Tidak Ada Tekanan dari Abramovich

Chelsea
ME Gunawan
15/03/2010 12:05 | Jelang Chelsea vs Inter
Tidak Ada Tekanan dari Abramovich
Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti sebelum partai versus FC Porto pada 24 November 2009, pada lanjutan Liga Champions Grup D di Estadio do Dragao, Porto. AFP PHOTO/FRANCISCO LEONG
Carlo Ancelotti (© AFP 2009)

Liputan6.com, London: Bukan rahasia umum jika pemilik klub Chelsea, Roman Abramovich sangat mengidamkan gelar Liga Champions. Itulah sebabnya, taipan Rusia itu tak segan-segan mendongkel Jose Mourinho dari jabatannya sebagai manajer tim. Harapan Abramovich nyaris terwujud setelah Avram Grant mampu membawa The Blues ke babak pamungkas Liga Champions msim 2007-2008. Sayang, blunder John Terry membuat gelar yang sudah di depan mata terbang ke Old Trafford.

Di mata khalayak ramai, penunjukkan Carlo Ancelotti sebagai manajer Chelsea di musim panas lalu adalah pertanda kengototan Abramovich dalam memburu gelar paling bergengsi di Benua Biru tersebut. Maklumlah, Ancelotti adalah sosok yang mampu mengantarkan AC Milan dua kali menjadi kampiun di Liga Champions.

Namun, Ancelotti mengklaim jika sejak pengangkatannya menjadi manajer Terry dkk per Juli 2009 lalu, Abramovich tidak pernah menuntut soal kwajiban merebut gelar Liga Champions. Dalam arti, dalam benak Ancelotti, dirinya tidak berada dalam posisi yang tertekan untuk dapat membawa trofi tersebut ke Stamford Bridge di akhir musim ini.

Pernyataan itu diungkapkan Ancelotti jelang leg kedua babak 16 besar menjamu Inter Milan, Selasa (16/3) besok malam. “Abramovich tidak pernah meminta saya untuk memenangkan gelar Liga Champions. Baginya, tidak ada perbedaan antara meraih trofi Champions atau Liga Premier,” ujar Ancelotti.

Meski demikian, Ancelotti mengaku ia termotivasi untuk meraih cincin juara Eropa untuk kali ketiga. “Sangat membanggakan rasanya dapat meraih gelar Liga Champions. Itulah momen terbaik yang pernah saya rasakan sepanjang karier kepelatihan saya. Karena itu, saya berhasrat untuk kembali mendapatkannya,” tutur pelatih berusia 50 tahun itu.

Jelang laga tersebut, Ancelotti mengaku tidak cemas jika publik London akan menyambut dengan gembira kedatangan kembali mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho yang kini menukangi Nerazzurri. “Saya tidak akan cemburu. Saya pikir Mourinho pantas mendapatkan sambutan hangat. Sebab, apa yang pernah ia lakukan di sini terbilang fantastis. Saya berharap, di masa yang akan datang, ketika saya kembali ke Chelsea, saya pun akan mendapat perlakuan serupa.”(MEG/Mirror)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
RD: Target Saya Medali Emas
SEA Games 2011

RD: Target Saya Medali Emas  

Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola

Manchester United vs Liverpool

Duel sengit dan panas bakal tersaji di Old Trafford, Sabtu, 11 Februari 2012. Manchester United kembali kedatangan musuh bebuyutannya Liverpool.
MU menang
Imbang
Liverpool menang