Fulham Jungkalkan Juventus
Fulham ME Gunawan19/03/2010 02:52 | Babak 16 Besar Europa League
Selebrasi gol gelandang Fulham, Clint Dempsey setelah menjebol gawang Juventus di leg kedua 16 besar UEFA Europa League di Craven Cottage, 18 Maret 2010. Fulham menang 4-1. AFP PHOTO / Glyn Kirk
Clint Dempsey (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, London: Kejutan terjadi di Craven Cottage. Menjamu Juventus di leg kedua 16 besar UEFA Europa League, Kamis (18/3) malam waktu setempat atau Jumat (19/3) dinihari WIB, Fulham secara meyakinkan unggul 4-1 (2-1). Alhasil, keunggulan 3-1 yang dimiliki Juventus pupus. The Cottagers unggul agregat 5-4 dan berhak melaju ke babak perempat final untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.
Kemenangan skuad asuhan Roy Hodgson tidak terlepas dari keuntungan jumlah pemain ketika di menit ke-26 kapten Bianconeri, Fabio Cannavaro diganjar kartu merah langsung karena dinilai melakukan professional foul. Nasib serupa juga menimpa bek Jonathan Zebina yang di injury time menendang dari belakang kaki Damien Duff.
Awalnya, Juve memulai pertandingan dengan gemilang. Memasuki menit kedua, Bianconeri unggul 1-0 lewat sontekan David Trezeguet. Bermula dari crossing Hasan Salihamidzic yang gagal disapu bersih bek The Cottagers. Mendapat bola muntah, Trezeguet melancarkan sepakan dengan kaki kirinya yang menghujam sudut kanan gawang Fulham tanpa dapat dijangkau Mark Schwarzer. Gol tersebut membuat Fulham wajib mencetak tiga gol untuk memaksakan babak perpanjangan waktu.
Fulham tersentak. Dengan mengandalkan umpan-umpan panjang, lima menit kemudian, publik Craven Cottage mulai bergemuruh melihat striker andalannya Bobby Zamora berhasil menjebol gawang Juve. Mendapatkan umpan lambung dari Paul Konchesky, Zamora lolos dari kawalan Fabio Cannavaro, mengontrol bola dengan dadanya dan melancarkan tendangan volley yang tidak dapat diantisipasi Chimenti. Skor 1-1.
Tuan rumah kian bergairah. Namun, Juve tak mau kalah. Semenit kemudian tendangan keras Diego Ribas dapat diblok Schwarzer. Beruntung bagi Fulham, bola muntah jauh dari jangkauan Trezeguet. Di menit ke-26, terjadi kontroversi ketika Cannavaro diganjar kartu merah langsung karena dianggap melanggar Zoltan Gera di luar kotak penalti. Wasit Bjorn Kuipers menilai Cannavaro merupakan pemain terakhir. Eksekusi free-kick Zamora secara gemilang dapat ditepis Chimenti.
Fulham tak putus asa. Di menit ke-38, memanfaatkan umpan dari tendangan sudut, sundulan Dickson Etuhu hanya membentur tiang kiri gawang Chimenti. Namun, semenit kemudian Fulham berhasil unggul 2-1 lewat gol Gera. Gol ini merupakan buah kerja sama yang cantik dan apik dari para pemain Fulham. Bermula dari sodoran Konchesky kepada Zamora yang kemudian melakukan flick kepada Simon Davies. Umpan mendatar Davies diteruskan dengan mudah oleh Gera yang berdiri di depan mulut gawang. Skor 2-1 bertahan sampai jeda.
Babak kedua baru berjalan tiga menit, Fulham berhasil unggul 3-1 lewat tendangan penalti Gera. Wasit Kuipers menunjuk titik putih ketika tendangan Damien Duff mengenai tangan kanan Diego. Eksekusi Gera mampu mengecoh Chimenti. Skor 3-1 membuat agregat menjadi 4-4. Juve memasukkan Paolo De Ceglie menggantikan Mauro Camoranesi. Namun, serangan Diego dkk dapat dengan mudah dihalau Brede Hangeland dkk.
Di menit ke-70, tendangan keras Simon Davies di dalam kotak penalti dapat diblok Chimenti. Beberapa detik kemudian crossing Duff terlalu deras untuk disambut Zamora. Guna menambah daya gedor timnya, Roy Hodgson memainkan Clint Dempsey. Putusan yang sangat jitu. Serangan Fulham kian membuat kocar-kacir pertahanan Juve. Di menit ke-74 dalam posisi yang cukup bebas tendangan Gera masih melambung. Tiga menit kemudian, memanfaatkan umpan silang Davies, sundulan Dempsey diblok Chimenti. Tak lama kemudian kembali sepakan Chimenti melakukan save dengan menepis tendangan keras Gera.
Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Fulham akhirnya membuahkan hasil di menit ke-82. Lolos dari kawalan Zebina, Dempsey secara tak terduga melancarkan tendangan chip yang menembus sudut kanan atas gawang Juve. Chimenti hanya bisa terpaku melihat jalannya bola. Skor 4-1. Meski Alberto Zaccheroni memasukkan Alessandro Del Piero, Juve tak mampu mengancam gawang Schwarzer. Bahkan, ketika pertandingan memasuki injury time, Zebina diganjar kartu merah akibat menendang kaki Duff dari belakang. Sampai peluit akhir berbunyi, skor 4-1 untuk Fulham tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Fulham: Schwarzer, Kelly (Dempsey), Hughes, Hangeland, Konchesky (KK), Duff, Baird, Etuhu, Davies, Gera (Riise), Zamora.
