Sukses

Lakukan Regenerasi, Satria Muda Tetap Bidik Juara IBL 2017

Satria Muda Pertamina Jakarta memasang target kembali menjuara Indonesian Basketball League (IBL) pada musim 2017. Meski tengah melakukan regenerasi, klub milik Erick Thohir itu tetap optimistis bisa jadi yang terbaik. 
 
Di musim 2017, Satria Muda mengusung misi Return Stronger. Mereka melakukan cukup banyak perubahan. Kursi pelatih kini ditempati oleh Youbel Sondakh yang musim lalu merupakan asisten pelatih Cokorda Raka Satrya Wibawa. 
 
 
Klub yang bermarkaa di Kelapa Gading itu juga tidak lagi diperkuat big man andalannya Rony Gunawan. Pria asal Samarinda itu pensiun dan kini menjabat sebagai Vice President. 
 
Sebagai gantinya, Satria Muda mengandalkan pemain-pemain muda. Hanya ada dua pemain yang lahir di tahun 1980-an. Mayoritas pemain kelahiran tahun 1990-an. 
 
Satria Muda mendatangkan dua pemaon baru yakni Rizal Falconi dan Dhiya'ul Haq serta pemain potensial dari Universitas Pelita Harapan, Laurentius Steven Oei.
 
"Sejak dulu tim ini punya tradisi menjadi juara. Saya optimistis tim ini bisa bersaing dan berbicara banyak di kompetisi musim ini. Saya menekankan pentingnya mental juara kepada anak-anak," ujae Youbel saat launching tim Satria Muda, Rabu (11/1/2017).
 
Pemain senior yang akan diandalkan Satria Muda hanya tinggal Christian Ronaldo Sitepu dan Arki Dikania Wisnu. Nama terakhir didaulat sebagai kapten tim. 
 
Sesuai peraturan baru IBL, Satria Muda juga bakal memakai jasa dua pemain asing. SM memilih point guard Tyreek Jewell dan big man Carlos Smith. 
 
"Mereka baru datang. Tapi saya rasa tidak akan terlalu sulit beradaptasi. Mereka kan sudah sering main basket. Tim-tim lain juga mengalami kendala yang sama. Para pemain asingnya baru bergabung 10 hari sebelum musim dimulai," tutur Youbel.