Sukses

Terancam Bangkrut, Manajer dan Presiden Klub Andik Mundur

Liputan6.com, Selangor - Jelang tutup tahun, salah satu klub Liga Super Malaysia, Selangor FA ditinggal dua petingginya. Presiden klub, Datuk Seri Azmin Ali dan manajer tim, Amirudin shari memutuskan mundur dari jabatannya.

Datuk Azmin dan Amirudin diketahui merupakan figur penting dalam tubuh Selangor. Namun keduanya memilih mundur usai klub mengalami kesulitan keuangan.

"Sampai sekarang, anggota komite eksekutif belum juga punya strategi untuk Selangor. Ada konflik internal yang mengecewakan para fan," kata Datuk Azmin seperti dilansir ESPN FC.

"Jadi, Amirudin dan saya memutuskan untuk berhenti bekerja bagi organisasi yang tak mampu dan berkomitmen untuk menghadapi perubahan yang lebih baik di sepak bola," ujar Datuk Azmin menambahkan.

Selangor selama ini diketahui mengandalkan dana dari pemerintah setempat untuk mengarungi kompetisi. Namun untuk musim 2017, pemerintah Selangor memutuskan utuk menghentikan bantuan mereka.

Akibatnya, Selangor pun menunggak gaji pemain sejak November 2016. Bonus keberhasilan menembus Piala Malaysia 2016 pun belum diberikan para petinggi klub. Untuk diketahui, Selangor adalah tempat bermain salah satu pemain timnas Indonesia, Andik Vermansyah.

Selangor sejatinya klub papan atas di Malaysia. Klub berjuluk The Red Giants itu merupakan pemegang rekor juara Piala Malaysia terbanyak yakni 33 kali.

Namun krisis keuangan yang menimpa membuat Selangor tak berdaya. Konon, untuk mengarungi kompetisi, Selangor setidaknya membutuhkan 15 juta ringgit atau Rp45,1 miliar.

Artikel Selanjutnya
Demi Arsenal, Niang Gantung Harapan Everton
Artikel Selanjutnya
Pekan Ini Chelsea Dapatkan Dua Pemain Baru