Sukses

Lorenzo Abaikan Ultimatum Petinggi Ducati

Liputan6.com, Jakarta Pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, menolak permintaan General Manager Ducati, Luigi 'Gigi' Dall'Igna untuk mengubah gaya balapannya. Lorenzo memilih jalur lain untuk beradaptasi dengan tunggangan barunya.

Dall'Igna dan Lorenzo sebenarnya sudah saling kenal sebelumnya. Karena itu, Dall'Igna berusaha mati-matian untuk membantu Lorenzo menemukan performa terbaiknya bersama tim barunya Ducati.

Namun sebelum musim baru bergulir, Dall'Igna, meminta agar Lorenzo mengubah gaya balapannya. Dia beralasan motor yang digunakan saat ini berbeda dengan sebelumnya karena sangat menguras fisik.

"Jorge harus memahami bahwa ini adalah motor yang berbeda dari sebelumnya. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memahaminya. Kemudian mencoba untuk mendapatkan performa maksimal," ujar Dall'Igna seperti dikutip Diariogol, Jumat (6/1/2017).

"Mungkin harus membuat perubahan dalam gaya mengemudi Anda (Jorge)," katanya.

Namun permintaan itu ditolak Lorenzo. Juara dunia tiga kali itu lebih tertarik untuk mengembangkan beberapa detail pada bagian motor Ducati ketimbang harus mengubah gaya balap.

"Saya diyakinkan perlu mengubah gaya balap. Meskipun harus mengendarai motor Ducati, tapi saya tak akan mengubahnya. Saya akan melakukan perubahan dan mengembangkan beberapa detail kecil, tapi motor Ducati tak akan mengubah gaya membalap saya," kata mantan pembalap Yamaha tersebut.

 

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Jalan Lorenzo Menuju Kesuksesan Masih Panjang
Artikel Selanjutnya
MotoGP: Lorenzo Tak Menyesal Tinggalkan Yamaha