Sukses

5 Transfer Pemain Paling Menguntungkan Klub

Liputan6.com, Jakarta - Bagi klub, pemain merupakan aset berharga bagi mereka. Selain mampu mewujudkan prestasi di lapangan, para pemain juga bisa menjadi pemasukan bagi klub.

Tidak sedikit klub yang meraup uang melimpah dari hasil penjualan pemain mereka. Padahal, tidak jarang klub-klub tersebut membeli para pemain itu dengan harga murah, bahkan gratis.

Namun, harga jual para pemain bisa melonjak dan dapat membawa keuntungan finansial bagi klub. Tentu hal tersebut menjadi kejelian klub, yang bisa membeli pemain dengan harga murah dan melegonya dengan harga mahal.

Saat bursa transfer dibuka menjadi momen-momen bagi klub mendapat keuntungan dari menjual pemain. Keuntungan puluhan juta euro bisa dikantongi oleh klub hanya dari penjualan satu pemain saja.

Berikut daftar 5 transfer pemain paling menguntungkan klub:

1 dari 6 halaman

Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona

5. Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona

Inter Milan boleh saja mesti membayar 24,8 juta euro kepada Juventus untuk mendapatkan Zlatan Ibrahimovic. Tapi, transfer itu ternyata banyak memengaruhi pencapaian Inter.

Ibrahimovic dibeli Inter ketika Juventus terdegradasi pada 2006 karena kasus Calciopoli. Tiga tahun kemudian, Inter menjual Ibrahimovic ke Barcelona dengan nilai transfer 69,5 juta euro.

Nerazzurri untung besar dalam transfer tersebut. Belum lagi Barcelona juga memberikan Samuel Eto'o dalam kesepakatan transfer Ibrahimovic tersebut.

2 dari 6 halaman

Pavel Nedved ke Juventus

4. Pavel Nedved ke Juventus

Pavel Nedved dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Juventus. Namun, sesungguhnya Lazio yang jeli ketika memboyong gelandang asal Republik Ceko ini pada musim panas 1996.

Nedved dibeli Lazio hanya seharga 3,5 juta euro. Namun, klub ibu kota Italia itu kemudian melepas Nedved pada musim panas 2001 ke Juventus dengan biaya transfer mencapai 41,2 juta euro.

Keuntungan sebesar 37,7 juta euro didapat oleh Lazio dari penjualan Nedved. Belum lagi Nedved juga sempat membantu Lazio meraih Scudetto pada musim 1999-2000.

3 dari 6 halaman

Ricardo Kaka ke Real Madrid

3. Ricardo Kaka ke Real Madrid

Ricardo Kaka sempat menjadi sensasi ketika membela AC Milan. Dia membawa Milan juara Liga Champions musim 2006-2007.

Playmaker asal Brasil ini juga dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or pada 2007. Padahal, Milan hanya membeli Kaka sebesar 8,25 juta euro dari Sao Paulo pada musim panas 2003-2004.

Pada musim panas 2009, Milan melepas Kaka ke Real Madrid dengan biaya transfer 65 juta euro. Sayang, karena Kaka tak cemerlang bersama Madrid, tapi Milan jelas mereguk untung besar dari transfer tersebut.

4 dari 6 halaman

Paul Pogba ke Manchester United

2. Paul Pogba ke Manchester United

Menjadi pemain yang tidak terpakai di Manchester United, Paul Pogba dibajak Juventus pada musim panas 2012-2013. Juventus mendapatkan Pogba secara gratis dari MU.

Bersama Bianconeri, gelandang asal Prancis ini menjelma menjadi pemain papan atas. Kepercayaan Juventus untuk sering memainkan Pogba membuat penampilannya semakin matang dan konsisten.

Pogba gelandang serbabisa, yang siap membantu serangan maupun pertahanan. MU menyesali keputusan mereka melepas Pogba secara gratis. Pada musim panas 2016,

MU membeli kembali Pogba dengan nilai transfer fantastis, 105 juta euro dari Juventus, yang menjadikannya pemain termahal di dunia.

5 dari 6 halaman

Zinedine Zidane ke Real Madrid

1. Zinedine Zidane ke Real Madrid

Juventus dinilai klub yang jeli dalam urusan membeli pemain. Klub berjulukan Bianconeri ini kerap membeli pemain dengan harga murah, lalu menjualnya dengan harga mahal.

Sebelum transfer fantastis Paul Pogba, Juventus pernah membuat kebijakan cerdas sekaligus menguntungkan finansial klub. Juventus menjual Zinedine Zidane ke Real Madrid dengan harga 73,5 juta euro.

Padahal, Juventus membeli Zidane hanya senilai 3,5 juta euro dari Bordeaux pada musim 1996-1997. Performa Zidane bersama Juventus kala itu benar-benar mengesankan, sehingga menarik minat Madrid untuk menggelontorkan dana besar demi memboyongnya.

Artikel Selanjutnya
Jika Bisa, Zidane Ingin Ronaldo Fit Setiap Saat
Artikel Selanjutnya
Real Madrid Terobsesi Treble Winner