Sukses

PON Terakhir, Motivasi Atlet Voli Putri Garang di Final

Liputan6.com, Jakarta Tim voli putri Jawa Barat, menyabet medali emas PON XIX 2016 setelah mengalahkan Jawa Timur dalam laga final di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Rabu (28/9/2016).

Jabar tampil menggila dengan menang 3-0 (25-16, 25-17, 25-21) atas Jatim. Menurut kapten tim voli putri Jabar, Amalia Fajrina Nabila, sang pelatih, Risco Herlambang, meminta untuk memberikan hadiah medali emas; sebagai kado perpisahan.

Bagi empat pemain: Yolla Yuliana, Agustin Wulandhari, Komang Bumi Rekta dan Amalia sendiri, PON Jabar 2016 menjadi PON terakhir. Pada PON 2020 di Papua kuartet tersebut tidak akan tampil di PON karena terganjal umur.

"Ini menjadi PON terakhir bagi saya, Yolla (Yuliana), Agustin (Wulandhari), Komang (Bumi Rekta). Sama sekali tidak terbebani dengan permintaan hadiah dari pelatih," ujar Amalia kepada wartawan seusai pertandingan final, Rabu (28/9/2016).

"Malam sebelum final kami sudah menetapkan, final ini main buat siapa, dan bertanding di lapangan buat siapa. Kami main buat Jawa Barat," dia menuturkan.

Selain motivasi kado terakhir untuk Jabar di PON, selama di lapangan, semua rekan-rekannya saling memompa semangat satu sama lain. Prinsip pevoli putri kelahiran 26 April 1994 ini, terpenting berjuang semaksimal mungkin dan hasil terbaik akan datang.

"Saya selalu bilang sama teman-teman, ini final terakhir, nikmati saja permainannya. Toh kalau memang jelek, pelatih sudah punya strategi lain. Mungkin ganti taktik, tapi kalau semua main all-out, semua bisa dicapai," ujar mantan pemain Jakarta Pertamina Energi ini.