Empat Besar Penentu Misi Zaccheroni
Juventus ME Gunawan22/03/2010 07:10 | Juventus
Alberto Zaccheroni (corriere)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Genoa: Untuk kali kesepuluh di sepanjang musim ini Juventus menuai pil pahit. Tendangan jarak jauh striker Sampdoria Antonio Cassano membuat Bianconeri takluk 0-1 di partai pamungkas giornata ke-29 tadi malam. Posisi Juve pun kian menjauh dari peringkat zona Champions, dilangkahi Palermo dan Blucerchiati.
Meski demikian, allenatore Alberto Zaccheroni tetap yakin jika di akhir musim anak-anak asuhannya bakal mampu kembali bercokol di peringkat empat besar alias tiket terakhir menuju Liga Champions. Pasalnya, Zaccheroni mengakui misinya di Turin sebagai caretaker tim per 29 Januari lalu adalah mengantarkan Juve kembali mentas di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa.
“Saya pikir kami masih tetap berpeluang dalam memperebutkan tiket Liga Champions. Andaikata kami gagal meraih posisi empat besar, maka dapat dikatakan jika saya tidak dapat menunaikan misi yang saya emban,” aku Zaccheroni.
Kekalahan di tangan Sampdoria membuat rapor Juve kian memburuk dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, Alessandro Del Piero dkk gagal meraih kemenangan dan ditahan imbang tim papan bawah Siena meskipun sempat unggul tiga gol tanpa balas. Lalu, di ajang Europa League, Juve tersingkir di babak 16 besar setelah dipermak Fulham, Kamis (18/3) lalu.
Namun, Zaccheroni masih berkilah jika di laga tadi malam sejatinya Juve mampu tampil baik. “Terutama di babak pertama ketika kami masih mendominasi lapangan tengah,” ujar Zaccheroni yang beragumen jika gol cantik Cassano tidak terlepas dari kurang fitnya kondisi kiper Antonio Chimenti.
“Peristiwa yang menentukan hasil akhir pertandingan. Chimenti masih bermasalah dengan kakinya. Terang jelas jika di laga itu fisiknya tidak berada dalam kondisi terbaik. Hasil ini tentunya juga membuat kami kecewa. Sebab, kami gagal memuaskan para pendukung kami,” terang Zaccheroni.(MEG/Football Italia)
Meski demikian, allenatore Alberto Zaccheroni tetap yakin jika di akhir musim anak-anak asuhannya bakal mampu kembali bercokol di peringkat empat besar alias tiket terakhir menuju Liga Champions. Pasalnya, Zaccheroni mengakui misinya di Turin sebagai caretaker tim per 29 Januari lalu adalah mengantarkan Juve kembali mentas di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa.
“Saya pikir kami masih tetap berpeluang dalam memperebutkan tiket Liga Champions. Andaikata kami gagal meraih posisi empat besar, maka dapat dikatakan jika saya tidak dapat menunaikan misi yang saya emban,” aku Zaccheroni.
Kekalahan di tangan Sampdoria membuat rapor Juve kian memburuk dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, Alessandro Del Piero dkk gagal meraih kemenangan dan ditahan imbang tim papan bawah Siena meskipun sempat unggul tiga gol tanpa balas. Lalu, di ajang Europa League, Juve tersingkir di babak 16 besar setelah dipermak Fulham, Kamis (18/3) lalu.
Namun, Zaccheroni masih berkilah jika di laga tadi malam sejatinya Juve mampu tampil baik. “Terutama di babak pertama ketika kami masih mendominasi lapangan tengah,” ujar Zaccheroni yang beragumen jika gol cantik Cassano tidak terlepas dari kurang fitnya kondisi kiper Antonio Chimenti.
“Peristiwa yang menentukan hasil akhir pertandingan. Chimenti masih bermasalah dengan kakinya. Terang jelas jika di laga itu fisiknya tidak berada dalam kondisi terbaik. Hasil ini tentunya juga membuat kami kecewa. Sebab, kami gagal memuaskan para pendukung kami,” terang Zaccheroni.(MEG/Football Italia)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
