Valencia Diredam Racing
Pekan Ke-25 La Liga Dimas Ramadani09/03/2010 04:52 | La Liga Spanyol
Reaksi kekecewaan striker Valencia, David Villa pada partai La Liga menghadapi Racing Santander di Estadio Mestalla, Valencia, 8 Maret 2010. AFP PHOTO/JOSE JORDAN
Liputan6.com, Valencia: Upaya Valencia menguatkan pijakan di peringkat ketiga menemui kendala. Kesempatan itu disia-siakan Los Che yang ditahan tanpa gol Racing Santander di Estadio Mestalla, Valencia, Senin (8/3) atau Selasa dini hari WIB. Menjelang pertandingan usai Valencia bahkan harus kehilangan David Navarro.
Valencia sedianya memiliki kesempatan menguatkan cengkeraman untuk tiket otomatis menuju babak utama Liga Champions. Jika menang Valencia unggul enam poin dari Real Mallorca dan Sevilla. Tapi Racing menegaskan sebagai lawan yang alot untuk ditundukkan di Mestalla yang dikenal angker. Dari kemungkinan 12 poin, Racing membawa pulang 10 poin.
Satu poin ini menjadi kisah sukses tersendiri bagi tim besutan Miguel Angel Portugal. David Villa yang memimpin serangan Valencia tercatat mengantongi dua peluang bagus. Pertama, pada menit ke-18, ketika sudah berhadapan dengan Fabio Coltorti, kiper Racing. Peluang kedua lebih apes lagi, karena tendangannya menerpa tiang gawang.
Juan Mata juga menghamburkan peluang yang didapatnya pada menit ke-34. Racing tidak mampu berbicara banyak di babak pertama. Tapi, begitu usai interval, Racing kelihatan mulai menekan pertahanan tuan rumah. Peluang Sergio Canales yang calon pemain Real Madrid lewat tendangan kaki kirinya bisa digagalkan Miguel Moya.
Di menit ke-56, Moya juga menggagalkan peluang dari Papakouli Diop. Canales mengancam melalui tendangan voli, tapi kembali diselamatkan Moya. Kekecewaan Valencia kian lengkap setelah Navarro menerima kartu kuning keduanya di menit ke-87 akibat handball.
Valencia menempati tempat ketiga dengan poin 47 poin atau unggul empat poin dari Mallorca dan Sevilla. Dengan koleksi 26 poin, jumlah yang surplus enam poin dari zona degradasi, Racinguistas menempati peringkat ke-16.
Susunan pemain:
Valencia: Moya; Angel, Navarro (kk, km), Alexis, Johnson; Maduro (kk) (Joaquin 72), Baraja, Silva (Alejandro Dominguez 59 (kk)), Pablo (Manuel Fernandes 72), Mata; Villa.
Racing: Coltorti; Oriol, Henrique (kk), C. Fernandez, Pinillos (kk); Colsa, Papa Diop (Mehdi 83), Serrano (Munitis 45), Manuel Arana (kk) (Moral 68 (kk)), Canales; Tchite.
Wasit: Javier Alvarez.
(DIM)
Valencia sedianya memiliki kesempatan menguatkan cengkeraman untuk tiket otomatis menuju babak utama Liga Champions. Jika menang Valencia unggul enam poin dari Real Mallorca dan Sevilla. Tapi Racing menegaskan sebagai lawan yang alot untuk ditundukkan di Mestalla yang dikenal angker. Dari kemungkinan 12 poin, Racing membawa pulang 10 poin.
Satu poin ini menjadi kisah sukses tersendiri bagi tim besutan Miguel Angel Portugal. David Villa yang memimpin serangan Valencia tercatat mengantongi dua peluang bagus. Pertama, pada menit ke-18, ketika sudah berhadapan dengan Fabio Coltorti, kiper Racing. Peluang kedua lebih apes lagi, karena tendangannya menerpa tiang gawang.
Juan Mata juga menghamburkan peluang yang didapatnya pada menit ke-34. Racing tidak mampu berbicara banyak di babak pertama. Tapi, begitu usai interval, Racing kelihatan mulai menekan pertahanan tuan rumah. Peluang Sergio Canales yang calon pemain Real Madrid lewat tendangan kaki kirinya bisa digagalkan Miguel Moya.
Di menit ke-56, Moya juga menggagalkan peluang dari Papakouli Diop. Canales mengancam melalui tendangan voli, tapi kembali diselamatkan Moya. Kekecewaan Valencia kian lengkap setelah Navarro menerima kartu kuning keduanya di menit ke-87 akibat handball.
Valencia menempati tempat ketiga dengan poin 47 poin atau unggul empat poin dari Mallorca dan Sevilla. Dengan koleksi 26 poin, jumlah yang surplus enam poin dari zona degradasi, Racinguistas menempati peringkat ke-16.
Susunan pemain:
Valencia: Moya; Angel, Navarro (kk, km), Alexis, Johnson; Maduro (kk) (Joaquin 72), Baraja, Silva (Alejandro Dominguez 59 (kk)), Pablo (Manuel Fernandes 72), Mata; Villa.
Racing: Coltorti; Oriol, Henrique (kk), C. Fernandez, Pinillos (kk); Colsa, Papa Diop (Mehdi 83), Serrano (Munitis 45), Manuel Arana (kk) (Moral 68 (kk)), Canales; Tchite.
Wasit: Javier Alvarez.
(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
Wayne Rooney
Mencoba Mengukir Sejarah
Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

