Sukses

Prediksi Manchester City Vs Everton: Duel Alumni Barcelona

Liputan6.com, Manchester - Manchester City menjamu Everton di Etihad Stadium, Sabtu (15/10/2016) malam WIB dalam lanjutan Liga Premier Inggris. City punya catatan bagus ketika melawan Everton.

Dalam lima pertandingan terakhir di Etihad Stadium, Manchester Biru belum terkalahkan dari Everton. Tercatat, City meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang saat bersua dengan The Toffees (sebutan Everton).

Namun sayangnya, pelatih City, Pep Guardiola menyadari ada rintangan besar yang harus dilewati Sergio Aguero dan kawan-kawan dalam laga melawan Everton. Banyak pemain City yang kelelahan usai jeda internasional.

"Saya tidak pernah memprioritaskan pertandingan tertentu. Laga berikutnya selalu yang terpenting. Saya akan melihat bagaimana kondisi pemain setelah membela timnas, beberapa dari mereka pulih dengan cepat, yang lainnya butuh waktu lebih,” kata Guardiola, seperti dikutip dari situs resmi klub.

Dalam pertandingan ini, Guardiola akan bertemu kawan lamanya, Ronald Koeman yang kini menjadi manajer Everton. Keduanya pernah satu tim saat masih aktif sebagai pemain di Barcelona pada 1990/91 dan 1994/95.

"Ronald adalah teman baik saya, jadi saya menghargai kata-katanya. Ketika Ronald butuh air, ia akan membangunkan saya dan meminum air saya," kata mantan pelatih Bayern Muenchen tersebut.

"Saya lebih muda jadi saya menghormatinya. Ia bukan hanya sekedar teman sekamar, kami menghabiskan waktu bersama dan ia sangat baik. Tidak hanya di lapangan tapi juga di luar lapangan. Saya belajar banyak dengan memperhatikannya," ucapnya.
1 dari 2 halaman

Prediksi Everton

Sementara itu, Koeman mengaku siap memberikan kekalahan kedua kepada Guardiola sebagai manajer City, meski keduanya saling mengenal. Koeman yakin Everton bisa membungkam City karena memiliki Romelu Lukaku.

Striker Timnas Belgia itu mencetak lima gol dari empat pertandingan di Liga Premier Inggris. Selain itu, Lukaku juga tercatat sudah menciptakan 12 peluang mematikan, satu di antaranya berhasil dimanfaatkan menjadi gol.

"City boleh saya mempunyai Guardiola sebagai manajer, tapi para pemain yang berada di lapangan menjadi penentu akhir pertandingan. Pemain Everton memiliki kualitas untuk mencetak gol," kata Koeman, dikutip dari The Guardian.

Lebih lanjut, manajer asal Belanda itu sudah mengetahui titik lemah Guardiola sebagai manajer. Kelemahan itu bisa dilihat ketika City kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur, dua pekan lalu.

"Saya melihat Tottenham Hotspur melakukan permainan yang fantastis. Mereka tidak membuat kesalahan ketika melakukan transisi. Tapi, City menang dalam duel udara dan serangan balik. Itulah permainan yang disukai Pep sejak dulu," katanya mengakhiri.

Perkiraan susunan pemain:

Manchester City (4-1-4-1): Bravo, Zabaleta, Stones, Otamendi, Kolarov; Fernandinho; Navas, Silva, Gundogan, Nolito, Aguero.

Everton (4-3-3): Stekelenburg; Baines, Williams, Jagielka, Coleman; Barry, Gueye, Cleverley; Bolasie, Lukaku, Barkley.