Sukses

Ancam Mundur, Media Madrid Minta Maaf kepada Pique

Liputan6.com, Madrid - Media Spanyol berbasis di kota Madrid, as akhirnya meminta maaf atas pemberitaan terkait tudingan kepada bek timnas, Gerard Pique sengaja menggunting lambang Spanyol di ujung lengan kaus timnas. Berita ini memancing amarah Pique yang langsung berniat mundur usai Piala Dunia 2018.

Dia mengaku sudah tak tahan menanggung banyaknya kritikan di Spanyol. Padahal, Pique sudah berbuat banyak untuk Spanyol dalam 8 tahun kariernya dengan La Furia Roja.

as sebelumnya menuding ada gerakan anti spanyol dalam tindakan Pique. Apalagi selama ini, Pique terkenal vokal dengan kemerdekaan Katalunya.

Namun belakangan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) membantah tudingan ini. RFEF menyebutkan jika lengan tanpa bendera merupakan jersey versi lengan panjang milik Spanyol.

Pique menggunting lengan panjang agar bisa bergerak lebih bebas. Lagipula, tidak hanya Pique yang memakai jersey dengan lengan yang digunting. Kapten Spanyol, Sergio Ramos pun melakukan hal serupa.
1 dari 2 halaman

Minta Maaf

Editor as, Alfredo Relano secara terbuka meminta maaf atas pemberitaan mengenai Pique. Dia menegaskan, Pique sudah banyak berjasa untuk Spanyol.

"Saya meminta maaf kepada Pique atas terlalu cepatnya berita beredar. Kami biasanya menaikkan berita yang beredar di sosial media," kata Relano seperti dikutip espn.

"Dia selalu menjadi panutan untuk Spanyol, sama seperti pemain Barcelona lainnya di timnas. Barcelona selalu mengirim banyak pemain untuk timnas di sejarahnya. Itu tak bisa dilupakan."

Relano berharap Pique bisa berpikir lebih jernih lagi terkait keputusan mundur. Dia ingin Pique tiru Lionel Messi yang batal mundur bersama Argentina.