Sukses

Superliga Badminton Bisa Jadi Ajang Unjuk Gigi Pemain Muda

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PP PBSI Wiranto mengapresiasi gelaran Djarum Superliga Badminton 2017. Turnamen antarklub putra dan putri ini akan digelar di GOR DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, 19-26 Februari mendatang.

Menurut Wiranto, Superliga Badminton merupakan kesempatan bagi pebulu tangkis muda Indonesia untuk menghadapi pemain top dunia.

"Peta kekuatan bulu tangkis dunia sudah merata. Kita harus banyak memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkompetisi dengan pemain hebat dunia sebanyak mungkin. Superliga ini menjadi salah satu kesempatan bagi mereka," kata Wiranto kepada wartawan dalam jumpa pers di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Rabu (11/1/2017).

Tidak hanya di Indonesia, Wiranto menyatakan PBSI juga akan mengizinkan para pebulu tangkis untuk mengikuti superliga di Malaysia, Tiongkok, dan India. "Pemain tidak akan berkembang tanpa event internasional," ucap Wiranto.

Superliga Badminton tahun ini rencananya diikuti sembilan klub putra dan sepuluh klub putri. Dua tahun silam, Musica Champion menjadi kampiun di bagian putra. Sementara bagian putri, klub Jaya Raya Jakarta menjadi juara.

1 dari 2 halaman

Hadiah Lebih Besar

Untuk merangsang para pebulu tangkis dunia tampil di Superliga Badminton 2017, Djarum selaku penyelenggara meningkatkan jumlah hadiah. Jika dua tahun lalu sebesar US$ 200 ribu, kini naik hadiahnya naik US$ 5.000.

"Tahun ini Superliga Badminton akan memperebutkan hadiah yang lebih besar dibandingkan dengan dua tahun lalu, dari US$ 200 ribu menjadi US$ 250 ribu," kata Direktur Djarum Superliga Badminton Achmad Budiharto.

Sementara itu, mereka yang akan tampil di ajang ini antara lain peraih medali emas Olimpiade 2016 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Selain itu, ada juga Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan yang merupakan juara dunia 2013 dan 2015.

Ganda putra Korea, Lee Yong Dae juga akan ambil bagian dalam turnamen yang digelar untuk kali keenam ini. Pebulu tangkis asing lainnya adalah Akane Yamaguchi, Tanongsak Saensomboonsuk, dan masih banyak lagi.