Ancaman "Gila" Ala Grant

Portsmouth
ME Gunawan
19/03/2010 12:10 | Portsmouth
Ancaman "Gila" Ala Grant
Portsmouth's Israeli manager Avram Grant before the English Premier League football match between West Ham United and Portsmouth at the Boleyn Ground, Upton Park in East London, England, on December 26, 2009. AFP PHOTO/Glyn Kirk
Avram Grant (© AFP 2010)

Liputan6.com, Portsmouth: Pada Rabu (17/3) lalu Premier League secara resmi memberikan hukuman pemotongan poin atau penalti sebanyak sembilan angka terhadap Portsmouth yang masuk dalam pengawasan administrasi menyusul krisis finansial klub yang bermarkas di Fratton Park tersebut. Alhasil, jumlah perolehan poin Pompey yang semula berjumlah 19 poin hasil dari 29 pertandingan tinggal tersisa 10 angka. Melihat klasemen, secara matematis peluang Portsmouth untuk bertahan di premiership mustahil atau di akhir musim bakal terdegradasi ke divisi championship.

Geram dengan keputusan penalti poin tersebut, manajer Portsmouth Avram Grant berencana akan melakukan aksi protes dengan tindakan "gila" yang pantas dipertanyakan klub-klub premiership lainnya yang berkepentingan dengan jadwal sisa laga yang bakal dilakoni Pompey. Aksi gila dimaksud adalah Grant akan menurunkan skuad kelas dua yang terdiri dari para pemain cadangan.

Grant berdalih rencana protes tersebut mempunyai tujuan yaitu mempersiapkan skuadnya sebaik mungkin menjelang laga semifinal FA Cup di Wembley Stadium, 10 April mendatang, melawan pemenang antara Tottenham Hotspur dan Fulham. Lebih lanjut, Grant pun beralasan jika dirinya tidak mempunyai kewajiban kepada klub-klub lain.

Di lain pihak, tentunya, jika benar Grant bakal menurunkan tim kacangan di sembilan partai sisa, maka hal itu bakal menguntungkan sejumlah tim yang bakal menjadi lawan Pompey dan merugikan tim-tim lainnya yang berkepentingan dengan hasil laga Porstmouth. Dari jadwal, skuad Grant akan bertanding melawan Hull City, Chelsea, Spurs, Blackburn Rovers, Wigan Athletic, Aston Villa, Bolton Wanderers, Wolverhampton Wanderers, dan Everton.

Melihat fixture tersebut, jelas Manchester United dan Arsenal bakal dirugikan jika Portsmouth bermain seadanya saat menjamu skuad Carlo Ancelotti. Pun begitu pula dengan Manchester City dan Liverpool. Kedua tim yang sedang bersaing memperebutkan peringkat empat besar alias tiket Champions juga bakal kecewa andaikata Pompey “mengalah” saat bertanding melawan Spurs dan Villa, dua tim lainnya yang masih berpeluang menembus posisi empat besar.

“Kami tidak berkewajiban dengan tim-tim Liga Premier lainnya. Liga Premier yang mempunyai kewajiban dengan tim-tim lain. Kewajiban kami hanyalah dengan Portsmouth. Saya sendiri berkewajiban (bertanggung jawab) dengan sepakbola itu sendiri. Belakangan kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menjaga semangat sepakbola. Namun, saya tidak mempunyai alasan untuk tetap melakukannya melihat target yang kami miliki sudah pupus. Sekarang, yang kami prioritaskan adalah partai semifinal (FA Cup). Akan tetapi, sebelum saya memutuskan kata akhir, terlebih dahulu saya akan bertemu dengan para pemain. Saya ingin tahu apa yang ada dalam benak mereka,” tegas Grant berapi-api.(MEG/Mirror/The Sun)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Wawancara
RD: Target Saya Medali Emas
SEA Games 2011

RD: Target Saya Medali Emas  

Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola

Manchester United vs Liverpool

Duel sengit dan panas bakal tersaji di Old Trafford, Sabtu, 11 Februari 2012. Manchester United kembali kedatangan musuh bebuyutannya Liverpool.
MU menang
Imbang
Liverpool menang