Arema Perkokoh Singgasana

on Feb 18, 2010 at 17:25 WIB

Liputan6.com, Malang: Arema Indonesia semakin mengokohkan diri di puncak klasemen sementara Indonesia Super League setelah memenangkan derby Jawa Timur. Arema menunjukkan kelasnya dengan menggasak Persik Kediri tiga gol tanpa balas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, Kamis (18/2) petang.

Kekalahan pahit bagi Agus Yuwono di partai debutnya sebagai pelatih Persik menggantikan Gusnul Yakin. Tiga gol yang memperlebar jarak Arema dengan Persipura Jayapura di urutan kedua jadi tujuh poin dihasilkan Noh Alam Shah, Roman Chmelo dan Pierre Njanka.

Persik memberi ancaman pertama walau lebih banyak ditekan. Tendangan Patricio ‘Pato’ Morales membentur mistar di menit ke-18, namun hakim garis sudah mengangkat bendera tanda offside. Kebuntuan serangan Arema yang kurang koordinasi dipecahkan dipecahkan duo Singapura pada menit ke-23. Umpan terobosan Mohamad Riduan diselesaikan dengan dingin kompatriotnya, Noh Alam Shah. 1-0 untuk "Tim Singo Edan".

Arema tetap menekan, namun sesekali serangan yang dibangun Persik juga membahayakan gawang tuan rumah. Satu kesempatan emas "Tim Macan Putih" di menit ke-42 dibuang percuma Amarildo Souza. Tendangan kaki kirinya hanya menerpa jala samping walau berdiri bebas.

Babak kedua berlalu lima menit, peluang emas dari Pato Morales nyaris berbuah gol balasan. Sundulan Pato Morales yang menyambut umpan silang Mahyadi Panggabean menaklukkan kiper Kurnia Mega, tapi bola bisa disapu salah satu bek Arema tepat sebelum melewati garis gawang. Menit ke-54, Alam Shah ditarik keluar karena hidungnya berdarah dan lebam di mata kiri setelah bertabrakan dengan pemain lawan.

Pada menit ke-63 tendangan bebas akurat berbahaya dari Pato Morales kembali mengancam. Tapi tendangan itu bisa ditepis kiper muda Arema, Kurnia Mega. Arema memanfaatkan tingginya emosi pemain Persik yang frustasi. Tujuh menit sebelum waktu normal berakhir Roman Chmelo memastikan kemenangan Arema melalui tendangan bebas kaki kirinya.

Kegembiraan Aremania dilengkapi gol penalti Pierre Njanka. Mantan stopper Persija Jakarta itu menuntaskan eksekusi setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran pemain veteran Persik, Harianto, terhadap Muhamad Fakhrudin di dalam kotak terlarang. Kekalahan ini menegaskan Persik di urutan 15 dengan 22 poin.(DIM)
Suka artikel ini?

0 Comments