Gol Eto'o Singkirkan Chelsea
Inter Milan ME Gunawan17/03/2010 04:37 | Babak 16 Besar Liga Champions
Selebrasi gol striker Inter Milan, Samuel Eto'o di laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Chelsea di Stamford Bridge, 16 Maret 2010. Chelsea unggul 1-0.
Samuel Eto'o (bbc)
Artikel Terkait
Liputan6.com, London: Perjudian yang dilakukan Jose Mourinho membuahkan hasil sempurna. Bertandang ke Stamford Bridge di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (16/3) malam waktu setempat atau Rabu (17/3) dinihari WIB, Nerazzurri unggul 1-0 (0-0) atas tuan rumah Chelsea. Gol semata wayang kemenangan Inter dicetak Samuel Eto’o 12 menit jelang pertandingan usai. Dengan demikian, Inter unggul agregat 3-1 dan berhak melaju ke babak perempat final.
Di laga penting ini, Carlo Ancelotti melakukan satu pergantian pemain dari skuad yang melibas West Ham United Sabtu (13/3) lalu, yaitu dengan memainkan bek kiri Rusia Yuri Zhirkov menggantikan Paulo Ferreira. Masalah hamstring membuat Ricardo Carvalho tetap duduk di bangku cadangan. Di lain pihak, Mourinho dengan berani berjudi menurunkan trisula maut: Eto’o, Diego Milito, dan Goran Pandev yang disokong Wesley Sneijder. Di lini pertahanan, Walter Samuel tampil sebagai starter menggantikan Marco Materazzi yang bersama-sama Dejan Stankovic duduk di bench.
Dalam 10 menit pertama, Chelsea dalam tekanan tim tamu. Baru di menit ke-11 tuan rumah melakukan tendangan ke arah gawang Inter lewat sepakan jarak jauh Michael Ballack yang masih jauh menyamping dari sasaran. Tiga menit berlalu, tendangan bebas Sneijder gagal diselesaikan Milito. Chelsea baru mengancam di menit ke-25 ketika Drogba yang mendapat bola liar di tengah kotak penalti melancarkan tembakan keras yang dapat diblok Maicon.
Di menit ke-33 Inter mendapat peluang emas pertama. Bermula dari akselerasi Maicon. Umpan lambungnya disundul Eto’o yang berdiri bebas. Sayang, karena kaget melihat datangnya bola, sundulan Eto’o memantul ke tanah dan melambung di atas mistar gawang Chelsea yang dikawal Ross Turnbull. Dalam lima menit terakhir babak pertama, gawang Julio Cesar digempur anak-anak asuhan Ancelotti. Tercatat tiga kali Walter Samuel dan Thiago Motta melakukan intersep krusial dengan membendung tembakan Florent Malouda, Didier Drogba dan Frank Lampard.
Di awal babak kedua, tampilan Chelsea mulai lebih baik. Sayang, momentum itu gagal dipertahankan. Dengan cepat Inter menyadari kesalahannya dengan kembali mengendalikan penguasaan bola. Di menit ke-51, Eto’o membuang peluang dengan terlalu lama mengolah bola sehingga dapat dihadang bek Chelsea asal Brasil, Alex. Beberapa detik kemudian, dengan gemilang Julio Cesar menepis sepakan keras Malouda.
Memasuki menit ke-60, Inter kembali mendapat peluang. Kali ini giliran Pandev. Mendapat umpan dari Sneijder, Pandev melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti. Sayangnya, tembakan mantan bomber Lazio itu dapat diblok Zhirkov. Lima menit kemudian, Pandev kembali mendapat peluang emas. Lolos dari perangkap off-side, memanfaatkan umpan akurat Sneijder, sepakan Pandev justru jauh melebar dari gawang. Tak berselang lama sundulan Motta meneruskan free-kick Sneijder melambung di atas mistar.
Lima belas menit jelang waktu normal berakhir Mourinho memutuskan memperkuat lini tengah dengan menurunkan Dejan Stankovic. Di menit ke-78, Inter akhirnya unggul 1-0 lewat gol Eto’o. Menerima passing akurat dari Sneijder, Eto’o lolos dari perangkap off-side dan kawalan Branislav Ivanovic. Tembakannya ke sudut kanan gawang Chelsea tak dapat dibendung Turnbull.
Chelsea yang terbebani harus mencetak dua gol untuk memaksakan babak perpanjangan waktu kehilangan kendali. Di menit ke-86, Drogba mendapat kartu merah karena dinilai sengaja menginjak kaki Motta. Sejak itu, peluang Chelsea dapat dikatakan telah habis. Di injury time Eto’o nyaris memperbesar keunggulan Inter ketika sepakannya dapat diblok Turnbull. Skor 1-0 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.
