Sukses

Resmi Gabung Bali United, Irfan Bachdim Puji Indra Sjafri

Liputan6.com, Jakarta Bali United akhirnya resmi merekrut striker timnas Indonesia, Irfan Bachdim. Pemain yang sempat memperkuat tim asal Consodale Sapporo tersebut secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Serdadu Tridatu pada jumpa pers di Bali, Kamis (12/01/2017).

Irfan Bachdim menjadi primadona dalam acara perkenalan skuat Bali United. Tentu saja banyak yang penasaran kenapa mantan pemain Persema Malang itu justru memilih tim Bali United yang baru terbentu dan belum teruji di kancah sepak bola Tanah Air. Apalagi musim lalu, Serdadu Tridatu hanya mampu finis di urutan ke-12 klasemen tetap Torabika Soccer Championship 2016.

Sebelum resmi gabung Bali United, Irfan bahkan sebenarnya sempat diincar oleh tim legendaris Arema FC. Namun belakangan, komunikasi yang dijalin dengan manajemen Arema FC mandek karena Irfan Bachdim ternyata lebih memilih klub lain.

"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Bali United," kata Irfan mengawali kata sambutannya. "Saya sudah tahu coach Indra dan (kiprahnya) di Piala AFF U-19. Jadi saya sudah tahu pelatih terbaik di Indonesia," kata Irfan Bachdim menambahkan.

Sebelum memutuskan bergabung, Irfan Bachdim telah lebih dulu mencari informasi seputar tim Bali United. "Saya ada komunikasi dengan Armin dulu di timnas, dan dia bilang kalau tim ini sangat dekat. Bukan teman-teman tapi keluarga. Dan Tim itu, juga (dihuni) pemain muda dan saya suka bermain dengan pemain-pemain muda. Dan mudah-mudahan saya bisa bantu Bali United."

1 dari 2 halaman

Klub Indonesia Kedua bagi Bachdim

Irfan Bachdim mengawali karier dari Liga Belanda. Dia sempat bermain di FC Ultrecht pada pada 2007-2009. Selanjutnya Irfan berpindah-pindah klub di Negeri Kincir Angin sebelum kemudian memutuskan hijrah ke sepak bola Indonesia pada tahun 2010 lalu.

Di awal kedatangannya ke Indonesia, Irfan sebenarnya sempat dikabarkan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Namun belakangan, pemain 28 tahun itu justru memilih bergabung dengan tim Persema Malang dan bertahan di sana hingga tiga musim.

Bersama Persema, nama Irfan mulai melambung. Dia kemudian dipercaya masuk dalam skuat timnas Indonesia di Piala AFF 2010. Pada tahun 2013, Irfan Bachdim akhirnya meninggalkan Persema dan bergabung dengan klub Thailand, Chonburi FC. Namun performa Irfan kian meredup dan sempat dipinjamkan ke Sriracha. Setahun kemudian, dia kembali pindah ke klub Ventforet Kofu.

Namun Irfan kembali menjadi penghangat bangku cadangan. Sepanjang 2014, dia hanya bermain sebanyak 4 kali.

Setahun kemudian, Irfan kembali pindah dan memperkuat Consadole Sapporo, namun hanya bermain sebanyak 7 laga. Meski demikian, Irfan mendapat kesempatan memperkuat timnas Piala AFF 2016 dan berhasil mencuri perhatian pelatih Alfred Riedl. Namanya kian melambung saat tampil memukau di tiga dari empat uji coba yang dijalani tim Merah Putih. Sayang, mimpinya untuk kembali berseragam Garuda di Piala AFF 2016 terhenti setelah di hari-hari terakhir pemusatan latihan mengalami cedera ACL. 

Artikel Selanjutnya
Irfan Bachdim Bicara Soal Timnas Indonesia dan Luis Milla
Artikel Selanjutnya
Wonderkid Arema Yakin Tembus Timnas Indonesia U-22