Radar Madrid Mengendus Mourinho
Real Madrid Dimas Ramadani11/03/2010 09:35 | Real Madrid
Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho ketika menyaksikan Chelsea (mantan timnya) versus Fulham di Liga Premier, Stamford Bridge, London, 28 Desember 2009. AFP PHOTO/Adrian Dennis
Jose Mourinho (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Madrid: Kejutan tersaji di Estadio Santiago Bernabeu, Rabu (10/3) atau Kamis dini hari WIB tadi. Real Madrid tersingkir setelah hanya sanggup bermain seri 1-1 menjamu Olympique Lyonnais—agregat 2-1 untuk Lyon. Untuk keenam kalinya berturut-turut Madrid, pemilik sembilan gelar, mentok di babak 16 besar Liga Champions.
Kecewa sudah pasti. Madrid berambisi kembali menjadi yang terbaik di Eropa setelah tampil juara pada 2002. Florentina Perez yang untuk kedua kalinya menduduki kursi presiden punya ambisi segudang. Tak kurang 240 juta pound digelontorkan untuk memboyong pemain-pemain bintang.
Memang bukan untuk tahun ini saja Perez mengusung proyek, tapi masa depan Madrid sepertinya tanpa disertai Manuel Pellegrini. Pelatih berkebangsan Cile itu kemungkinan akan menjadi korban ketujuh—pelatih yang dipecat—dalam satu dekade terakhir. Walau mampu membawa Los Merengues kembali ke puncak klasemen sementara La Liga, Pellegrini dianggap tidak mampu memenangi trofi paling prestisius di “Benua Biru”.
Guna mengganti Pellegrini, Madrid mencermati Jose Mourinho. Pelatih Inter Milan ini dianggap ketat dan disiplin. Kata terakhir sangat dibutuhkan di Bernabeu guna menekan ego dari setiap bintang. Pasalnya siapa yang menyangsikan skuad Los Merengues. Jika ditengok, pemain jempolan menghiasi setiap lini.
Ketika ditahan imbang Lyon, data statistik dipegang Madrid. Klub ibukota Spanyol itu menuntaskan 601 umpan, bandingkan dengan Lyon yang 291. Tidak heran jika penguasaan bola Madrid begitu dominan, 67 persen. Entah berapa peluang yang dimiliki CR9 dkk. Tapi tetap saja hasil akhir yang menentukan.
Mengenai pergantian pelatih, Jorge Valdano buru-buru menenangkan gejolak. “Kami menghormatinya (Pellegrini) karena kami menaruh kepercayaan atas kinerjanya, walau kami menyadari pelatih Real (Madrid) selalu dekat dengan kontroversi,”papar General Director Madrid. “Dia terikat kontrak sampai musim depan dan rencana itu tetap dipertahankan.”(DIM)
Kecewa sudah pasti. Madrid berambisi kembali menjadi yang terbaik di Eropa setelah tampil juara pada 2002. Florentina Perez yang untuk kedua kalinya menduduki kursi presiden punya ambisi segudang. Tak kurang 240 juta pound digelontorkan untuk memboyong pemain-pemain bintang.
Memang bukan untuk tahun ini saja Perez mengusung proyek, tapi masa depan Madrid sepertinya tanpa disertai Manuel Pellegrini. Pelatih berkebangsan Cile itu kemungkinan akan menjadi korban ketujuh—pelatih yang dipecat—dalam satu dekade terakhir. Walau mampu membawa Los Merengues kembali ke puncak klasemen sementara La Liga, Pellegrini dianggap tidak mampu memenangi trofi paling prestisius di “Benua Biru”.
Guna mengganti Pellegrini, Madrid mencermati Jose Mourinho. Pelatih Inter Milan ini dianggap ketat dan disiplin. Kata terakhir sangat dibutuhkan di Bernabeu guna menekan ego dari setiap bintang. Pasalnya siapa yang menyangsikan skuad Los Merengues. Jika ditengok, pemain jempolan menghiasi setiap lini.
Ketika ditahan imbang Lyon, data statistik dipegang Madrid. Klub ibukota Spanyol itu menuntaskan 601 umpan, bandingkan dengan Lyon yang 291. Tidak heran jika penguasaan bola Madrid begitu dominan, 67 persen. Entah berapa peluang yang dimiliki CR9 dkk. Tapi tetap saja hasil akhir yang menentukan.
Mengenai pergantian pelatih, Jorge Valdano buru-buru menenangkan gejolak. “Kami menghormatinya (Pellegrini) karena kami menaruh kepercayaan atas kinerjanya, walau kami menyadari pelatih Real (Madrid) selalu dekat dengan kontroversi,”papar General Director Madrid. “Dia terikat kontrak sampai musim depan dan rencana itu tetap dipertahankan.”(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
