Sukses

Semen Padang Vs Barito Putera: Misi Jaga Keangkeran Agus Salim

Liputan6.com, Padang - Semen Padang memiliki ambisi  besar saat menjamu Barito Putera pada pekan ke-24 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, Selasa (18/10). Tim asuhan Semen Padang bertekad menjaga keangkeran Stadion H. Agus Salim yang belum tersentuh kekalahan.

Seperti diketahui, Semen Padang tercatat sebagai tim dengan rekor kandang paling menawan. Kabau Sirah sudah mengoleksi 31 poin dari 11 partai kandang.  Mereka meraih 10 kemenangan dan 1 seri alias tak pernah kalah.

Satu-satunya tim yang mampu membawa pulang poin dari Stadion H Agus Salim adalah Persija Jakarta. Pada 3 September lalu, Macan Kemayoran - julukan Persija, berhasil menahan imbang Semen Padang tanpa gol.

Berdasar rekor tersebut, Semen Padang layak diunggulkan saat menjamu Barito. Terlebih Barito memiliki kendala saat bermain tandang. Mereka tak pernah menang dalam 12 lawatan ke kandang lawan dengan perincian 3 seri dan 9 kalah. Bahkan, dalam 7 laga terakhir, Barito tak pernah meraih kemenangan.

Meski begitu, Nilmaizar selaku pelatih Semen Padang, tak mau meremehkan Barito. Bukan apa-apa, tim yang tengah tertekan biasanya mampu tampil mengejutkan karena motivasi mereka akan bertambah.

Keberhasilan Barito menahan imbang 0-0 Persipura Jayapura pada pekan ke-23 membuktikan bahwa mereka memiliki kemauan keras untuk bangkit. Pelatih Yunan Helmi yang menggantikan posisi Mundari Karya mampu memberikan suntikan moral tersendiri.

Nilmaizar meminta kepada para pemainnya untuk mewaspadai striker tajam Barito, Luis Carlos Junior. Penyerang asal Brasil tersebut sejauh ini sudah mencetak 13 gol di TSC 2016. Pada pertemuan pertama yang berakhir imbang 1-1, Luis Carlos adalah pencetak gol bagi barito.

Tugas menjaga Luis Carlos bakal dibebankan kepada defender Cassio de Jesus. Rasanya pekerjaan Semen Padang akan semakin mudah apabila Luis Carlos dimatikan.

Nilmaizar, eks pelatih timnas Indonesia, juga enggan meremehkan Barito. Dia tak ingin hasil seri 0-0 kontra Persija terulang. Saat itu, para pemainnya dinilai terlalu meremehkan lawan yang saat itu memang tengah terpuruk.

Dalam laga nanti, Nilmaizar tetap akan mengandalkan ketajaman Marcel Silva Sacramento. Bomber asal Brasil tersebut memang menjadi sumber ketajaman Kabau Sirah - julukan Semen Padang, dalam menggedor gawang lawan. Hingga saat ini dia sudah mengemas 14 gol. Dalam dua laga kandang terakhir, Marcel Silva berhasil selalu mencetak gol.

1 dari 2 halaman

Prakiraan Susunan Pemain

Fakta Pertandingan
- Semen Padang menjadi satu-satunya tim yang meraih poin paling banyak dalam laga kandang yakni 31 angka.
- Semen Padang tak terkalahkan dalam 11 laga kandang dengan perincian 10 menang dan 1 seri.
- Marcel Silva Sacramento semakin tajam. Dia sudah mengemas 14 gol di TSC 2016.
- Pada pertemuan pertama di kandang Barito, skor berimbang 1-1.
- Barito Putera terkendala dalam laga tandang. Mereka tak pernah menang dalam 12 lawatan ke kandang lawan dengan hasil 3 seri dan 9 kalah.
- Dalam 7 laga terakhir secara beruntun, Barito tak pernah menang.

Head to Head Kedua Tim
17/06/16 Barito Putera 1-1 Semen Padang
30/08/14 Barito Putera 0-0 Semen Padang
05/02/14 Semen Padang 2-0 Barito Putera

5 Laga Terakhir Semen Padang
12/10/16 Semen Padang 2-0 Perseru Serui
08/10/16 Persela Lamongan 0-0 Semen Padang
03/10/16 Semen Padang 3-0 Bali United
17/09/16 Persipura Jayapura 2-0 Semen Padang
09/09/16 PSM Makasar 3-2 Semen Padang

5 Laga Terakhir Barito Putera
13/10/16 Barito Putera 0-0 Persipura Jayapura
09/10/16 Persija Jakarta 3-2 Barito Putera
01/10/16 Barito Putera 1-2 PSM
19/09/16 Gresik United 2-1 Barito Putera
10/09/16 Bhayangkara Surabaya  1-1 Barito Putera

Prediksi Susunan Pemain

Semen Padang : Rivki Mokodompit, Hengki Ardiles, Cassio de Jesus, Agung Prasetyo, Novan Sasongko, Irsyad Maulana, Muamer Svraka, Lee Gil-hoon, Riko Simanjuntak, Marcel Sacramento, Nur Iskandar

Barito Putera: Aditya Harlan, Thierry Gathuessi, Muhammad Roby, Ambrizal, Fathlul Rahman, Lim Jun-sik, Hansamu Yama, Paulo Sitanggang, Adam Alis, Thiago Amaral, Luiz Carlos Junior

(I. Eka Setiawan)