Sukses

Prediksi Leicester City Vs Chelsea: Tes Pertama Tanpa Costa

Liputan6.com, London - Berada di papan bawah tidak membuat Leicester City kehilangan nyali saat menghadapi pemuncak klasemen Chelsea di King Power Stadium, Minggu (15/1) dinihari nanti. Pelatih Leicester, Claudio Ranieri menjanjikan timnya akan memberikan perlawanan sengit kepada The Blues.

Pertandingan nanti tentu saja menjadi dua misi yang berbeda untuk kedua tim. Leicester City membutuhkan tiga angka untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen Liga Primer Inggris. Saat ini, The Foxes berada di peringkat ke-15, hanya berjarak enam poin dari Sunderland yang berada di play-off degradasi.

Sementara, tim tamu ingin meraih kemenangan untuk menjaga kenyamanan mereka di posisi teratas. Chelsea bisa kian menjauh dari kejaran Liverpool, jika menang atas Leicester nanti. Asalkan, pada hari berikutnya The Reds takluk di kandang Manchester United.

Masalahnya, Chelsea dalam ancaman masalah internal. Itu karena manajer Chelsea, Antonio Conte sedang ribut dengan pemainnya, Diego Costa. Saking panasnya, Conte berani mencoret Costa dalam daftar pemain jelang hadapi Leicester City. Padahal, ini laga yang cukup  krusial.

Conte sendiri enggan membicarakan soal konfliknya dengan Costa. Dia lebih menyoroti penampilan N'Golo Kante yang akan melawan mantan timnya sendiri.

"Kante bisa cepat beradaptasi dengan tim ini," ujar manajer asal Italia itu seperti dikutip situs resmi klub.

“Pertandingan melawan Leicester sangat penting untuk kami memulai kembali meraih kemenangan. Mereka juara musim lalu, mereka memiliki banyak pemain bagus dengan kualitas yang baik, mereka membuat saya terkesan,” ucap Conte yang juga memuji Leicester memiliki pelatih yang bagus.

1 dari 3 halaman

Leicester Siap Bertarung

Di Liga Primer, Leicester tidak terkalahkan atas Chelsea sepanjang musim lalu. Leicester menang 2-1 di kandang dan bermain imbang dalam laga tandang. Kekalahan 0-2 Chelsea dari Tottenham Hotspur di pekan sebelumnya memberi keyakinan kepada Ranieri bahwa timnya bisa melakukan hal yang sama.

“Chelsea kalah dari Tottenham setelah 13 kemenangan beruntun, pencapaian luar biasa. Kami berharap banyak dari mereka, tapi kami siap untuk bertarung dan menang,” ujar Ranieri optimistis seperti dikutip dari BBC.

Bagi Ranieri, sebagai juara pada musim sebelum-sebelumnya, Chelsea akan bangkit setelah kekalahan dari Spurs. Tetapi menurut Ranieri, berada di puncak klasemen dan hanya menelan tiga kekalahan tidak menjadi jaminan untuk Chelsea untuk menjuarai musim ini. Karena itu, mantan pelatih AS Monaco ini yakin Chelsea akan memberikan reaksi yang hebat, dan tuan rumah pun siap mengantisipasi hal tersebut.

 “Ya, mereka bisa terperangkap. Tetapi itu sulit (juara dari depan). Saya pikir, semua orang ingin berada di posisi depan, dan bukan di belakang, itu jauh lebih baik. Namun, liga ini masih sangat panjang, dan mereka harus berhati-hati,” Ranieri menuturkan.

Pertandingan nanti sejatinya bisa menjadi duel pelatih Italia. Sayang, dalam sejarah pertemuan keduanya, keberuntungan tidak berpihak kepada yang lebih senior. Dalam total lima pertemuan sebelumnya dengan Ranieri, Conte meraih empat kemenangan dengan menelan kekalahan.

Sebanyak dua pertemuan ketika Conte sudah melatih The Blues, sedangkan dua lainnya saat bersama Juventus dan Ranieri di Inter Milan. Sisa satu pertandingan lainnya saat Conte melatih Atalanda, dan Ranieri memenangi laga itu 2-1 bersama AS Roma.

2 dari 3 halaman

Prediksi Susunan Pemain


Prediksi Susunan Pemain:

 

Leicester vs Chelsea (Liputan6.com/Abdillah)