Baku Tekel di Olimpico!
Jelang Roma vs Milan Dimas Ramadani06/03/2010 03:07 | Serie A Italia
Penyerang AC Milan, Ronaldinho (kiri) berduel dengan bek AS Roma, Philippe Mexes dalam partai Serie A pada 18 Oktober 2009 di San Siro, Milan. AFP PHOTO/Damien Meyer
Liputan6.com, Roma: Baku tekel antara AS Roma dan AC Milan tidak terhindarkan. Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (6/3) waktu setempat, menjadi gelanggangnya. Tiga poin menjadi target yang ogah dilepas kedua tim dalam upaya menjaga persaingan dengan Inter Milan dalam perburuan Scudetto. Penting, ya partai yang sangat penting.
Giallorossi sedang limbung. Laju sembilan kemenangan beruntun di semua ajang terhenti. Roma kalah dua kali dari Panathinaikos yang menyebabkan mereka tersingkir dari Europa League. Di partai terakhir Serie A, tim besutan Claudio Ranieri ditahan seri Napoli 2-2. Karena tidak mampu meraup poin penuh Roma kembali harus menyerahkan posisi runner-up di klasemen kembali kepada Milan.
Hingga giornata ke-26, Roma berada di urutan ketiga dengan 51 poin. Milan tepat di atas mereka dengan keunggulan tiga poin. Inter sendiri kokoh memimpin dengan koleksi 58 poin. Meski berulang kali menyatakan tidak berambisi, tim mana yang menolak Scudetto jika ada kans merengkuhnya?
Posisi kedua di klasemen akhir juga mengantongi jaminan langsung berlaga di putaran utama Liga Champions tanpa harus melewati babak kualifikasi. Kekalahan dari Milan bisa menggagalkan rencana manis itu. Tapi Roma punya jejak rekam bagus jika bermain di depan suporternya. Total 11 lawan diberangus dari 13 partai kandangnya di Serie A. Sayang Francesco Totti dipastikan tidak bisa bermain.
Milan menerima kabar baik jelang partai ini. Alexandre Pato berangsur pulih dari cedera dan siap bermain menghadapi Manchester United pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Meski belum bisa bermain di Olimpico, kabar tersebut jelas menimbulkan tambahan motivasi dan kepercayaan diri.
Selain Pato, Leonardo juga tidak bisa menurunkan Clarence Seedorf. Thiago Silva juga diragukan karena cedera. Permainan Ronaldinho akan sangat memengaruhi hasil yang akan dibawa Milan. Milan juga punya rekor yang tidak terlalu buruk dalam partai tandangnya. Rossoneri sukses memenangkan tujuh pertandingan dari 13 pertandingan.
Head to head:
19-10-2009 Serie A: Milan 2 – 1 Roma
24-05-2009 Serie A: Milan 2 – 3 Roma
12-01-2009 Serie A: Roma 2 – 2 Milan
16-03-2008 Serie A: Roma 2 – 1 Milan
28-10-2007 Serie A: Milan 0 – 1 Roma
01-04-2007 Serie A: Roma 1 – 1 Milan
Prakiraan susunan pemain:
Roma: Julio Sergio; Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Pizarro, De Rossi; Taddei, Perrotta, Vucinic; Toni.
Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski; Flamini, Pirlo, Ambrosini; Mancini, Borriello, Ronaldinho.
Prediksi:
Roma 55-45 Milan
Giallorossi sedang limbung. Laju sembilan kemenangan beruntun di semua ajang terhenti. Roma kalah dua kali dari Panathinaikos yang menyebabkan mereka tersingkir dari Europa League. Di partai terakhir Serie A, tim besutan Claudio Ranieri ditahan seri Napoli 2-2. Karena tidak mampu meraup poin penuh Roma kembali harus menyerahkan posisi runner-up di klasemen kembali kepada Milan.
Hingga giornata ke-26, Roma berada di urutan ketiga dengan 51 poin. Milan tepat di atas mereka dengan keunggulan tiga poin. Inter sendiri kokoh memimpin dengan koleksi 58 poin. Meski berulang kali menyatakan tidak berambisi, tim mana yang menolak Scudetto jika ada kans merengkuhnya?
Posisi kedua di klasemen akhir juga mengantongi jaminan langsung berlaga di putaran utama Liga Champions tanpa harus melewati babak kualifikasi. Kekalahan dari Milan bisa menggagalkan rencana manis itu. Tapi Roma punya jejak rekam bagus jika bermain di depan suporternya. Total 11 lawan diberangus dari 13 partai kandangnya di Serie A. Sayang Francesco Totti dipastikan tidak bisa bermain.
Milan menerima kabar baik jelang partai ini. Alexandre Pato berangsur pulih dari cedera dan siap bermain menghadapi Manchester United pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Meski belum bisa bermain di Olimpico, kabar tersebut jelas menimbulkan tambahan motivasi dan kepercayaan diri.
Selain Pato, Leonardo juga tidak bisa menurunkan Clarence Seedorf. Thiago Silva juga diragukan karena cedera. Permainan Ronaldinho akan sangat memengaruhi hasil yang akan dibawa Milan. Milan juga punya rekor yang tidak terlalu buruk dalam partai tandangnya. Rossoneri sukses memenangkan tujuh pertandingan dari 13 pertandingan.
Head to head:
19-10-2009 Serie A: Milan 2 – 1 Roma
24-05-2009 Serie A: Milan 2 – 3 Roma
12-01-2009 Serie A: Roma 2 – 2 Milan
16-03-2008 Serie A: Roma 2 – 1 Milan
28-10-2007 Serie A: Milan 0 – 1 Roma
01-04-2007 Serie A: Roma 1 – 1 Milan
Prakiraan susunan pemain:
Roma: Julio Sergio; Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Pizarro, De Rossi; Taddei, Perrotta, Vucinic; Toni.
Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski; Flamini, Pirlo, Ambrosini; Mancini, Borriello, Ronaldinho.
Prediksi:
Roma 55-45 Milan
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

