Tidak Mudah dan Sulit

Patrice Evra
ME Gunawan
02/03/2010 01:21 | Timnas Prancis
Tidak Mudah dan Sulit
Bek kiri Timnas Prancis, Patrice Evra ketika berlatih di Clairefontaine, Paris, 11 November 2009, jelang partai play-off Piala Dunia 2010. AFP PHOTO/FRANCK FIFE
Patrice Evra (© AFP 2009)

Liputan6.com, Zurich: Tak ada yang menampik jika kiwari Patrice Evra merupakan nama yang wajib dicantumkan dalam starting line up Manchester United dan Prancis. Musim lalu, bek kiri kelahiran Senegal berusia 28 tahun itu dinobatkan sebagai pemain terbaik di posisinya dalam 2009 FIFA/FIFPro World XI Awards.

Meski telah mengantongi gelar premiership tiga kali dan sekali trofi Liga Champions, Evra belum pernah meraih prestasi di level internasional. Memulai debutnya bersama Les Blues, julukan Prancis, pada 18 Agustus 2004, mantan bek AS Monaco ini gagal tampil di Piala Dunia (PD) 2006 karena kalah bersaing dengan Mikael Silvestre, Eric Abidal, dan Gael Clichy. Penampilannya Juni nanti di PD 2010 merupakan kesempatan kedua bagi Evra setelah gagal total bersama Patrick Vieira dkk di ajang Euro 2008 yang berlangsung di Austria-Swiss.

Setelah tampil tertatih-tatih dan nyaris tersingkir, Prancis akhirnya bisa melenggang ke Afrika Selatan (Afsel) melalui jalur “pintu belakang” alias babak play-off. Karenanya, wajar jika Prancis terlempar dari pot pertama alias unggulan. Beruntung, dari hasil drawing, Les Bleus terhindari dari pertemuan dengan tim-tim raksasa dan “hanya” akan berduel dengan Afsel, Meksiko, dan Uruguay.

Berikut wawancara Evra dengan FIFA.com seputar penampilannya bersama The Red Devils dan peluang Prancis di turnamen akbar Juni nanti.

Patrice, Anda dipilih oleh rekan-rekan Anda untuk menempati salah satu posisi dalam FIFA/FIFPro World XI 2009. Apa yang Anda rasakan?
Satu kehormatan bagi saya. Rasanya benar-benar menyenangkan, apalagi yang memilih adalah rekan-rekan pemain. Saya hanya bisa berterima kasih atas pilihan mereka dan berharap dapat tampil konsisten.

Penghargaan itu diberikan atas kiprah Anda yang luar biasa pada 2009. Adakah momen yang menonjol?
Salah satu momen terburuk adalah kekalahan dari Barcelona di final Liga Champions. Itulah yang sampai sekarang masih teringat dalam benak saya. Memang benar di musim itu saya berhasil meraih gelar Liga Premier dan Carling Cup. Namun, menuai kekalahan di laga tersebut sangat besar dampaknya.

Kira-kira apa yang membuat MU gagal mempertahankan gelar tersebut?
Alasan utamanya Barcelona bermain luar biasa. Tapi, yang membuat saya frustasi adalah kami gagal menunjukkan permainan yang sebenarnya. Kami terlalu percaya diri dan melempem.

Lalu, apa yang menjadi target Anda di tahun 2010?
Setiap musim ambisi kami tetap sama, memenangi gelar di semua kompetisi. Di MU, meraih satu trofi belum cukup. Kami diwajibkan untuk menggondol lebih dari satu gelar. Tahun ini, target kami adalah meraih gelar premiership empat kali secara beruntun, yang mana bakal menjadi rekor baru. Tapi, kami pun berharap dapat kembali memboyong trofi Champions. Sebab, bagi kami kekalahan tahun lalu masih terasa sangat menyesakkan. Bagi saya pribadi, saya ingin meraih gelar itu tiga kali (Evra pernah memenanginya bersama Monaco pada 2004).

Beralih ke PD 2010. Penampilan Prancis di kualifikasi terbilang buruk. Di babak play-off pun nyaris tersingkir. Apa yang Anda dapatkan dari pengalaman itu?
Saya lebih suka berbicara tentang masa depan. Fokus kami saat ini, terbang ke Afrika dan meraih gelar juara. Memang benar kami lolos kualifikasi lewat jalan belakang. Tapi, yang penting sekarang ini kami akan tampil di putaran final. Lagipula, saya bangga bisa tampil di event tersebut, sebab saya mempunyai darah Afrika (Senegal). Saya pun tahu Prancis bakal mendapat dukungan. Saya pikir publik Afrika senang melihat kami lolos ke PD 2010.

Dalam undian di Cape Town, Prancis tergabung dalam Grup A bersama-sama Meksiko, Uruguay, dan Afsel. Apa komentar Anda ketika Anda bertanding dengan tim tuan rumah?
Satu kehormatan bertanding melawan tuan rumah. Saya kira bakal ada atmosfir luar biasa saat partai itu digelar. Tekanan ada di mereka. Sebab, mereka wajib tampil baik di depan pendukungnya sendiri. Akan jadi partai sulit.

Apa pendapat Anda tentang hasil undian? Anda setuju jika grup ini justru bakal menyulitkan Prancis?
PD selalu spesial. Setiap pemain akan tampil demi kebanggaan negaranya masing-masing dan berambisi meraih gelar juara. Jadi, setiap lawan tentunya sulit untuk dihadapi. Tapi, tidak bisa dibantah lagi jika hasil undian bisa saja menyulitkan kami (bergabung dengan tim-tim unggulan). Namun demikian, grup ini pun tidak mudah. Meksiko selalu tampil bagus di ajang PD. Afsel bakal berjuang keras untuk lolos dari babak penyisihan grup, sementara Uruguay terkenal dengan tradisinya yang sulit ditaklukkan. Apapun pendapat orang, bagi saya grup ini bukan gup yang ringan. Bahkan, jika Prancis gagal tampil dengan performa terbaik, bisa jadi kami tersingkir!

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
okhAgsfUxxx | gmmxxx@thyxxx.com| 2012-01-27 00:53:05
hLrIZF cliasesdftjm
WeuVaDAznPwSoxxx | physxxx@pxxx.ubc| 2012-01-24 21:04:33
Hey, that's the graetset! So with ll this brain power AWHFY?

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
RD: Target Saya Medali Emas
SEA Games 2011

RD: Target Saya Medali Emas  

Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola

Manchester United vs Liverpool

Duel sengit dan panas bakal tersaji di Old Trafford, Sabtu, 11 Februari 2012. Manchester United kembali kedatangan musuh bebuyutannya Liverpool.
MU menang
Imbang
Liverpool menang