Lyon Singkirkan Madrid
Babak 16 Besar Liga Champions Dimas Ramadani11/03/2010 04:38 | Babak 16 Besar Liga Champions
Para pemain Lyon merayakan gol penyeimbang 1-1 saat menghadapi Real Madrid dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu. AFP PHOTO/Pedro ARMESTRE
Madrid vs Lyon (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Madrid: Mimpi Real Madrid tampil pada partai final Liga Champions di Estadio Santiago Bernabeu yang notabene kandang mereka harus dikubur. Klub raksasa Spanyol itu terjungkal setelah ditahan seri 1-1 Olympique Lyonnais pada leg kedua babaik 16 besar di Bernabeu, Rabu (10/3) atau Kamis dini hari WIB.
Madrid pantas optimis setelah unggul cepat melalui gol Cristiano Ronaldo. Akan tetapi gol tersebut diimbangi Miralem Pjanic. Lyon dengan begitu melangkah berkat keunggulan agregat 2-1. Hasil itu membuat Madrid untuk keenam kalinya berturut-turut gagal mencapai babak perempat final.
Madrid memulai laga dengan gemilang. Pertandingan bergulir 16 detik kiper Lyon, Hugo Lloris dituntut waspada. Lloris sudah harus beraksi ketika menggagalkan tembakan Kaka. Madrid kemudian unggul yang menyamakan agregat jadi 1-1 di menit keenam. Umpan Guti dituntaskan sepakan mendatar Ronaldo.
Momentum dipegang tim racikan Manuel Pellegrini. Hingga 25 menit Madrid tidak cukup beruntung gagal menggandakan keunggulan mereka. Kaka, Ronaldo dan Gonzalo Higuain silih berganti membuang peluang. Satu peluang milik Higuain menerpa tiang gawang. Lloris juga berperan besar bagi rasa frustasi Higuain ketika menyelamatkan tendangan striker Argentina itu.
Perubahan diterapkan Claude Puel, pelatih Lyon, di masa istirahat dengan memasukkan Maxime Gonalons dan Kim Kallstrom. Strategi ini memberi perubahan berarti bagi permainan Les Gones di babak kedua. Tidak lama setelah pertandingan dilanjutkan kembali dundulan Gonalons menerpa mistar. Sidney Govou mengancam pada menit ke-52, setelah sebelumnya Lisandro Lopez mengetes kesigapan Iker Casillas.
Los Merengues menguasai ball-possession, namun Lyon kerap mengancam melalui serangan balik nan cepat. Lyon mengubur mimpi Madrid melalui serangan di menit ke-75. Kerjasama satu dua Gonalon dan Lisandro dituntaskan Pjanic yang memperdayai Casillas lewat tembakan setengah voli.
Dituntut mencetak dua gol, Madrid merangsek. Lini belakang tuan rumah menjadi rapuh. Hampir saja Madrid dipermalukan di kandangnya sendiri jika saja Lisandro dan Cesar Delgado bisa lebih tenang menuntaskan peluang matang yang dimiliki. Hingga pertandingan berakhir Madrid tidak mampu mengembalikan kemenangan.
Susunan pemain:
Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Albiol, Garay, Arbeloa; Lassana Diarra, Guti, Granero; Kaka, Ronaldo, Higuain.
Subs: Dudek, Gago, Mahamadou Diarra, Raul, Metzelder, Van der Vaart, Mosquera.
Lyon: Lloris; Reveillere, Cris, Boumsong, Cissokho; Toulalan, Govou, Makoun, Pjanic, Delgado; Lopez.
Subs: Vercoutre, Bodmer, Kallstrom, Ederson, Gomis, Tafer, Gonalons.
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
(DIM)
Madrid pantas optimis setelah unggul cepat melalui gol Cristiano Ronaldo. Akan tetapi gol tersebut diimbangi Miralem Pjanic. Lyon dengan begitu melangkah berkat keunggulan agregat 2-1. Hasil itu membuat Madrid untuk keenam kalinya berturut-turut gagal mencapai babak perempat final.
Madrid memulai laga dengan gemilang. Pertandingan bergulir 16 detik kiper Lyon, Hugo Lloris dituntut waspada. Lloris sudah harus beraksi ketika menggagalkan tembakan Kaka. Madrid kemudian unggul yang menyamakan agregat jadi 1-1 di menit keenam. Umpan Guti dituntaskan sepakan mendatar Ronaldo.
Momentum dipegang tim racikan Manuel Pellegrini. Hingga 25 menit Madrid tidak cukup beruntung gagal menggandakan keunggulan mereka. Kaka, Ronaldo dan Gonzalo Higuain silih berganti membuang peluang. Satu peluang milik Higuain menerpa tiang gawang. Lloris juga berperan besar bagi rasa frustasi Higuain ketika menyelamatkan tendangan striker Argentina itu.
Perubahan diterapkan Claude Puel, pelatih Lyon, di masa istirahat dengan memasukkan Maxime Gonalons dan Kim Kallstrom. Strategi ini memberi perubahan berarti bagi permainan Les Gones di babak kedua. Tidak lama setelah pertandingan dilanjutkan kembali dundulan Gonalons menerpa mistar. Sidney Govou mengancam pada menit ke-52, setelah sebelumnya Lisandro Lopez mengetes kesigapan Iker Casillas.
Los Merengues menguasai ball-possession, namun Lyon kerap mengancam melalui serangan balik nan cepat. Lyon mengubur mimpi Madrid melalui serangan di menit ke-75. Kerjasama satu dua Gonalon dan Lisandro dituntaskan Pjanic yang memperdayai Casillas lewat tembakan setengah voli.
Dituntut mencetak dua gol, Madrid merangsek. Lini belakang tuan rumah menjadi rapuh. Hampir saja Madrid dipermalukan di kandangnya sendiri jika saja Lisandro dan Cesar Delgado bisa lebih tenang menuntaskan peluang matang yang dimiliki. Hingga pertandingan berakhir Madrid tidak mampu mengembalikan kemenangan.
Susunan pemain:
Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Albiol, Garay, Arbeloa; Lassana Diarra, Guti, Granero; Kaka, Ronaldo, Higuain.
Subs: Dudek, Gago, Mahamadou Diarra, Raul, Metzelder, Van der Vaart, Mosquera.
Lyon: Lloris; Reveillere, Cris, Boumsong, Cissokho; Toulalan, Govou, Makoun, Pjanic, Delgado; Lopez.
Subs: Vercoutre, Bodmer, Kallstrom, Ederson, Gomis, Tafer, Gonalons.
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
