Sukses

Kiper Chelsea Pamer Kemampuan Jebol Gawang Lawan

Liputan6.com, Jakarta Thibaut Courtois ternyata tidak hanya piawai di bawah mistar gawang Chelsea. Penjaga gawang asal Belgia tersebut juga punya tendangan geledek yang mampu mengancam gawang lawan bila diberi kesempatan.

Ketangkasan kaki Courtois terlihat dalam sebuah sesi latihan tendangan bebas bersama rekan-rekannya sesama pemain The Blues. Seperti dilansir Soccerway, pada kesempatan itu, Courtois juga ikut ambil bagian.

Dalam sesi ini, empat patung ditempatkan di dua titik pada kotak penalti sebagai pagar betis. Setelah mengambil ancang-ancang, Courtois lalu melepaskan tendangan kaki kiri dan berhasil mendarat di pojok kiri gawang. 

Bangga dengan aksinya tersebut, Courtois memamerkan aksinya di media sosial Twitter, Senin (9/1/2017). "Kadang saya mencetak gol juga," tulisnya saat mengunggah video berdurasi 26 detik tersebut.

Courtois merupakan salah satu kiper terbaik yang merumput di Liga Inggris musim ini. Penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut menjadi tembok tangguh yang mengawal mistar gawang Chelsea.

Pada musim ini, Courtois baru kemasukan 15 gol selama tampil di Premier League. Peran kiper yang pernah dipinjamkan ke Atletico Madrid itu sangat vital bagi The Blues dalam memimpin perolehan poin di musim ini. 

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, juga pernah memuji penampilan Courtois. Pelatih asal Italia itu menyebut, pemain jangkung itu berpotensi mengikuti jejak Gianluigi Buffon yang menjadi legenda di tim Juventus. Sebab menurut Conte, Courtois merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang masa.

 

  • Thibaut Nicolas Marc Courtois  adalah pemain sepak bola profesional Belgia yang bermain sebagai kiper di klub Chelsea.
    Thibaut Nicolas Marc Courtois adalah pemain sepak bola profesional Belgia yang bermain sebagai kiper di klub Chelsea.
    Thibaut Courtois
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea