Sukses

Deretan Rekor yang Pecah di TSC 2016

Liputan6.com, Jakarta - Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo sudah memasuki pekan krusial, yakni ke-24. Berbagai rekor sudah pecah oleh para pemain yang berlaga pada kompetisi sengit ini.

Sampai pekan ke-23 lalu, TSC 2016 terbilang sangat sengit. Total 514 gol tercipta dari 205 pertandingan. Artinya, tiap laga tercipta minimal 2,5 gol dari 18 klub yang bertanding.

Perebutan gelar juara juga masih terbuka lebar. Madura United yang sementara di puncak, dibayangi tiga klub sekaligus, yakni Arema yang berbeda empat angka, serta Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC dengan selisih tujuh poin.

Pelbagai rekor sudah tercipta. Mulai dari gol pertama, sampai pencipta dua digit gol sudah terlihat. Masih sementara memang, tapi setidaknya bisa sedikit menggambarkan panasnya laga TSC.

Untuk itu, Liputan6.com mencoba menyimpulkan lima pemain yang menciptakan rekor di TSC 2016 sejauh ini:

1 dari 6 halaman

Pencetak Gol Pertama

1. Ade Jantra (Pencetak Gol Pertama)

Ade sukses mencatatkan namanya sebagai pencipta gol perdana di TSC 2016. Gol ini dia ciptakan saat melawan Persipura Jayapura 29 April 2016 lalu.

Golnya itu berawal dari umpan manis Andik Rendika Rama dari sisi kiri. Kemudian, Ade dengan percaya diri melepaskan tendangan keras kaki kanan yang menghujam gawang Persipura pada menit ke-18 kala itu.

Kini, Ade juga masih jadi andalan Macan Kemayoran. Dua gol dan dua assists sudah dia berikan sejauh ini. Tekadnya sekarang adalah mengangkat permainan Persija yang sempat terpuruk pada putaran pertama lalu.

2 dari 6 halaman

Pencetak Gol Tercepat

2. Suhandi (Pencetak Gol Tercepat)

PS TNI sukses menghempaskan Persela Lamongan pada laga pekan kesembilan TSC 2016, Minggu(3/7/2016). Selain meraih kemenangan perdananya, yang istimewa ditorehkan pemainnya, Suhandi.

Ya, Suhandi mampu membuat mental bermain Persela drop dengan gol cepatnya yang tercipta saat laga baru berusia 12 detik saja.

Kini pemain kelahiran 29 Oktober 1991 itu sudah mengemas dua gol untuk Laskar Loreng dalam 11 pertandingan. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini juga lumayan memberi kontribusi dengan raihan 85% akurasi umpan.

3 dari 6 halaman

Pencetak Quat-trick Pertama

3. Alberto Goncalves (Pencetak Quat-trick Pertama)

Sriwijaya menjadi klub pertama yang mencetak enam gol di satu pertandingan. Hal itu terjadi ketika Laskar Wong Kito mempermalukan PS TNI dengan skor akhir 6-1 di Stadion Jakabaring yang tercipta pada pekan ke-14 lalu.

Alberto Goncalves kala itu menjadi bintangnya. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak empat gol (quat-trick) di TSC 2016.

Dia juga sudah mengemas hat-trick untuk SFC kala melawan Persegres Gresik United, 13 Oktober kemarin. Catatannya itu kini membawanya melesat ke daftar top skorer TSC 2016 dengan 14 gol.

4 dari 6 halaman

Pemain Pertama yang Cetak 10 Gol

4. Luis Carlos Junior (Pemain Pertama yang Cetak 10 Gol)

Luis Carlos Junior sempat menjadi fenomena tersendiri di TSC 2016. Bukan tanpa alasan, dia menjadi pemain pertama yang cetak dua digit gol, alias 10 gol dalam hanya 9 pertandingan saja.

Penyerang asal Brasil ini juga menjadi pencetak hattrick pertama di TSC. Sejauh ini dia juga sudah dua kali mencetak hat-trick untuk Barito Putera.

Namun demikian, belakangan performa dia menurun. Dalam 13 pertandingan hanya empat gol saja yang diciptakannya. Hal ini berdampak kepada performa klub yang sementara berada di dasar klasemen.

5 dari 6 halaman

Pemain Tertua

5. Bima Sakti (Pemain Tertua)

Bima Sakti Tukiman menjadi pemain tertua yang masih aktif bermain bersama Persiba Balikpapan. Saat ini, dia berusia 40 tahun, 7 bulan, 23 hari.

Dia dipercaya turun oleh Beruang Madu 9 pertandingan. Malahan Bima sudah cetak satu gol. Gol ini terjadi dengan rasa haru kala Persiba mengalahkan Bali United FC 3-1 di Stadion Parikesit, Senin (30/5).

Bima dimasukkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-60, dan selang 12 menit kemudian memperbesar keunggulan Persiba menjadi 3-0. Menjebol gawang lawan melalui sepakan jarak jauh merupakan ciri khas Bima, termasuk ketima memperkuat timnas Indonesia.

(I. Eka Setiawan)