Sukses

Amankan Juara MotoGP 2016, Marquez Siap Ugal-ugalan Lagi

Liputan6.com, Motegi - Fokus dan berhati-hati adalah salah satu kunci Marc Marquez menjuarai MotoGP 2016. Itu karena ia sudah banyak belajar dari kesalahan-kesalahannya di musim lalu. Kini, hasil di tiga balapan tersisa tak akan berpengaruh pada Marquez.

Aksi pembalap Repsol Honda itu di MotoGP 2015 memperlihatkan bahwa dirinya kesulitan menahan egonya, terutama saat ia melakukan overtaking kepada para lawannya. Keberaniannya dalam menyalip terkadang menghadirkan kesialan bagi dirinya sendiri.

Karakter tersebut membuat Marquez enam kali gagal menyentuh garis finis. Sebagian besar insiden tersebut disebabkan karena The Baby Alien terjatuh. Untungnya, pemandangan seperti itu tak lagi terlihat di musim ini.

Hasilnya, pembalap berusia 23 tahun itu sukses memastikan gelar juara dunia usai finis di posisi terdepan pada MotoGP Jepang 2016 di Sirkuit Motegi, Minggu (16/10/2016). Ia juga terbantu dengan kesialan yang menimpa Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

"Sekarang saya pikir Marc Marquez yang lama akan kembali," jawab Marquez saat ditanya mengenai targetnya di tiga balapan tersisa. "Ketika kami memulai musim, kami banyak berjuang. Tahun ini, kami mengubah strategi, saya lebih tenang."

1 dari 2 halaman

Belajar dari Pengalaman

Yang dimaksud Marquez mengenai target di tiga balapan tersisa tentu mengenai gaya balapnya. Jika sejak awal musim ia jauh lebih berhati-hati, kini ia akan kembali memperlihatkan gaya ugal-ugalannya di MotoGP Australia, Malaysia, dan Valencia.

Sejatinya, jumlah lima kemenangan Marquez di musim ini sama seperti yang didapat di musim lalu. Namun, musim ini jauh lebih baik karena Marquez tak pernah kehilangan poin. Ia juga meraih 10 podium dari 14 balapan.

"Tahun ini kami kembali kuat. Itu setelah saya mencoba memahami mengapa saya kehilangan gelar di musim lalu. Terpenting dalam hidup adalah belajar dan saya menggunakan pengalaman itu sebaik mungkin," jelas Marquez.