Sukses

Aher 'Angkat Tangan' Pembinaan di PON Jabar Tak Jalan

Liputan6.com, Bandung - Tujuan utama penyelenggaraan PON adalah menjadi salah satu wadah untuk pembinaan olahraga nasional. Namun, justru banyak pihak yang menilai PON Jawa Barat 2016 tak sesuai dengan tujuan awal.

Sejauh ini, tak sedikit pihak yang menyebut PON Jabar 2016 sebagai PON yang terburuk. Itu karena berbagai macam permasalahan terus mengiringi multiajang empat tahunan tersebut sejak awal penyelenggaraan.

Protes di sana-sini, indikasi kecurangan, wasit yang dinilai berat sebelah, kekerasan dan kericuhan, hingga tak pastinya soal regulasi adalah tajuk utama pemberitaan PON Jabar 2016. Padahal, seharusnya PON Jabar 2016 bisa menjadi salah satu wadah pembinaan atlet-atlet Indonesia.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pun ikut angkat bicara mengenai hal tersebut saat menggelar konferensi pers di Trans Luxury Hotel, Rabu (29/9/2016). Menurutnya, urusan pembinaan bukan tanggung jawab PB PON.

"Betul, tapi itu kan sudah dinyatakan oleh ketum KONI. Urusan pembinaan adanya di cabang masing-masing. Jadi itu di luar kewenangan PB PON dong. Kita tidak mengurusi sampai hal seperti itu," ucap Aher.

"Yang jelas itu urusan wasit dan pembinaan masing-masing cabang. Soal penyelenggaraan pertandingan masing-masing itu di luar kemampuan dan kewenangan PB PON."
1 dari 2 halaman

Tak Pantas

Pernyataan seperti itu jelas tak seharusnya diucapkan Aher yang juga menjadi Ketua PB PON. Bagaimana pun, Jabar sudah diberikan kepercayaan oleh negara untuk membantu pembinaan olahraga nasional dengan menjadi tuan rumah PON 2016.

Sejak awal perhelatan sudah banyak daerah yang mengeluhkan ketidaksiapan Jabar menjadi tuan rumah PON 2016. Mereka menilai Jabar telah melakukan banyak hal yang tidak sportif hanya untuk menjadi juara umum.

Di sisi lain, Aher juga berterima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang di PON Jabar 2016. Ia menilai para atlet bertindak sebagai ujung tombak kesuksesan PON Jabar 2016.

"Secara khusus kami memberikan apresiasi kepada para atlet. Tanpa mereka, medali tak akan ada. Semua pihak bekerja secara harmonis hingga Jabar menjadi juara umum," kata Aher.