Inter Terjengkang di Dijegal Catania

Pekan Ke-28 Serie A
Dimas Ramadani
13/03/2010 04:36 | Serie A Italia
Inter Terjengkang di Dijegal Catania
Striker Inter, Diego Milito (kiri) di jaga ketat bek Catania, Matias Silvestre pada pertandingan Serie A di Massimino Stadium, 12 Maret 2010 AFP PHOTO/Marcello PATERNOSTRO

Liputan6.com, Catania: Ambisi Inter Milan memperlebar keunggulan di puncak klasemen Serie A kandas. Catania yang tertinggal lebih dulu, bangkit secara mengesankan dengan menjungkalkan Inter 3-1 langung di Stadio Angelo Massimino, Jumat (12/3) atau Sabtu dini hari WIB.

Diego Milito sempat membuat harapan Inter membumbung, namun nasib nahas Sulley Ali Muntari yang diusir wasit begitu cepat setelah masuk sebagai pemain pengganti menjadi titik balik kebangkitan Gli Elephanti. Tiga gol Catania berturut-turut dihasilkan Maxi Lopez, penalti Giuseppe Mascara dan Jorge Andres Martinez.

Pelatih Inter Jose Mourinho menyaksikan anak-anak asuhnya beraksi dari tribun dikarenakan masih menjalani suspensi. Meski demikian Inter berambisi pulang dengan tambahan tiga poin. Selain menjauhkan diri dari AC Milan dan AS Roma di tempat kedua dan ketiga, kemenangan akan menjadi modal berharga sebelum bertamu ke kandang Chelsea, Selasa (16/3), guna melangkah ke babak perempat final Liga Champions.

Inter tidak mampu membongkar pertahanan tim besutan Sinisa Mihajlovic, mantan punggawa Inter, yang bermain spartan. Kebuntuan serangan Inter baru bisa dipecahkan di babak kedua. Tepatnya di menit ke-54, Milito menyelesaikan assist Samuel Eto’o. Catania keluar menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-74 melalui sepakan first-time Maxi.

Momentum itu dipertahankan Catania. Karena ingin menyegarkan tenaga barisan tengahnya yang kerap kalah dalam duel perebutan bola, Mourinho memasukkan Muntari menganti Esteban Cambiasso. Tapi baru dua menit merumput gelandang internasional Ghana ini sudah harus beringsur ke kamar ganti setelah menerima dua kartu kuning hanya dalam hitungan detik—kemungkinan menjadi kartu merah tercepat buat seorang pemain pengganti di Serie A.

Handball di dalam kotak penalti yang membuahkan kartu kuning kedua buat Muntari diselesaikan dengan dingin oleh Mascara. Pemilik nomor punggung tujuh ini memperdayai Julio Cesar dengan men-chip bola di menit ke-81. Kemenangan fantastis Catania dipastikan gol Martinez di injury time. Setelah melewati dua pemain belakang lawan, penyerang asal Uruguay itu menyeploskan gol kesembilan di Serie A musim ini.

Keunggulan Inter bisa terpangkas jadi satu poin jika Milan mengalahkan Chievo Verona, Minggu (14/3). Kemenangan itu membuat Catania kian menjauh dari jerat degradasi. Rosazzurri yang hanya kalah sekali dari sembilan partai terakhir kini surplus delapan poin dari zona merah.

Susunan pemain:
Catania: Andujar; Alvarez, Silvestre, Terlizzi, Capuano (Potenza 88); Izco, Biagianti (kk), Ricchiuti (Delvecchio 76); Mascara, Martinez (kk); Maxi Lopez (Carboni 83).
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Matarazzi, Zanetti (kk); Mariga (Quaresma 46), Cambiasso (Muntari 79 (kk, km)), Stankovic (kk) (Pandev 77); Sneijder; Eto’o, Milito.
Wasit: Paolo Valeri.
(DIM)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
Mencoba Mengukir Sejarah
Wayne Rooney

Mencoba Mengukir Sejarah  

Tahun 2011 menjadi tahun gemilang bagi Wayne Rooney. Duetnya dengan Javier Hernandez menjadi salah satu kunci keberhasilan Manchester United meraih rekor 19 kali juara Liga Premier Inggris.
Polling Bola

Bayern Muenchen vs Chelsea

Partai puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru. Laga yang menjadi satu-satunya harapan bagi Bayern Muenchen maupun Chelsea merebut gelar di musim ini.
Bayern menang
Chelsea menang