Sukses

5 Bintang Baru Sepak Bola Indonesia yang Lahir di PON Jabar

Liputan6.com, Bandung - Cabang sepak bola di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 telah usai digelar. Kontingen Jawa Barat berhak meraih medali emas usai mengalahkan Sulawesi Selatan di partai puncak.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (28/9/2016), kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti dan Jabar menang dengan skor 5-4.

Setiap gelaran PON selalu berhasil melahirkan bintang-bintang baru untuk sepak bola Indonesia. Seperti diketahui, pemain bintang semacam Andik Vermansyah, Hamka Hamzah hingga Bayu Gatra Sanggiawan juga lahir dari even empat tahunan ini.

Terkait itu, Liputan6.com akan mencoba merangkum lima pemain yang pantas mendapatkan predikat sebagai bintang baru di dunia sepak bola Indonesia:

1 dari 6 halaman

M. Deden Natshir (Jawa Barat)

1. M. Deden Natshir (Jawa Barat)

M. Natshir mampu tampil apik menjaga gawang Jawa Barat di ajang PON 2016. Bahkan, berkat kehebatan Natshir, Jabar menjadi tim dengan pertahanan terbaik karena hanya kebobolan empat gol di sepanjang ajang.

Performa puncak Natshir bersama Jawa Barat tercipta ketika menghadapi Sulawesi Selatan di partai final. Pada laga tersebut, Natshir pantas mendapatkan predikat pahlawan usai menepis dua tendangan pemain Sulsel di babak adu penalti.

Berkat performa menawannya ini, pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman bahkan siap memainkannya ketika Maung Bandung menjamu Persiba Balikapapan di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (1/10/2016).

Keputusan Djanur akan memainkan Natshir lantaran kiper utama Tim Pangeran Biru, I Made Wirawan sedang mengalami cedera. Natshir sendiri tercatat sudah tiga kali bermain untuk Persib di ajang TSC 2016.

2 dari 6 halaman

Heri Susanto (Jawa Barat)

2. Heri Susanto (Jawa Barat)

Keberhasilan Jawa Barat meraih medali emas di cabor sepak bola tak terlepas dari performa menawan Heri Susanto di lini depan. Heri yang juga pemain Persiba Balikpapan sukses menjadi sumber gol bagi Jabar.

Tercatat tiga gol berhasil dibuat Heri di ajang PON 2016. Gol-gol tersebut diciptakan Heri ketika melawan Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

Menariknya, ketajaman Heri tak hanya terjadi di ajang PON 2016. Di TSC 2016, Heri juga tampil memukau bersama Beruang Madu. Sejauh ini penyerang berusia 22 tahun itu telah mencetak empat gol dari 16 pertandingan untuk Persiba.

Uniknya, Heri kemungkinan akan menghadapi rekannya di Jawa Barat, M. Natshir, ketika Persiba berhadapan dengan Persib Bandung di Stadion Wibawa Mukti, akhir pekan nanti.

3 dari 6 halaman

Andri Faisal Amru (Sulawesi Selatan)

3. Andri Faisal Amru (Sulawesi Selatan)

Sulawesi Selatan menjadi tim paling mengejutkan di ajang PON 2016. Pasalnya, Sulsel sukses mencatatkan sejarah baru ketika berhasil melenggang ke partai final PON 2016.

Keberhasilan ini tentu tak terlepas dari performa menawan penyerang andalan mereka, Andri Faisal Amru. Pemain yang bermain untuk PSM Makassar ini mampu tampil trengginas lewat gol-gol yang dia ciptakan. Amru berhasil menyabet gelar top skorer PON 2016 setelah mengoleksi lima gol.

Sayangnya, pada partai final kontra Jawa Barat, Amru gagal meneruskan ketajamannya. Alhasil, Sulsel harus takluk 4-5 dari Jawa Barat lewat drama adu penalti.

Torehan yang dimiliki Amru di PON tentu bisa membuat pelatih PSM, Robert Rene Albert seharusnya mulai mempertimbangkan untuk memberikan banyak kesempatan di PSM. Pasalnya,selain masih muda, kualitas Amru sebagai pencetak gol juga sangat baik.

4 dari 6 halaman

Mohammad Syaiful (Sulawesi Selatan)

4. Mohammad Syaiful (Sulawesi Selatan)

PSM tampaknya mendapatkan keuntungan dari gelaran PON Jabar 2016. Pasalnya, pemain muda binaan mereka sukses menunjukkan performa menawan di ajang multi even tersebut.

Setelah nama Andi Faisal Amru mampu mencuri perhatian, kiper M. Syaiful juga sukses melakukan hal serupa. Syaiful menjadi salah satu sosok penting keberhasilan Sulawesi Selatan menembus partai final PON.

Puncak performa terjadi ketika dia mampu tampil mengesankan melawan Sumatera Selatan di babak semifinal. Pada laga itu, Syaiful sukses menjaga gawang Sulsel tetap perawan untuk membantu meraih kemenangan 2-0 atas Sumsel.

Syaiful sendiri juga berstatus sebagai kiper PSM Makassar. Bahkan dia kini menjadi pemain utama Juku Eja di TSC 2016. Tercatat, Syaiful telah mengemas enam laga bersama PSM di TSc 2016.

5 dari 6 halaman

Abdul Azis (Jawa Barat)

5. Abdul Azis (Jawa Barat)

Abdul Aziz juga sukses mencuri perhatian setelah penampilannya bersama Jawa Barat sangat impresif. Abdul yang menjabat sebagai kapten tim mampu memimpin teman-temannya hingga menembus babak final.

Bermain sebagai gelandang bertahan, Abdul Aziz sukses menjadi pemain pertama yang menghalau serangan lawan. Dia juga mampu menjadi jembatan bagi lini belakang dan lini depan Jawa Barat.

Di klub, performa Abdul bersama Persiba juga tak kalah mengesankan. Dia mampu menembus skuat utama Beruang Madu dan tampil menonjol bersama pemain senior semacam Bima Sakti dan Antonio Teles.

Bersama Persiba, Abdul Aziz telah bermain sebanyak 16 pertandingan dan mencetak satu gol dan dua assist. Dia juga berpeluang menghadapi rekannya di Jawa Barat, M. Natshir andai diturunkan pelatih Persiba, Jaino Matos kontra Persib Bandung, akhir pekan nanti.

(Yosef Deny Pamungkas)