Juventus: Chimenti, Salihamidzic, Zebina (KM), Cannavaro (KM), Grosso (Del Piero), Camoranesi (KK, De Ceglie), Felipe Melo (KM), Sissoko, Diego (KK), Candreva (Grygera), Trezeguet.
Wasit: Bjorn Kuipers
(MEG)
Kemenangan skuad asuhan Roy Hodgson tidak terlepas dari keuntungan jumlah pemain ketika di menit ke-26 kapten Bianconeri, Fabio Cannavaro diganjar kartu merah langsung karena dinilai melakukan professional foul. Nasib serupa juga menimpa bek Jonathan Zebina yang di injury time menendang dari belakang kaki Damien Duff.
Awalnya, Juve memulai pertandingan dengan gemilang. Memasuki menit kedua, Bianconeri unggul 1-0 lewat sontekan David Trezeguet. Bermula dari crossing Hasan Salihamidzic yang gagal disapu bersih bek The Cottagers. Mendapat bola muntah, Trezeguet melancarkan sepakan dengan kaki kirinya yang menghujam sudut kanan gawang Fulham tanpa dapat dijangkau Mark Schwarzer. Gol tersebut membuat Fulham wajib mencetak tiga gol untuk memaksakan babak perpanjangan waktu.
Fulham tersentak. Dengan mengandalkan umpan-umpan panjang, lima menit kemudian, publik Craven Cottage mulai bergemuruh melihat striker andalannya Bobby Zamora berhasil menjebol gawang Juve. Mendapatkan umpan lambung dari Paul Konchesky, Zamora lolos dari kawalan Fabio Cannavaro, mengontrol bola dengan dadanya dan melancarkan tendangan volley yang tidak dapat diantisipasi Chimenti. Skor 1-1.
Tuan rumah kian bergairah. Namun, Juve tak mau kalah. Semenit kemudian tendangan keras Diego Ribas dapat diblok Schwarzer. Beruntung bagi Fulham, bola muntah jauh dari jangkauan Trezeguet. Di menit ke-26, terjadi kontroversi ketika Cannavaro diganjar kartu merah langsung karena dianggap melanggar Zoltan Gera di luar kotak penalti. Wasit Bjorn Kuipers menilai Cannavaro merupakan pemain terakhir. Eksekusi free-kick Zamora secara gemilang dapat ditepis Chimenti.
Fulham tak putus asa. Di menit ke-38, memanfaatkan umpan dari tendangan sudut, sundulan Dickson Etuhu hanya membentur tiang kiri gawang Chimenti. Namun, semenit kemudian Fulham berhasil unggul 2-1 lewat gol Gera. Gol ini merupakan buah kerja sama yang cantik dan apik dari para pemain Fulham. Bermula dari sodoran Konchesky kepada Zamora yang kemudian melakukan flick kepada Simon Davies. Umpan mendatar Davies diteruskan dengan mudah oleh Gera yang berdiri di depan mulut gawang. Skor 2-1 bertahan sampai jeda.
Babak kedua baru berjalan tiga menit, Fulham berhasil unggul 3-1 lewat tendangan penalti Gera. Wasit Kuipers menunjuk titik putih ketika tendangan Damien Duff mengenai tangan kanan Diego. Eksekusi Gera mampu mengecoh Chimenti. Skor 3-1 membuat agregat menjadi 4-4. Juve memasukkan Paolo De Ceglie menggantikan Mauro Camoranesi. Namun, serangan Diego dkk dapat dengan mudah dihalau Brede Hangeland dkk.
Di menit ke-70, tendangan keras Simon Davies di dalam kotak penalti dapat diblok Chimenti. Beberapa detik kemudian crossing Duff terlalu deras untuk disambut Zamora. Guna menambah daya gedor timnya, Roy Hodgson memainkan Clint Dempsey. Putusan yang sangat jitu. Serangan Fulham kian membuat kocar-kacir pertahanan Juve. Di menit ke-74 dalam posisi yang cukup bebas tendangan Gera masih melambung. Tiga menit kemudian, memanfaatkan umpan silang Davies, sundulan Dempsey diblok Chimenti. Tak lama kemudian kembali sepakan Chimenti melakukan save dengan menepis tendangan keras Gera.
Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Fulham akhirnya membuahkan hasil di menit ke-82. Lolos dari kawalan Zebina, Dempsey secara tak terduga melancarkan tendangan chip yang menembus sudut kanan atas gawang Juve. Chimenti hanya bisa terpaku melihat jalannya bola. Skor 4-1. Meski Alberto Zaccheroni memasukkan Alessandro Del Piero, Juve tak mampu mengancam gawang Schwarzer. Bahkan, ketika pertandingan memasuki injury time, Zebina diganjar kartu merah akibat menendang kaki Duff dari belakang. Sampai peluit akhir berbunyi, skor 4-1 untuk Fulham tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Fulham: Schwarzer, Kelly (Dempsey), Hughes, Hangeland, Konchesky (KK), Duff, Baird, Etuhu, Davies, Gera (Riise), Zamora.
Juventus: Chimenti, Salihamidzic, Zebina (KM), Cannavaro (KM), Grosso (Del Piero), Camoranesi (KK, De Ceglie), Felipe Melo (KM), Sissoko, Diego (KK), Candreva (Grygera), Trezeguet.
Wasit: Bjorn Kuipers
(MEG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
