Tanpa Ibra, Inter Lebih Oke
Inter Milan ME Gunawan03/02/2010 03:35 | Inter Milan
Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho dalam acara jumpa pers di Beijing, Cina, pada 6 Agustus 2009, sebelum menghadapi Lazio di Piala Super Italia. CHINA OUT/AFP PHOTO
Jose Mourinho (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Sebagian kalangan menilai keputusan Inter Milan yang menjual Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona di bursa transfer musim panas lalu adalah sebuah kesalahan besar. Wajar jika publik berpendapat demikian. Pasalnya, di musim lalu, Ibra, panggilan akrabnya, tampil mengesankan di panggung Serie A Italia; menjadi top skorer kompetisi dengan jumlah perolehan 25 gol.
Namun, di mata pelatih Nerazzurri, Jose Mourinho, keputusan melego Ibra ke Los Blaugrana justru menguntungkan. Mourinho menunjuk dua faktor di balik argumentasinya itu, yakni aspek di dalam dan di luar lapangan. Di musim lalu, Mourinho mendapat kritikan pedas dari media massa Italia yang mengklaim pola permainan Inter terlalu bergantung pada Ibra seorang.
“Realitanya saat sekarang ini tim kami (tanpa Ibrahimovic) mampu bermain dengan lebih baik. Tim ini berhasil menyuguhkan pola permainan sepakbola yang jauh lebih baik dibanding musim lalu,” aku Mourinho dalam wawancaranya dengan situs resmi Nerazzurri seperti yang dikutip Goal.
Mourinho mengaku awalnya ia peduli dengan kemungkinan buruk dan suara negatif menyusul hengkangnya Ibra. Namun, Mourinho menunjuk kebijakan klub pasca-penjualan striker asal Swedia sebagai keputusan yang pantas diacungi jempol.
“Adalah normal jika tim dipertanyakan dan diragukan seperti halnya yang menimpa Inter saat memutuskan menjual Ibrahimovic. Tapi, lihatlah apa yang kami lakukan setelah ia pergi. Klub mampu meraup keuntungan dari penjualannya dan masih dapat menyediakan sejumlah dana untuk membeli pemain baru,” puji Mourinho.(MEG)
Namun, di mata pelatih Nerazzurri, Jose Mourinho, keputusan melego Ibra ke Los Blaugrana justru menguntungkan. Mourinho menunjuk dua faktor di balik argumentasinya itu, yakni aspek di dalam dan di luar lapangan. Di musim lalu, Mourinho mendapat kritikan pedas dari media massa Italia yang mengklaim pola permainan Inter terlalu bergantung pada Ibra seorang.
“Realitanya saat sekarang ini tim kami (tanpa Ibrahimovic) mampu bermain dengan lebih baik. Tim ini berhasil menyuguhkan pola permainan sepakbola yang jauh lebih baik dibanding musim lalu,” aku Mourinho dalam wawancaranya dengan situs resmi Nerazzurri seperti yang dikutip Goal.
Mourinho mengaku awalnya ia peduli dengan kemungkinan buruk dan suara negatif menyusul hengkangnya Ibra. Namun, Mourinho menunjuk kebijakan klub pasca-penjualan striker asal Swedia sebagai keputusan yang pantas diacungi jempol.
“Adalah normal jika tim dipertanyakan dan diragukan seperti halnya yang menimpa Inter saat memutuskan menjual Ibrahimovic. Tapi, lihatlah apa yang kami lakukan setelah ia pergi. Klub mampu meraup keuntungan dari penjualannya dan masih dapat menyediakan sejumlah dana untuk membeli pemain baru,” puji Mourinho.(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