Susunan Pemain:
Chelsea: Turnbull, Ivanovic, Alex, Terry (KK), Zhirkov (Kalou), Ballack (Joe Cole), Mikel, Lampard, Anelka, Drogba (KK), Malouda (KK).
Inter: Julio Cesar (KK), Maicon, Lucio (KK), Samuel, Zanetti, Cambiasso, Sneijder (Mariga), Motta (KK, Materazzi), Pandev (Stankovic), Eto’o (KK), Milito.
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
(MEG)
Di laga penting ini, Carlo Ancelotti melakukan satu pergantian pemain dari skuad yang melibas West Ham United Sabtu (13/3) lalu, yaitu dengan memainkan bek kiri Rusia Yuri Zhirkov menggantikan Paulo Ferreira. Masalah hamstring membuat Ricardo Carvalho tetap duduk di bangku cadangan. Di lain pihak, Mourinho dengan berani berjudi menurunkan trisula maut: Eto’o, Diego Milito, dan Goran Pandev yang disokong Wesley Sneijder. Di lini pertahanan, Walter Samuel tampil sebagai starter menggantikan Marco Materazzi yang bersama-sama Dejan Stankovic duduk di bench.
Dalam 10 menit pertama, Chelsea dalam tekanan tim tamu. Baru di menit ke-11 tuan rumah melakukan tendangan ke arah gawang Inter lewat sepakan jarak jauh Michael Ballack yang masih jauh menyamping dari sasaran. Tiga menit berlalu, tendangan bebas Sneijder gagal diselesaikan Milito. Chelsea baru mengancam di menit ke-25 ketika Drogba yang mendapat bola liar di tengah kotak penalti melancarkan tembakan keras yang dapat diblok Maicon.
Di menit ke-33 Inter mendapat peluang emas pertama. Bermula dari akselerasi Maicon. Umpan lambungnya disundul Eto’o yang berdiri bebas. Sayang, karena kaget melihat datangnya bola, sundulan Eto’o memantul ke tanah dan melambung di atas mistar gawang Chelsea yang dikawal Ross Turnbull. Dalam lima menit terakhir babak pertama, gawang Julio Cesar digempur anak-anak asuhan Ancelotti. Tercatat tiga kali Walter Samuel dan Thiago Motta melakukan intersep krusial dengan membendung tembakan Florent Malouda, Didier Drogba dan Frank Lampard.
Di awal babak kedua, tampilan Chelsea mulai lebih baik. Sayang, momentum itu gagal dipertahankan. Dengan cepat Inter menyadari kesalahannya dengan kembali mengendalikan penguasaan bola. Di menit ke-51, Eto’o membuang peluang dengan terlalu lama mengolah bola sehingga dapat dihadang bek Chelsea asal Brasil, Alex. Beberapa detik kemudian, dengan gemilang Julio Cesar menepis sepakan keras Malouda.
Memasuki menit ke-60, Inter kembali mendapat peluang. Kali ini giliran Pandev. Mendapat umpan dari Sneijder, Pandev melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti. Sayangnya, tembakan mantan bomber Lazio itu dapat diblok Zhirkov. Lima menit kemudian, Pandev kembali mendapat peluang emas. Lolos dari perangkap off-side, memanfaatkan umpan akurat Sneijder, sepakan Pandev justru jauh melebar dari gawang. Tak berselang lama sundulan Motta meneruskan free-kick Sneijder melambung di atas mistar.
Lima belas menit jelang waktu normal berakhir Mourinho memutuskan memperkuat lini tengah dengan menurunkan Dejan Stankovic. Di menit ke-78, Inter akhirnya unggul 1-0 lewat gol Eto’o. Menerima passing akurat dari Sneijder, Eto’o lolos dari perangkap off-side dan kawalan Branislav Ivanovic. Tembakannya ke sudut kanan gawang Chelsea tak dapat dibendung Turnbull.
Chelsea yang terbebani harus mencetak dua gol untuk memaksakan babak perpanjangan waktu kehilangan kendali. Di menit ke-86, Drogba mendapat kartu merah karena dinilai sengaja menginjak kaki Motta. Sejak itu, peluang Chelsea dapat dikatakan telah habis. Di injury time Eto’o nyaris memperbesar keunggulan Inter ketika sepakannya dapat diblok Turnbull. Skor 1-0 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.
Susunan Pemain:
Chelsea: Turnbull, Ivanovic, Alex, Terry (KK), Zhirkov (Kalou), Ballack (Joe Cole), Mikel, Lampard, Anelka, Drogba (KK), Malouda (KK).
Inter: Julio Cesar (KK), Maicon, Lucio (KK), Samuel, Zanetti, Cambiasso, Sneijder (Mariga), Motta (KK, Materazzi), Pandev (Stankovic), Eto’o (KK), Milito.
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andasunaxxx | www.liputan6.xxx@xxx.| 2010-03-17 09:59:48
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
