Inter Tersingkir, Mourinho Bakal Dipecat
Inter Milan ME Gunawan16/03/2010 23:05 | Inter Milan
Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho ketika menyaksikan Chelsea (mantan timnya) versus Fulham di Liga Premier, Stamford Bridge, London, 28 Desember 2009. AFP PHOTO/Adrian Dennis
Jose Mourinho (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Milan: Kabar terbaru menjelang laga panas dan penuh gengsi antara dua tim elite Eropa, Chelsea dan Inter Milan, yang akan bertanding di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, London, Selasa (16/3) malam nanti atau Rabu (17/3) dinihari WIB. Partai big match ini ditengarai akan menentukan nasib pelatih Nerazzurri, Jose Mourinho.
Pasalnya, menurut sumber yang sangat dekat dengan kubu Inter, Presiden Klub Massimo Moratti diklaim bakal memutus kontrak alias memecat Special One andaikata di akhir musim nanti Javier Zanetti dkk gagal meraih gelar Liga Champions. Artinya, Inter dituntut lolos dari hadangan Chelsea.
“Sederhana alasan Presiden Inter (Massimo) Moratti memboyong Mourinho, yaitu dengan tujuan agar klub dapat meraih titel Liga Champions. Jika ia (Mourinho dan Inter) kalah saat bertanding di kandangnya Chelsea, maka ia dipastikan bakal keluar (dipecat) di akhir musim,” ujar sang sumber penuh percaya diri.
Menurut sang sumber, dengan gaji tertinggi di seantero Eropa, wajib hukumnya bagi Mourinho untuk menempatkan kembali posisi Inter sebagai yang terbaik di Benua Biru. “Inter tidak akan membayar gaji bersih sebesar 11 juta euro hanya untuk mendapatkan gelar liga (scudetto). Tanpa itu, mereka (Inter) bisa melakukannya setiap saat. Namun, di ajang Liga Champions, mereka tak mampu lolos dari babak 16 besar. Itulah alasannya mengapa Inter merekrut Jose Mourinho.”
“Jika Inter kembali lagi gagal berprestasi di ajang Liga Champions maka mereka akan mencari sosok manajer lain yang mampu melakukannya, seperti halnya beban yang diterima Jose Mourinho saat masih bersama Chelsea. Inter adalah klub terkuat di Italia dan kemampuan finansial yang solid.”
Lebih lanjut sang sumber menyatakan jika Italia sesungguhnya tidak melihat sosok Mourinho sebagai pelatih yang spesial seperti julukannya, Special One. “Para pendukung klub, media massa, dan setiap orang di Italia tidak melihat sosok Jose Mourinho sebagai Special One. Faktanya, jauh dari pada itu.”
Lalu? “Jangan lupa jika di Italia kami memiliki tim yang menjadi juara dunia, klub yang sukses meraih gelar Liga Champions. Jadi, kami (Inter) tidak akan mau diperdayai oleh Jose Mourinho seperti halnya yang terjadi di Inggris,” pungkas sang sumber yang membenarkan jika Mourinho memang terlibat perseteruan yang sangat hebat dengan Mario Balotelli.(MEG/Soccernet)
Pasalnya, menurut sumber yang sangat dekat dengan kubu Inter, Presiden Klub Massimo Moratti diklaim bakal memutus kontrak alias memecat Special One andaikata di akhir musim nanti Javier Zanetti dkk gagal meraih gelar Liga Champions. Artinya, Inter dituntut lolos dari hadangan Chelsea.
“Sederhana alasan Presiden Inter (Massimo) Moratti memboyong Mourinho, yaitu dengan tujuan agar klub dapat meraih titel Liga Champions. Jika ia (Mourinho dan Inter) kalah saat bertanding di kandangnya Chelsea, maka ia dipastikan bakal keluar (dipecat) di akhir musim,” ujar sang sumber penuh percaya diri.
Menurut sang sumber, dengan gaji tertinggi di seantero Eropa, wajib hukumnya bagi Mourinho untuk menempatkan kembali posisi Inter sebagai yang terbaik di Benua Biru. “Inter tidak akan membayar gaji bersih sebesar 11 juta euro hanya untuk mendapatkan gelar liga (scudetto). Tanpa itu, mereka (Inter) bisa melakukannya setiap saat. Namun, di ajang Liga Champions, mereka tak mampu lolos dari babak 16 besar. Itulah alasannya mengapa Inter merekrut Jose Mourinho.”
“Jika Inter kembali lagi gagal berprestasi di ajang Liga Champions maka mereka akan mencari sosok manajer lain yang mampu melakukannya, seperti halnya beban yang diterima Jose Mourinho saat masih bersama Chelsea. Inter adalah klub terkuat di Italia dan kemampuan finansial yang solid.”
Lebih lanjut sang sumber menyatakan jika Italia sesungguhnya tidak melihat sosok Mourinho sebagai pelatih yang spesial seperti julukannya, Special One. “Para pendukung klub, media massa, dan setiap orang di Italia tidak melihat sosok Jose Mourinho sebagai Special One. Faktanya, jauh dari pada itu.”
Lalu? “Jangan lupa jika di Italia kami memiliki tim yang menjadi juara dunia, klub yang sukses meraih gelar Liga Champions. Jadi, kami (Inter) tidak akan mau diperdayai oleh Jose Mourinho seperti halnya yang terjadi di Inggris,” pungkas sang sumber yang membenarkan jika Mourinho memang terlibat perseteruan yang sangat hebat dengan Mario Balotelli.(MEG/Soccernet)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
