Sukses

24 Pebasket Wanita Ikut Seleksi SEA Games 2017 di Cirebon

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 24 pebasket putri mengikuti seleksi tim nasional yang akan berlaga di SEA Games Kuala Lumpur 2017. Menurut Manajer Timnas Basket Putri, Njoo Lie Wen, proses penyaringan pemain yang berlangsung di Cirebon, Jabar, dibagi ke dalam tiga tahap.

Untuk tahap pertama, 24 atlet dipanggil untuk dipertemukan pelatih Timnas Basket Putri Indonesia. Setelah itu, lanjut Lie Wen, para atlet akan diseleksi secara alami saat memperkuat klub basketnya dalam WNBL yang akan digelar pada Februari nanti.

"Mereka yang memperkuat klub di WNBL nanti juga akan kami seleksi sambil menunggu tahapan kedua seleksi Timnas," sebut Njoo Lie Wen di sela seleksi Timnas di Kota Cirebon, Jumat (13/1/2017).

Dia mengatakan, pada persiapan SEA Games tahun 2017 ini, Timnas akan menilai atlet dari segi fisik, kemampuan, hingga tingkat intelejensi. Sementara itu, pada seleksi tahap ke dua, Timnas akan menentukan 15 pemain calon penghuni Timnas putri.

Pada tahap ketiga, 15 pebasket terpilih akan diseleksi kembali menjadi 12 orang untuk memperkuat Timnas. Untuk SEA Games 2017 ini, Njoo Lie Wen bertekad akan mempertahankan perolehan medali perak. "SEA Games tahun lalu kami mendapat perak dan tahun ini kami coba mempertahankannya. Tanpa menutup kemungkinan kami bisa merebut medali emas," kata Lie Wen.

Dari 24 atlet yang diseleksi tersebut, tercatat enam pebasket yang sudah pernah memperkuat timnas sebelumnya. seperti Gabriel Sofia, Anggita  Bening, Gradita Agustine, Jakclin Ibo, Yuni, dan Debi.

"Adalagi Mega tapi dia pas kebetulan dipanggil tidak bisa datang karena menikah. Tapi belum tentu tidak terpilih. Enam atlet yang sudah pernah memperkuat Timnas sebelumnya juga akan bercampur dengan pebasket muda yang kami seleksi," sebut Lie Wen.

1 dari 2 halaman

Kerja Keras

Sementara itu salah satu atlet yang pernah memperkuat Timnas  Gabriel Sophia mengatakan, pada seleksi SEA Games kali ini dirinya akan berupaya maksimal memenuhi keinginan pelatih. "Tahun lalu pelatihnya beda jadi sekarang kami sesuaikan saja keinginan pelatih. Persiapan seleksi tahap pertama kami mungkin perkuat latihan di klub karena persiapan juga WNBL," ujar dia.

Menurut Gabriel, dalam persiapan mengikuti seleksi untuk Timnas, kondisi fisik dan mental yang bagus menjadi penting. Dia pun mengaku akan maksimal berlatih di klub untuk kemudia memperkuat Timnas.

"Beda pelatih beda juga keinginannya tapi yang utama fisik dan mental yang harus kami persiapkan," ujar Gabriel.

(Panji Prayitno)

Artikel Selanjutnya
Timnas Futsal Putri Targetkan Medali Emas SEA Games
Artikel Selanjutnya
Menuju Piala AFF, Timnas Indonesia U-19 Bakal Ikut Turnamen