Sukses

Curhat Tim Basket Putri DKI Usai Gagal Rebut Emas PON Jabar

Liputan6.com, Bandung - Tim basket putri DKI Jakarta gagal menyumbangkan medali emas PON Jawa Barat 2016. Berlaga dalam final yang dihelat di GOR C-T Arena, Rabu (28/9/2016), Srikandi DKI dipaksa menyerah oleh Jawa Tengah dengan 46-52.

Padahal, DKI sudah bersusah payah untuk sampai di final. Di Pool Z, mereka harus bersaing dengan Papua Barat, Kalimantan Timur, dan Bali. Hebatnya, mereka mampu melewati tiga laga itu dengan kemenangan.

Berkat tiga kemenangan itu pula DKI berhak melaju ke semifinal dan menghadapi Sulawesi Selatan. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah itu dengan mudah mengamankan tiket semifinal lewat kemenangan 67-38.

Tak puas hanya sampai di semifinal, giliran tuan rumah Jabar yang menjadi korban keganasan DKI. Di semifinal, DKI menang 61-42 atas Jabar dan memastikan tiket final.

Sayang, perjuangan DKI harus berakhir antiklimaks. Mereka harus mengakui keunggulan Jateng dengan skor yang terbilang tipis. Tak heran jika para pemain DKI mengaku kecewa berat.

"Dari segi permainan, sebenarnya kami layak menang. Tapi, keberuntungan tak berpihak kepada kami. Kalah tetap lah kalah. Dan, kini kami tak boleh terus menyesali hasil tersebut. Kami sudah berjuang maksimal," kata Rohtriastari, kapten DKI, saat ditemui Liputan6.com.
1 dari 2 halaman

Belum Rezeki

Tentu saja, kegagalan itu sangat menyakitkan. Terlebih, DKI kalah hanya karena selisih tiga bola. Pemain lain DKI, Adelita Anwar, juga mengaku sangat menyesal.

"Bicara kualitas pemain, Jateng tak berbeda jauh dari kami. Tapi ini memang rezeki yang diberikan Tuhan. Kami harus tetap mensyukurinya," jelas Adelita.

Senada dengan rekan-rekannya, Christie Apriyani Rumambi, juga melayangkan pujian untuk rekan-rekannya. Namun, ia juga tak lupa memuji permainan Jateng yang lebih unggul dari timnya.

"Jateng mungkin memang layak menang. Permainan kami hari ini tak seperti biasanya, tapi kami sudah berusaha. Selamat juga buat Jateng atas raihan emasnya," ungkap Christie.