali Akbar kena tendang pelatih Kaltim setelah sebelumnya bangku yang didudukinya ditendang lebih dulu. Kami meminta pertandingan dihentikan sementara dan kasus ini kami laporkan ke pihak kepolisian," kata Maurice.

Hingga kini, Tehnical Delegate (TD) cabang gulat masih belum bisa memutuskan apa yang harus dilakukan. Pihak TD harus bisa menerjemahkan regulasi baru yang ditetapkan Federasi Gulat Internasional. Baca selengkapnya di sini.

https://www.vidio.com/watch/450788-gantung-mic-bukanlah-akhir-dari-segalanya