Galliani Tak Akan Membelot ke Juventus
AC Milan Dimas Ramadani19/02/2010 22:35 | AC Milan
Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, sedang berbicara di hadapan waratawan di Milan, 7 November 2008. AFP PHOTO/DAMIEN MEYER
Adriano Galliani (© AFP 2008)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Adriano Galliani menegaskan tidak akan menanggalkan jabatanya selaku Chief Executive Officer (CEO) dan Wakil Presiden AC Milan. Galliani membantah telak rumor yang menyatakan bahwa dirinya akan membelot ke Juventus atau klub lain dan kabar bahwa hubungannya dengan Silvio Berlusconi, patron Milan, sudah tidak lagi harmonis.
Il Riformista, salah satu situs berita di Italia, dan beberapa media massa lain “Negeri Piza” mengklaim Galliani akan meninggalkan San Siro. Pria paruh baya berkepala plontos itu dikatakan sudah tidak lagi sejalan dengan Berlusconi setelah sang patron mengkritik kebijakan klub menyoal transfer Amantino Mancini dari Inter Milan.
“Saya dengan tegas membantah pemberitaan Il Riformista yang mengklaim bahwa saya akan bergabung dengan Juventus atau Real Madrid,” jelas Galliani. “Saya juga membantah pemberitaan yang menyatakan hubunganku dengan Silvio Berlusconi menegang. Saya pribadi loyal yang sudah bekerja bersama sang Presiden Klub selama 30 tahun.”
Kabar mengenai retaknya hubungan Galliani dan Berlusconi terjadi di awal bulan lalu. Berlusconi membeberkan ke publik kritiknya terhadap rekrutmen Mancini, bek sayap kiri asal Brasil. Berlusconi menganggap rekrutmen itu mubazir karena yang dibutuhkan Milan saat ini adalah penambahan striker dan stopper.
Hubungan itu kian tegang setelah Rossoneri untuk pertama kali dipermalukan Manchester United di kandangnya, Rabu lalu. Galliani tidak terima dengan kritik dari Berlusconi. Il supremo menyatakan bahwa Milan punya kapabilitas menjuarai Liga Champions, tapi jika saja tepat dalam menempatkan pemain.
Galliani sudah mengabdi di Milan sejak 1986, saat Milan berevolusi setelah dimiliki Berlusconi. Ia menjadi tangan kanan dan memimpin Milan sepenuhnya saat konsentrasi Berlusconi dilimpahkan untuk jabatan prestisiusnya sebagai Perdana Menteri Italia.(DIM)
Il Riformista, salah satu situs berita di Italia, dan beberapa media massa lain “Negeri Piza” mengklaim Galliani akan meninggalkan San Siro. Pria paruh baya berkepala plontos itu dikatakan sudah tidak lagi sejalan dengan Berlusconi setelah sang patron mengkritik kebijakan klub menyoal transfer Amantino Mancini dari Inter Milan.
“Saya dengan tegas membantah pemberitaan Il Riformista yang mengklaim bahwa saya akan bergabung dengan Juventus atau Real Madrid,” jelas Galliani. “Saya juga membantah pemberitaan yang menyatakan hubunganku dengan Silvio Berlusconi menegang. Saya pribadi loyal yang sudah bekerja bersama sang Presiden Klub selama 30 tahun.”
Kabar mengenai retaknya hubungan Galliani dan Berlusconi terjadi di awal bulan lalu. Berlusconi membeberkan ke publik kritiknya terhadap rekrutmen Mancini, bek sayap kiri asal Brasil. Berlusconi menganggap rekrutmen itu mubazir karena yang dibutuhkan Milan saat ini adalah penambahan striker dan stopper.
Hubungan itu kian tegang setelah Rossoneri untuk pertama kali dipermalukan Manchester United di kandangnya, Rabu lalu. Galliani tidak terima dengan kritik dari Berlusconi. Il supremo menyatakan bahwa Milan punya kapabilitas menjuarai Liga Champions, tapi jika saja tepat dalam menempatkan pemain.
Galliani sudah mengabdi di Milan sejak 1986, saat Milan berevolusi setelah dimiliki Berlusconi. Ia menjadi tangan kanan dan memimpin Milan sepenuhnya saat konsentrasi Berlusconi dilimpahkan untuk jabatan prestisiusnya sebagai Perdana Menteri Italia.(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
