Sukses

Prediksi Barcelona Vs Madrid: Persaingan Abadi La Liga

Liputan6.com, Barcelona - Laga krusia La Liga terjadi di pekan ke-14, antara Barcelona dan Real Madrid di Stadion Camp Nou, Sabtu (3/12/2016). Itu merupakan pertempuran El Clasico pertama di musim ini, sekaligus menjadi persaingan abadi di level elite Liga Spanyol ini.

Secara umum, tim tamu Madrid lebih diunggulkan dalam pertemuan kali ini. Tim berjuluk Los Blanco situ tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan di liga domestik. Atau secara keseluruhan belum kalah dalam 30 laga di semua kompetisi. Sedangkan Barcelona sudah menelan dua kekalahan dan hanya dua kali menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.

Dalam data yang dimiliki Liputan6.com, laga nanti merupakan pertemuan ke-206 keduanya di semua kompetisi. Kendati demikian, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menilai laga nanti bukanlah penentuan gelar juara musim ini. Selain baru menghabiskan 13 pertandingan, Barcelona dengan Madrid hanya berselisih enam poin.

“Apa pun hasilnya, saya tidak berpikir siapa pun bisa mengatakan itu (Clasico) yang menentukan. Nanti pertandingan ke-14 musim ini. Jelas Madrid bisa memimpin dengan sangat menarik, tapi apa pun hasil yang saya tidak berpikir itu akan menjadi penentu di liga,” kata Enrique di Soccerway.

Kendati demikian, Enrique mengaku tidak memiliki antisipasi kejutan taktik dari Madrid. Mantan pelatih Celta Vigo itu hanya berharap tuan rumah bisa menguasai pertandingan nanti. Sekaligus berharap Andres Iniesta yang sudah berlatih bersama skuat dapat dimainkan dalam laga tersebut.

Meski mendapat kritik dalam beberapa pekan terakhir karena permainan yang tidak konsisten, Enrique menilai timnya harus memenangi pertandingan nanti. Tim berjuluk Blaugrana ini perlu memangkas jarak dengan Madrid.

“Pertandingan ini kesempatan untuk mengalahkan Madrid dan untuk lebih dekat ke puncak klasemen, tidak lebih. Sangat penting memenangi Clasico, karena mereka adalah lawan langsung dengan aspirasi yang sama seperti kami. Tapi, akan selalu ada kritik meski memenangi pertandingan ini,” Enrique menuturkan.

1 dari 3 halaman

Madrid Jaga Momentum

Sementara, Madrid tentu tidak ingin melepaskan momentum mereka yang tengah dalam kondisi terbaik. Meski tim tamu akan kehilangan Gareth Bale dan Alvaro Morata  dalam laga penting tersebut, sedangkan Toni Kroos masih diragukan. Kemenangan bukan tidak mungkin membuat pasukan Zinedine Zidane itu mengakhiri dominasi Barca di La Liga.

Zidane menyadari, Barcelona selalu menjadi lawan sulit. Karena itu, meski sempat naik-turun, pelatih asal Prancis itu tetap menilai Barcelona tidak memiliki kelemahan. Zidane juga membantah timnya dalam posisi unggul untuk Clasico di Camp Nou.

“Posisinya 50-50. Kami telah mempelajari Barcelona, dan mereka tidak memiliki titik lemah, mereka tim yang sangat kuat. Kami mengharapkan laga yang sulit, melawan tim besar. Tapi kami telah mempersiapkan untuk itu, dan siap. Kami hanya berpikir tentang menempatkan kinerja yang baik,” ujar Zidane yang menilai timnya tidak berpikir tentang menang dan kalah.

2 dari 3 halaman

Susunan Pemain


Lapangan Barcelona vs Madrid