Sukses

Head to Head Antarlini Persija Jakarta Vs Arema Cronus

Liputan6.com, Jakarta Bagi Arema Cronus, laga melawan Persija Jakarta, Selasa (18/10/2016), di pekan ke-24 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, ibarat sebuah keuntungan. Maklum saja, meski berstatus laga tandang, mereka bermain di kandang sendiri yakni Stadion Gajayana, Malang.

Persija memang memilih Gajayana sebagai tempat untuk menggelar laga kandang melawan Arema. Sebelumnya mereka memainkan laga kandang di Stadion Manahan, Solo. Terakhir, mereka bermain di Stadion Pakansari, Cibinong.

Dalam pertemuan pertama, Arema berhasil menang 1-0 berkat gol tunggal Cristian Gonzales. Kini Persija jelas hendak membalas dendam. Mereka yakin bisa melakukannya karena tengah melakoni tren positif.

Di bawah kendali M Zein Alhadad, Persija tak terkalahkan dalam 6 laga terakhir. Bahkan, mereka sanggup mencetak hat-trick kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Laga ini juga ibarat duel pemain bintang. Maklum saja, di setiap lini kedua tim diperkuat pemain bintang. Selain itu, sejumlah pemain timnas Indonesia juga berasal dari kedua tim. Seperti apa duel antarlini Persija vs Arema?

1 dari 5 halaman

Andritany Ardhiyasa vs Achmad Kurniawan

Rasanya tak salah Andritany menjadi kiper utama timnas Indonesia. Maklum saja, penampilannya di TSC 2016 sangat gemilang dan konsisten. Dia tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbanyak yakni 95 kali.

Dari 109 penyelamatan yang dilakukan Persija di TSC 2016, sebanyak 95 kali dilakukan Andritany. Dia adalah kiper yang sangat piawai dalam menghadapi berbagai tembakan. Visinya membaca arah bola sangat brilian.

Selain itu, Andritany juga tercatat memiliki refleks yang cukup cepat setiap menghadang tembakan lawan.

Menariknya, dia akan adu kepiawaian dengan kiper gaek Arema, Achmad Kurniawan. Meski sudah gaek dan tubuhnya telah tambun, AK - sapaannya, masih memiliki kemampuan yang gemilang. Menjadi pengganti Kurnia Meiga yang cedera dalam 5 laga terakhir, gawang Arema tak pernah kebobolan alias selalu clean sheet.

AK masih memiliki keberanian berduel dengan striker lawan saat berebut bola. Dia pun masih dibekali kemampuan apik dalam membaca arah bola dan melakukan keputusan yang tepat.


2 dari 5 halaman

Gunawan Dwi Cahyo vs Hamka Hamzah

Duel menarik terjadi di lini bekalang. Dua pemain akan saling menghadapi eks klubnya. Gunawan Dwi Cahyo di Persija pernah berkostum Arema. Sementara Hamka Hamzah juga pernah berseragam Persija.

Hamka bisa dibilang jadi sosok terbaik di lini belakang Singo Edan. Performanya itu berhasil membuat pertahanan Arema di TSC 2016 sangat kokoh.

Catatan statistiknya juga terbilang apik. Dia berhasil melakukan 59 persen tekel sukses dan 84 persen menang dalam duel udara. Tentu catatan itu menjadi nilai plus bagi pemain yang memegang ban kapten untuk Singo Edan ini. Apalagi dia juga cukup subur sebagai defender, yakni mencetak 3 gol dan melengkapinya dengan 2 assists.

Bisa dibilang Hamka akan adu kekokohan dan ketajaman dengan Gunawan. Maklum saja, Gunawan justru tercatat sebagai top skorer Persija meski posisinya adalah defender. Dia sudah mengemas 4 gol dan menghiasinya dengan 1 assists.

Tercatat, Gunawan mampu melakukan 57 persen tekel sukses dan memiliki akuasi operan mencapai 86 persen. Gunawan bahkan menjadi penentu kemenangan saat Persija menang 2-1 atas Perseru Serui dan menang 2-1 atas PS TNI.

3 dari 5 halaman

Hong Soon Hak vs Raphael Maitimo

Duel di lini tengah bakal sangat seru. Itu tak lepas keberadaan Hong Soon Hak di Persija dan Raphael Maitimo di Arema. Keduanya adalah jenderal lapangan tengah di masing-masing tim.

Soon Hak berfungsi sebagai filter serangan lawan di lini tengah. Permainannya sangat elegan karena dia bermain lebih kalem. Dia tak terlau sering melakukan tekel. Tercatat persentase tekel sukses hanya 43 persen.

Peran Soon Hak lebih pada distributor bola. Dialah yang bertugas membagi bola usai mendapat operan dari belakang. Akurasi operannya mencapai 79 persen. Soon Hak juga memiliki kemampuan dalam melepaskan tembakan jarak jauh. Upayanya tersebut telah membuahkan 2 gol.

Sementara itu, bersama Arema, Maitimo bak jenderal lapangan tengah. Andilnya memang sangat besar sejauh ini. Bermain 20 pertandingan, mantan pemain Persija ini sukses mencatatkan satu gol dan empat assists untuk Arema. Catatan statistiknya juga mentereng, dengan melakukan 81 persen  akurasi umpan dan 100 persen giringan bola.

Dalam bertahan, Maitimo juga apik. Dia melakukan 68% tekel. Dia juga memiliki peran sebagai distirbutor bola. Tercatat dia melakukan akurasi operan mencapai 81 persen.


4 dari 5 halaman

Greg Nwokolo vs Cristian Gonzales

Bagi penyerang baru Persija yang digaet pada putaran kedua, Greg bisa dibilang bakal bereuni dengan Arema. Maklum saja, dia pernah berkostum Singo Edan. Jelas, dia bakal diandalkan untuk bisa menjebol gawang mantan timnya karena sedikit banyak paham kelemahan Arema.

Performa Greg sejauh ini cukup menawan bersama Persija. Dari 5 laga, dia sanggup mencetak 2 gol. Akurasi tembakannya mencapai 54 persen. Dia membuat lini depan Persija makin kreatif dan tajam. Jiwanya memang bisa dibilang sangat Persija.

Greg bakal adu ketajaman dengan "El Loco" Gonzales. Mantan partnernya di lini depan Arema itu kini menjadi musuhnya. El Loco sendiri adalah penyerang tua-tua keladi.

Sempat dianggap sudah habis, El Loco menunjukkan bahwa ketajamannya tak pernah luntur meski sudah uzur. Pengalamannya membuktikan bahwa sebagai penyerang tak perlu usia muda dan fisik prima.

Dia tercatat sebagai top skorer Arema dengan 9 gol meski akurasi tembakannya hanya 49%. Penempatan posisi dan isnting El Loco masih sangat menawan. Dia bisa membahayakan gawang lawan dalam setiap posisi di area pernalti lawan. Terakhir, dia mencetak satu gol saat Arema menang 2-0 atas PSM Makassar.